Presiden Suriah 5 Kali Lolos dari Percobaan Pembunuhan oleh ISIS
Presiden interim Suriah Ahmed Al-Sharaa.(AFP/STEPHANIE LECOCQ)
23:36
13 Februari 2026

Presiden Suriah 5 Kali Lolos dari Percobaan Pembunuhan oleh ISIS

- Presiden Suriah Ahmed Al Sharaa disebut menjadi sasaran lima percobaan pembunuhan yang dilakukan kelompok ISIS sepanjang tahun lalu.

Informasi ini diungkap dalam laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dirilis pada Rabu (11/2/2026).

Selain Al Sharaa, dua pejabat tinggi lain juga dilaporkan menjadi target serangan, yakni Menteri Dalam Negeri Suriah Anas Hasan Khattab dan Menteri Luar Negeri Asaad Al Shibani.

Baca juga: Resmi Diluncurkan, Begini Penampakan Uang Baru Suriah, Tak Ada Lagi Wajah Bashar Al Assad

Disasar di tengah kekosongan keamanan

Laporan yang disusun oleh Kantor Kontra-Terorisme PBB itu menyebutkan, upaya pembunuhan terhadap Al Sharaa terjadi di Aleppo bagian utara dan Daraa di selatan.

Kedua wilayah tersebut dinilai sebagai area rawan. Kelompok Saraya Ansar Al Sunnah yang disebut sebagai front dari ISIS menjadi pelaku utama.

“ISIS secara aktif memanfaatkan kekosongan keamanan dan ketidakpastian di Suriah,” demikian pernyataan dalam laporan tersebut, dikutip dari CBC.

Meski laporan tidak merinci tanggal maupun metode percobaan pembunuhan, PBB menegaskan bahwa ancaman kelompok ekstremis itu masih nyata.

Menurut pakar kontra-terorisme PBB, ISIS diyakini masih memiliki sekitar 3.000 anggota aktif yang tersebar di Irak dan Suriah, dengan mayoritas berada di wilayah Suriah.

Kelompok ini masih kerap melancarkan serangan, terutama terhadap pasukan keamanan di wilayah utara dan timur laut Suriah.

Baca juga: Tepergok Polisi, ISIS Gagal Bom Gereja Suriah Saat Tahun Baru

Pasukan yang loyal dengan Presiden Interim Suriah Ahmed Al Sharaa saat menaiki kendaraan bak terbuka di Kota Latakia, 9 Maret 2025.AFP/OMAR HAJ KADOUR Pasukan yang loyal dengan Presiden Interim Suriah Ahmed Al Sharaa saat menaiki kendaraan bak terbuka di Kota Latakia, 9 Maret 2025.Di tengah peningkatan ancaman dari ISIS, Pemerintah Suriah dilaporkan berhasil mengambil alih kendali atas pangkalan militer Al Tanf.

Pangkalan ini terletak di timur Suriah, dekat perbatasan dengan Yordania dan Irak, dan selama bertahun-tahun digunakan oleh pasukan Amerika Serikat (AS) dalam operasi kontra-ISIS.

“Pasukan Suriah kini mengamankan pangkalan beserta sekelilingnya,” demikian pernyataan resmi dari Kementerian Pertahanan Suriah.

Dua pejabat Amerika Serikat yang berbicara kepada Reuters dengan syarat anonim membenarkan bahwa pangkalan tersebut telah diserahkan.

Al Tanf selama ini memiliki nilai strategis tinggi dalam memerangi ISIS, yang sempat menguasai sebagian besar wilayah Suriah dan Irak sejak 2014.

Pangkalan ini juga sempat menjadi target serangan drone dari kelompok-kelompok yang didukung Iran, meski intensitasnya menurun setelah jatuhnya rezim Bashar Al Assad pada Desember 2024.

Saat itu, kelompok pemberontak berhasil merebut Damaskus dan Assad dilaporkan melarikan diri ke Rusia.

Baca juga: Kemenlu Suriah Disorot, Unggah Siluet Peta Negara Tanpa Dataran Tinggi Golan

Pemerintahan baru konsolidasikan kekuasaan

Setelah mengambil alih pemerintahan, Ahmed Al Sharaa terus memperluas kontrolnya.

Pada Januari lalu, pasukan pemerintah merebut wilayah timur laut Suriah setelah bentrokan berdarah dengan Pasukan Demokratik Suriah (SDF).

Bentrokan tersebut berakhir dengan kesepakatan gencatan senjata.

Sementara itu, pada November 2025, pemerintahan Al Sharaa secara resmi bergabung dalam koalisi internasional yang memerangi ISIS.

Sebelum menjabat sebagai presiden, Al Sharaa dikenal sebagai pemimpin kelompok Hayat Tahrir Al Sham, faksi militan yang sebelumnya berafiliasi dengan Al Qaeda.

Kelompok tersebut kemudian memutus hubungan dengan Al Qaeda dan menjadi bagian dari kekuatan oposisi Suriah.

Kini, pemerintahannya tengah memperkuat sistem keamanan nasional guna mengantisipasi ancaman lanjutan dari ISIS dan kelompok ekstremis lainnya.

Baca juga: Operasi Hawkeye Strike, Jet F-15 dan A-10 AS Hancurkan Markas ISIS di Suriah

Sumber: Kompas.com/Inas Rifqia Lainufar

Tag:  #presiden #suriah #kali #lolos #dari #percobaan #pembunuhan #oleh #isis

KOMENTAR