Dalih Trump soal Video Rasis pada Obama, Tuding Staf yang Salah
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berbicara dalam rapat kabinet di Gedung Putih, Washington DC, 29 Januari 2026.(AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)
20:48
13 Februari 2026

Dalih Trump soal Video Rasis pada Obama, Tuding Staf yang Salah

- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membela dirinya usai menuai kecaman atas video kontroversial yang ia unggah di akun Truth Social miliknya.

Video tersebut memuat gambar mantan Presiden AS Barack Obama dan eks Ibu Negara Michelle Obama yang diedit menyerupai monyet, sehingga dianggap rasis oleh publik dan tokoh politik lintas partai.

Kepada wartawan pada Kamis (12/2/2026), presiden ke-47 AS tersebut menegaskan bahwa video itu bagian dari rekaman lebih panjang dan sudah beredar sejak lama.

Baca juga: Trump Tolak Minta Maaf Usai Unggah Video Obama Mirip Monyet

“Itu video tentang, seperti yang kalian tahu, kecurangan pemilu,” ujar Trump, dikutip dari The Independent.

“Video cukup panjang yang memiliki sedikit bagian berkaitan dengan The Lion King,” lanjutnya.

Trump menilai bagian yang berkaitan dengan kecurangan pemilu sebagai segmen kuat dari video tersebut.

“Bagian yang Anda bicarakan itu sudah beredar di mana-mana, berkali-kali, saya yakini, selama bertahun-tahun,” ujarnya, mengacu ke klip yang menunjukkan wajah Obama dipasangkan ke tubuh monyet kartun dengan latar lagu The Lion Sleeps Tonight.

Meski begitu, Trump menyatakan bahwa dirinya mengecam bagian klip yang bersifat rasis.

Ia juga mengaku hanya menonton bagian awal video yang membahas kecurangan pemilu.

Sebelumnya, taipan real estat tersebut menolak meminta maaf dan mengatakan, tidak akan memecat staf Gedung Putih yang disebut keliru mengunggah video tersebut.

Baca juga: Obama Siapkan Tiga Pemuda Indonesia untuk jadi Pemimpin Global

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (tengah) ditemani Menteri Luar Negeri Marco Rubio (kedua dari kiri) dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth (kanan) saat konferensi pers mengenai serangan AS di Venezuela, di Palm Beach, Florida, Sabtu (3/1/2026).GETTY IMAGES NORTH AMERICA/JOE RAEDLE via AFP Presiden Amerika Serikat Donald Trump (tengah) ditemani Menteri Luar Negeri Marco Rubio (kedua dari kiri) dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth (kanan) saat konferensi pers mengenai serangan AS di Venezuela, di Palm Beach, Florida, Sabtu (3/1/2026).Gedung Putih sempat menyebutkan bahwa unggahan itu diambil dari meme internet. Trump digambarkan sebagai Raja Hutan, dan Partai Demokrat sebagai karakter dalam The Lion King.

Namun, pada kenyataannya, video yang diunggah di akun Truth Social tersebut hanya menampilkan keluarga Obama dan tidak menyertakan politisi Demokrat lain.

Setelah sekitar 12 jam diunggah, video itu akhirnya dihapus.

Gedung Putih mengatakan bahwa staf yang mengunggah video melakukan kekeliruan, tetapi Trump mengaku tidak akan memecat staf tersebut.

Unggahan itu memicu gelombang kritik dari Partai Demokrat maupun Republik.

Senator Partai Republik dari South Carolina, Tim Scott, menyebutnya sebagai hal paling rasis yang pernah ia lihat dari Gedung Putih.

Senator Republik dari Mississippi, Roger Wicker, juga mengecam keras unggahan tersebut dan meminta Trump menyampaikan permintaan maaf.

Di sisi lain, Wakil Presiden AS JD Vance menyebut insiden ini bukan kontroversi yang nyata dan mengajak publik untuk lebih fokus pada isu-isu penting lainnya.

Baca juga: Manuver Trump dan Ujian Stabilitas Kota Paling Layak Huni

Sumber: Kompas.com/Inas Rifqia Lainufar

Tag:  #dalih #trump #soal #video #rasis #pada #obama #tuding #staf #yang #salah

KOMENTAR