Netanyahu Belum Diampuni Presiden Israel, Trump Mencak-mencak
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berbicara kepada awak media di pesawat kepresidenan Air Force One, dalam tujuan ke Palm Beach, Florida, 31 Januari 2026.(REUTERS/NATHAN HOWARD)
22:18
13 Februari 2026

Netanyahu Belum Diampuni Presiden Israel, Trump Mencak-mencak

- Presiden Israel Isaac Herzog belum mengambil keputusan atas permohonan pengampunan yang diajukan oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, terkait kasus korupsi yang tengah menjeratnya.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan kritik tajam karena pengampunan belum diberikan.

Trump bahkan menyebut Herzog sosok "memalukan" atas sikapnya yang dinilai lamban.

Baca juga: Israel Pakai Senjata yang Buat Warga Palestina Menguap

Masih dikaji oleh Kementerian Kehakiman

Presiden Israel Isaac Herzog.X/@Isaac_Herzog Presiden Israel Isaac Herzog.Dikutip dari kantor berita AFP, permohonan Netanyahu hingga kini masih dalam proses peninjauan hukum.

Kantor Presiden Israel pada Kamis (12/2/2026) menyampaikan, permohonan pengampunan dari Netanyahu saat ini sedang ditelaah oleh Kementerian Kehakiman.

“Permintaan Perdana Menteri saat ini sedang ditinjau di Kementerian Kehakiman untuk mendapatkan pendapat hukum sesuai prosedur yang berlaku,” demikian pernyataan resmi dari Kantor Kepresidenan Herzog.

Kantor tersebut menegaskan bahwa keputusan akhir akan diambil tanpa campur tangan dari pihak mana pun.

“Hanya setelah proses tersebut selesai, Presiden Herzog akan mempertimbangkan permintaan itu sesuai dengan hukum... Dan tanpa pengaruh dari tekanan eksternal maupun internal dalam bentuk apa pun,” lanjut pernyataan itu.

Mereka juga menepis anggapan bahwa keputusan telah dibuat. “Berlawanan dengan kesan yang diciptakan oleh pernyataan Presiden Trump, Presiden Herzog belum membuat keputusan apa pun mengenai hal ini.”

Baca juga: Israel Resmi Bergabung Board of Peace

Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat rapat bersama para bos perusahaan minyak di East Room, Gedung Putih, Washington DC, 9 Januari 2026. Trump mengajak para raja minyak AS untuk berinvestasi Rp 1.680 triliun di VenezuelaAFP/SAUL LOEB Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat rapat bersama para bos perusahaan minyak di East Room, Gedung Putih, Washington DC, 9 Januari 2026. Trump mengajak para raja minyak AS untuk berinvestasi Rp 1.680 triliun di VenezuelaDesakan Trump disampaikan secara langsung dalam pidato di parlemen Israel pada Oktober 2025.

Ia meminta Herzog segera memberikan pengampunan kepada Netanyahu, yang sejak lama mengeklaim bahwa kasus hukumnya adalah persidangan bermotif politik.

Usai pidato tersebut, Trump juga mengirim surat resmi kepada Herzog. Tak lama berselang, tim pengacara Netanyahu mengajukan permohonan pengampunan secara formal.

Dalam konferensi pers di Gedung Putih pada Kamis, Trump kembali menyuarakan kritik keras kepada Herzog.

“Dia seharusnya merasa malu pada dirinya sendiri,” kata Trump.

“Saya pikir rakyat Israel benar-benar seharusnya mempermalukannya. Dia memalukan karena tidak memberikannya,” ujar Trump, mengacu pada pengampunan yang diminta untuk Netanyahu.

Baca juga: Bawa Misi Rahasia ke Gedung Putih, Netanyahu Tagih Trump soal Iran

Kasus korupsi Netanyahu masih berproses

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.AFP/ALEX KOLOMOISKY Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.Netanyahu sedang menghadapi dakwaan dalam tiga kasus berbeda. Dua di antaranya menuduh dirinya bernegosiasi dengan media Israel untuk memperoleh pemberitaan yang menguntungkan.

Dalam kasus ketiga, ia didakwa menerima hadiah mewah senilai lebih dari 260.000 dollar AS (sekitar Rp 4,3 miliar) dari sejumlah miliarder sebagai imbalan atas bantuan politik.

Satu dakwaan lain sebelumnya telah dibatalkan.

Netanyahu membantah semua tuduhan tersebut. Ia menjadi PM Israel pertama yang masih menjabat dan menghadapi persidangan atas dugaan korupsi.

Baca juga: Netanyahu Tutup Kamera HP Pakai Selotip, Takut Dibobol Iran?

Sumber: Kompas.com/Inas Rifqia Lainufar

Tag:  #netanyahu #belum #diampuni #presiden #israel #trump #mencak #mencak

KOMENTAR