Pesta Gas Tertawa Berujung Kebakaran, 5 Remaja Tewas
Ilustrasi kebakaran.()
21:42
18 Februari 2026

Pesta Gas Tertawa Berujung Kebakaran, 5 Remaja Tewas

- Sebuah kebakaran hebat terjadi di gedung apartemen di Kota Manlleu, Catalonia, sekitar 80 kilometer sebelah utara Barcelona, Spanyol. Tragedi pada Senin (16/2/2026) ini menewaskan lima orang remaja.

Otoritas wilayah Catalonia melaporkan bahwa api berasal dari sebuah ruang penyimpanan di gedung berlantai lima tersebut. 

Meski tim penyelamat telah dikerahkan, nyawa para korban tidak dapat terselamatkan, sebagaimana dilansir AFP.

Baca juga: Usai Ledakan, Iran Kini Dilanda Kebakaran Besar di Pasar Ibu Kota

"Karena alasan yang belum diketahui, orang-orang di dalam (ruangan) tidak dapat keluar dan tidak ada yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan nyawa mereka meskipun layanan darurat telah melakukan intervensi," tulis dinas pemadam kebakaran dalam pernyataan resminya.

Berdasarkan laporan media lokal Cadena SER, peristiwa ini diduga bermula ketika sekelompok remaja berkumpul di lantai atas untuk menghirup gas tertawa.

Menurut keterangan saksi dan kerabat korban, gas tersebut mengalami kebocoran di dalam ruangan yang tertutup rapat. 

Baca juga: Jet Pribadi Jatuh Saat Lepas Landas di AS, Picu Kebakaran Besar

Ledakan kemudian terjadi saat salah satu remaja menyalakan korek api. Remaja yang menyalakan api tersebut selamat dari insiden kebakaran.

Selain itu, beberapa remaja dikabarkan berhasil selamat dari kobaran api. Akan tetapi, otoritas belum memberikan konfirmasi resmi terkait jumlah penyintas.

Kepolisian Catalonia mengonfirmasi kepada AFP bahwa kelima korban tewas merupakan remaja yang berusia antara 14 hingga 18 tahun. 

Selain korban jiwa, insiden ini juga berdampak pada petugas keamanan yang mengevakuasi lokasi.

Wali Kota Manlleu Arnau Rovira menyatakan bahwa empat petugas polisi harus mendapatkan perawatan medis akibat menghirup asap. 

Baca juga: Usai Dibongkar Israel, Kantor Pusat UNRWA Kebakaran

Rovira mengungkapkan rasa duka mendalam atas tragedi yang menimpa warganya tersebut.

"Ini adalah hari tergelap yang bisa saya ingat," ujar Rovira kepada wartawan.

Hingga saat ini, kepolisian telah memasang garis polisi dan menutup akses ke gedung tersebut untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. 

Berdasarkan pengamatan jurnalis AFP di lokasi, tidak terlihat adanya kerusakan fisik yang mencolok pada bagian fasad atau luar bangunan.

Sebagai bentuk penghormatan kepada para korban, Pemerintah Kota Manlleu telah menetapkan masa berkabung resmi selama tiga hari.

Baca juga: Niat Sembunyi dari Api, 30 Korban Kebakaran Ditemukan Tewas Terkunci di 1 Toko

Tag:  #pesta #tertawa #berujung #kebakaran #remaja #tewas

KOMENTAR