Alasan Persija Tinggalkan GBK Demi JIS, Persiapan Skuad Garuda untuk Ajang FIFA Series 2026
Persija Jakarta (IG Persija Jakarta)
23:48
17 Februari 2026

Alasan Persija Tinggalkan GBK Demi JIS, Persiapan Skuad Garuda untuk Ajang FIFA Series 2026

Baca 10 detik
  • Persija Jakarta resmi menggunakan kembali JIS sebagai markas kandang mulai pekan ke-22.

  • Perpindahan terjadi karena Stadion GBK akan digunakan untuk agenda resmi FIFA Series 2026.

  • Laga perdana sekembalinya ke JIS akan mempertemukan Persija dengan PSM Makassar mendatang.

Kabar gembira menghampiri pendukung setia Macan Kemayoran Persija Jakarta menjelang laga lanjutan kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia.

Persija Jakarta dipastikan kembali menggunakan Jakarta International Stadium sebagai lokasi pertandingan kandang mereka pekan ini.

Keputusan perpindahan markas ini diambil setelah tim ibu kota sempat menetap di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Kini, akses Persija menuju GBK harus tertutup sementara karena adanya agenda penting di level internasional.

Pihak pengelola stadion tersebut tengah melakukan pemeliharaan intensif guna menyambut gelaran FIFA Series 2026 mendatang.

Turnamen FIFA Series tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada kurun waktu 27 hingga 30 Maret.

Tim Nasional Indonesia diproyeksikan bakal menjadi aktor utama yang berlaga di stadion bersejarah tersebut.

Seiring intensitas pemakaian oleh skuad Garuda, perawatan rumput menjadi prioritas utama pihak manajemen stadion saat ini.

Kondisi tersebut memaksa manajemen Persija untuk segera mencari alternatif lapangan terbaik di wilayah Jakarta.

Pilihan akhirnya jatuh kembali kepada JIS yang statusnya telah siap pakai sepenuhnya bagi pertandingan profesional.

Stadion megah di Jakarta Utara itu sebenarnya sudah tuntas menjalani masa pemulihan sejak lima bulan silam.

Proses perbaikan area lapangan dilakukan secara menyeluruh setelah sebelumnya digunakan untuk acara hiburan skala besar.

JIS sempat menjadi panggung bagi konser grup musik asal Korea Selatan, NCT Dream, pada September 2025.

Kegiatan non-olahraga tersebut sempat membuat Persija harus mengungsi cukup jauh dari rumah aslinya.

Selama periode renovasi lapangan pasca konser, Macan Kemayoran sempat mencicipi atmosfer Stadion Manahan di Solo.

Pertandingan terakhir yang dijalani Persija di JIS terjadi pada pertengahan September tahun lalu.

Kala itu, anak asuh Macan Kemayoran ditahan imbang oleh tim tamu Bali United dengan skor satu sama.

Sepanjang musim berjalan, Persija baru merasakan atmosfer rumput JIS sebanyak tiga kali pertandingan resmi.

Statistik menunjukkan performa yang cukup variatif saat mereka bermain di stadion berkapasitas besar tersebut.

Kemenangan telak pernah diraih saat menghancurkan pertahanan Persita Tangerang dengan skor meyakinkan empat kosong.

Namun, dalam dua laga kandang lainnya di JIS, Persija hanya mampu berbagi angka dengan lawan mereka.

Hasil imbang satu-satu didapatkan saat menjamu tim promosi Malut United serta klub asal Pulau Dewata.

Kini, melalui pengumuman resmi pada Senin, 16 Februari 2026, kepastian kembali ke JIS sudah bulat.

Laga panas pekan ke-22 telah menanti Persija untuk segera mengamankan poin penuh di hadapan pendukung.

Lawan yang akan dihadapi pada momen "kepulangan" ini adalah tim kuat asal Sulawesi, PSM Makassar.

Pertandingan kontra Juku Eja dijadwalkan bakal bergulir pada Jumat malam, 20 Februari 2026 mendatang.

Waktu kick-off malam hari diharapkan mampu menyedot animo luar biasa dari para suporter setia Jakmania.

Manajemen berharap kembalinya tim ke JIS mampu memberikan suntikan motivasi tambahan bagi seluruh jajaran pemain.

Atmosfer stadion yang lebih dekat dengan tribun diharapkan menjadi teror bagi tim tamu yang datang.

Laga ini juga menjadi pembuktian konsistensi Persija dalam menjaga tren positif di kompetisi kasta tertinggi.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Tag:  #alasan #persija #tinggalkan #demi #persiapan #skuad #garuda #untuk #ajang #fifa #series #2026

KOMENTAR