Mark Zuckerberg Susul Jeff Bezos ke Kawasan Supereksklusif Indian Creek Miami, Portofolio Propertinya Tembus Ratusan Juta Dolar
Mark Zuckerberg, CEO Meta Platforms. (Foto: Fortune)
19:39
18 Februari 2026

Mark Zuckerberg Susul Jeff Bezos ke Kawasan Supereksklusif Indian Creek Miami, Portofolio Propertinya Tembus Ratusan Juta Dolar

 

— Pergerakan para taipan teknologi Amerika Serikat ke Florida semakin nyata. Setelah Jeff Bezos lebih dulu memindahkan basis hidupnya dari Seattle, kini Mark Zuckerberg dilaporkan membeli properti di kawasan yang sama di Miami, tepatnya di Indian Creek Island—wilayah hunian supermewah yang dikenal luas sebagai tempat tinggal para miliarder dengan tingkat privasi dan keamanan sangat tinggi.

CEO Meta tersebut bersama istrinya, Dr. Priscilla Chan, dikabarkan mengakuisisi sebuah rumah tepi laut di sisi barat Indian Creek Island, tepatnya di 2 Indian Creek Island Road. Pulau buatan seluas sekitar 300 acre itu memiliki 41 kavling dengan sekitar 84 penghuni.

Harga rumah di sana mulai sekitar USD 60 juta atau setara Rp 1,01 triliun (kurs Rp 16.830 per dolar AS), sementara nilai pasar properti seperti yang dibeli Zuckerberg diperkirakan berada di kisaran USD 150–200 juta atau sekitar Rp 2,52–3,36 triliun.

Dilansir dari Fortune, Rabu (18/2/2026), agen properti mewah berbasis Miami Beach, Mick Duchon dari Corcoran Group, menilai lokasi rumah tersebut berada di sisi paling diminati di pulau itu. “Sisi pulau itu dipersepsikan sebagai yang paling menarik,” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa kavling di sisi barat, tempat properti Zuckerberg berada, memiliki luas sekitar 80.000 kaki persegi—lebih besar dibanding sisi timur yang rata-rata sekitar 50.000 kaki persegi—serta menawarkan akses langsung ke perairan terbuka Biscayne Bay dengan pemandangan matahari terbenam yang lebih lapang.

Lebih jauh, tingginya minat terhadap sisi barat pulau itu tercermin pada transaksi lahan di sekitarnya. Bahkan sebidang tanah kosong dengan ukuran serupa dilaporkan terjual seharga USD 105 juta pada 2025 atau sekitar Rp 1,77 triliun. Fakta tersebut mempertegas bahwa nilai properti di kawasan ini tidak hanya ditentukan oleh bangunan, tetapi terutama oleh kelangkaan lokasi dan akses tepi lautnya.

Sementara itu, berdasarkan catatan properti Miami-Dade County, kepemilikan rumah terbaru yang dikaitkan dengan Zuckerberg masih tercatat atas nama sebuah land trust, praktik yang lazim digunakan untuk menjaga privasi transaksi bernilai sangat tinggi.

Salah satu calon tetangganya, Irma Braman, mengatakan kepada The Wall Street Journal bahwa Zuckerberg berencana menempati rumah tersebut pada April mendatang, menandai kemungkinan kepindahan fisik yang semakin nyata ke Florida.

Jika rencana itu terealisasi, Zuckerberg akan bergabung dengan Jeff Bezos, pendiri Amazon, yang lebih dulu membangun basisnya di Indian Creek Island sejak 2023. Bezos membeli rumah senilai 68 juta dolar AS atau sekitar Rp 1,14 triliun, kemudian mengakuisisi properti di sebelahnya seharga USD 79 juta atau sekitar Rp 1,33 triliun dengan tujuan menggabungkannya menjadi satu kompleks hunian terpadu.

Menurut Mick Duchon, langkah mengonsolidasikan beberapa kavling menjadi satu kawasan pribadi “semakin lazim di kalangan pembeli superkaya karena kelangkaan properti tepi laut yang benar-benar luas.”

Karakter Indian Creek Island sendiri menjelaskan mengapa kawasan ini begitu diburu. Wilayah tersebut berstatus kota mandiri dengan pemerintahan sendiri dan dilengkapi kepolisian privat yang berpatroli melalui darat, laut, dan udara.

Akses masuk hanya melalui satu jembatan dengan penjagaan ketat, sehingga faktor keamanan dan privasi menjadi daya tarik utama. Selain itu, di bagian tengah pulau terdapat lapangan golf 18 hole serta Indian Creek Country Club, dengan biaya inisiasi dilaporkan mencapai USD 500.000 atau sekitar Rp 8,41 miliar.

Di luar faktor gaya hidup, arus perpindahan miliarder ke Florida juga tidak bisa dilepaskan dari dinamika kebijakan fiskal. Di California, muncul wacana pungutan satu kali sebesar 5 persen bagi individu dengan kekayaan minimal 1 miliar dolar AS, yang direncanakan berlaku surut per 1 Januari 2026. Meski demikian, Zuckerberg belum sepenuhnya melepaskan California.

Dia tetap menanamkan investasi USD 50 juta untuk proyek revitalisasi pusat kota Sacramento serta pengembangan berbasis kecerdasan buatan, menandakan bahwa langkahnya ke Florida lebih merupakan diversifikasi basis tempat tinggal dan aset, bukan pemutusan total dari pusat bisnis lamanya.

Secara keseluruhan, pembelian ini menambah daftar panjang portofolio properti Zuckerberg di berbagai wilayah Amerika Serikat—mulai dari Palo Alto, Kauai di Hawaii, Lake Tahoe, hingga Washington, D.C. Pola investasi tersebut memperlihatkan strategi konsolidasi aset di kawasan yang menawarkan privasi, keamanan, serta potensi kenaikan nilai jangka panjang.

Di tengah dinamika politik dan fiskal Amerika Serikat, langkah para miliarder ini tidak sekadar soal gaya hidup, melainkan juga kalkulasi ekonomi dan perlindungan kepentingan.

Editor: Setyo Adi Nugroho

Tag:  #mark #zuckerberg #susul #jeff #bezos #kawasan #supereksklusif #indian #creek #miami #portofolio #propertinya #tembus #ratusan #juta #dolar

KOMENTAR