Kisah Victor, Niat Naik Pesawat ke Luar Kota, Malah Terdampar di Tokyo
Pesawat United Airlines saat lepas landas dari Bandara Internasional Chicago O'Hare di Chicago, Negara Bagian Illinois, Amerika Serikat, 7 November 2025.(AFP/KAMIL KRZACZYNSKI)
20:36
18 Februari 2026

Kisah Victor, Niat Naik Pesawat ke Luar Kota, Malah Terdampar di Tokyo

- Seorang penumpang United Airlines mengalami kejadian tak terduga dalam perjalanannya. 

Alih-alih mendarat di tujuannya, Houston, Texas, Victor Calderon (54) justru menempuh perjalanan 8.800 kilometer melintasi Samudra Pasifik hingga berakhir di Tokyo, Jepang.

Peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025 ini baru terungkap ke publik setelah Victor menceritakan rincian insiden tersebut pada Rabu (11/2/2026).

Baca juga: Pesawat Berisi 55 Meluncur ke Laut Usai Lepas Landas, Semua Selamat

Berawal dari headphone dan kursi kosong

Insiden bermula saat Victor dijadwalkan terbang dari Los Angeles menuju Houston. 

Saat memasuki kabin, ia langsung menuju kursi 34D, mengenakan headphone, dan asyik menonton film tanpa memperhatikan pengumuman keselamatan dari kru pesawat.

Ironisnya, kursi dengan nomor yang sama pada penerbangan internasional menuju Tokyo tersebut sedang kosong, sehingga tidak ada penumpang lain yang mengeklaim tempat duduknya.

"Ketika naik ke pesawat, petugas tiket langsung mengambil tiket dan memindainya," ujar Victor, dikutip dari LA Times.

Baca juga: Kuba Kehabisan Avtur, Pesawat Tak Bisa Isi Bahan Bakar di Bandara

Curiga karena bantal dan makanan berat

Kecurigaan Victor baru muncul dua jam setelah pesawat mengudara. 

Ia merasa ada yang tidak lazim dengan layanan yang diberikan oleh pramugari untuk ukuran penerbangan domestik Amerika Serikat.

"Aneh sekali, biasanya mereka hanya memberi camilan dan minuman soda," pikirnya saat disajikan makanan berat dengan cita rasa Asia serta tawaran bantal.

Setelah enam jam terbang, Victor mulai gelisah karena pesawat tak kunjung mendarat, padahal durasi Los Angeles ke Houston biasanya hanya memakan waktu sekitar 3,5 jam. 

Saat itulah ia menyadari telah salah naik pesawat dan sedang menuju benua yang berbeda.

Baca juga: Digadang Akan Saingi Boeing dan Airbus, China Pamerkan Pesawat Comac

Ancaman penahanan di Jepang

Ilustrasi Bandara Haneda di Jepang.UNSPLASH/Markus Winkler Ilustrasi Bandara Haneda di Jepang.

Setibanya di Bandara Haneda, Tokyo, Victor tidak bisa menikmati suasana Jepang. Ia justru dihantui rasa takut karena tidak memiliki visa dan dokumen yang sah untuk masuk ke negara tersebut.

Pihak maskapai memperingatkannya bahwa ia bisa ditahan jika nekat keluar dari area bandara.

“Sejujurnya, saya sangat takut. Pramugari memberi tahu bahwa saya bisa ditangkap. Saya memikirkan hal terburuk, mereka akan mengira saya teroris,” ungkap pria kelahiran El Salvador tersebut.

Hanya beberapa jam setelah mendarat di Tokyo, Victor langsung diterbangkan kembali ke Los Angeles. 

United Airlines kemudian memfasilitasi penerbangannya ke Nikaragua dengan menaikkan kelas kursinya ke kelas satu. Meski begitu, ia tetap terlambat 48 jam dari jadwal aslinya.

Baca juga: Ketika Satpam Bandara Kepergok Telan Uang Penumpang Pesawat...

Kompensasi dari maskapai

Awalnya, maskapai hanya menawarkan kredit penerbangan sebesar 300 dollar AS (sekitar Rp 5 juta). 

Victor yang merasa kompensasi tersebut tidak sebanding dengan kerugiannya, akhirnya meminta bantuan unit investigasi konsumen Telemundo 52.

Setelah evaluasi ulang, United Airlines akhirnya memberikan kompensasi total sebesar 1.000 dollar AS (sekitar Rp 16,8 juta) dalam bentuk kredit perjalanan.

Dalam pernyataan resminya, United Airlines mengimbau penumpang untuk lebih teliti.

“Kami selalu menyarankan pelanggan untuk memantau rambu-rambu di gerbang dan pengumuman boarding untuk memastikan pesawat yang mereka naiki menuju tujuan yang diinginkan,” bunyi pernyataan itu.

Tag:  #kisah #victor #niat #naik #pesawat #luar #kota #malah #terdampar #tokyo

KOMENTAR