Tragedi Imlek di China, Ledakan Toko Kembang Api Tewaskan 5 Anak
Ilustrasi Kembang Api(Shutterstock)
16:42
19 Februari 2026

Tragedi Imlek di China, Ledakan Toko Kembang Api Tewaskan 5 Anak

- Insiden mematikan terjadi di perayaan Tahun Baru Imlek di China. Sebuah ledakan hebat melanda sebuah toko kembang api di Provinsi Hubei, China Tengah, dan menelan sedikitnya 12 korban jiwa.

Peristiwa ini menjadi ledakan fatal kedua yang melibatkan kembang api dalam sepekan terakhir, di tengah kemeriahan warga menyambut Tahun Baru Lunar.

Berdasarkan laporan kantor berita resmi Xinhua, ledakan tersebut terjadi di Kota Xiangyang pada Rabu (18/2/2026) sore waktu setempat.

Baca juga: Tren Baru Imlek di China, Boneka Salah Jahit dan Penjahat Harry Potter

Tim darurat segera dikerahkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api tak lama setelah kejadian.

Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa 12 orang yang tewas terdiri dari lima anak-anak dan tujuh orang dewasa

Para korban diketahui mencakup pemilik toko serta pelanggan yang sedang membeli kembang api untuk keperluan perayaan Tahun Baru Imlek

Beberapa di antaranya bahkan dilaporkan merupakan warga yang sedang melakukan perjalanan dari daerah lain untuk mengunjungi kerabat mereka.

Baca juga: Ketika Salah Jahit Jadi Rezeki, Boneka Sedih Ini Laris Manis Jelang Imlek...

Hingga saat ini, investigasi terkait penyebab pasti ledakan masih terus dilakukan oleh otoritas setempat, sebagaimana dilansir Al Jazeera.

Tragedi di Hubei ini menambah daftar kelam kecelakaan serupa. Sebelumnya pada Minggu (15/2/2026), sebuah ledakan di toko kembang api di Provinsi Jiangsu menewaskan delapan orang dan melukai dua lainnya.

Dalam kasus di Jiangsu, pihak berwenang menyebutkan bahwa ledakan dipicu oleh seorang warga yang menyalakan kembang api di dekat bangunan toko tersebut.

Merespons dua kejadian tragis ini, Kementerian Manajemen Darurat China mengeluarkan peringatan keras terkait standar keamanan.

"Kembang api masih menjadi risiko terbesar selama periode Festival Musim Semi," tegas kementerian dalam sebuah pernyataan resmi pada Selasa (17/2/2026).

Baca juga: China Ingatkan Warganya Tak Liburan Imlek ke Jepang, Ada Apa?

Kementerian juga telah menginstruksikan seluruh jajaran di daerah untuk belajar dari insiden di Jiangsu dan memperketat pengawasan. 

Mereka menekankan pentingnya langkah untuk mencegah dengan tegas kecelakaan serupa melalui penilaian risiko yang komprehensif serta peningkatan kewaspadaan selama masa libur panjang.

Penggunaan kembang api merupakan tradisi turun-temurun di China yang diyakini dapat mendatangkan kemakmuran sekaligus mengusir nasib buruk. 

Namun, meluasnya penggunaan petasan dan kembang api sering kali berujung pada kecelakaan fatal.

Banyak kota besar di China telah memberlakukan pembatasan atau larangan total demi kualitas udara dan keamanan.

Akan tetapi, beberapa tahun terakhir pemerintah daerah mulai melonggarkan aturan tersebut dan beralih ke penggunaan yang lebih teregulasi.

Baca juga: Imlek 2024, Orangtua di Vietnam Cetak QR Code di Jepit Rambut Anak untuk Terima Angpau

Tag:  #tragedi #imlek #china #ledakan #toko #kembang #tewaskan #anak

KOMENTAR