Diplomat UEA Kenalkan Adik ke Epstein, Sempat Bahas soal 2 Gadis
Nama diplomat senior Uni Emirat Arab (UEA), Hind Al-Owais, menjadi sorotan setelah dokumen terbaru Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) mengungkap ratusan email antara dirinya dan Jeffrey Epstein.
Dokumen yang dipublikasikan pada Jumat (30/1/2026) itu dirilis berdasarkan Epstein Files Transparency Act dan mencakup jutaan halaman email, kalender, serta catatan lain yang berkaitan dengan mendiang finansier Jeffrey Epstein, terpidana pelaku kejahatan seksual.
Dalam arsip tersebut, Hind Al-Owais—yang kini menjabat sebagai Direktur UAE Permanent Committee for Human Rights (PCHR) dan pernah menjadi penasihat senior di Markas Besar PBB di New York—muncul dalam sekitar 469 email dengan Epstein antara 2011 dan 2012.
Baca juga: Terungkap, Pangeran Andrew Coba Kenalkan Epstein dengan Presiden UEA MBZ
Isi email yang diungkap mencakup koordinasi jadwal, pengaturan pertemuan sosial, hingga percakapan yang menyinggung adiknya.
Al-Owais perkenalkan adiknya
Dalam satu email Januari 2012, Al-Owais menulis kepada Epstein, “Mempersiapkan satu gadis saja sudah cukup sulit; dua gadis, tentu bisa kamu sebut sebagai tantangan.”
Menurut pertukaran pesan yang sama, Epstein membalas dengan menanyakan apakah mereka bisa tiba mendekati pukul 11 pagi agar ia memiliki “lebih banyak waktu dengan keduanya”.
Email lain pada bulan yang sama menunjukkan Al-Owais membahas kemungkinan memperkenalkan adiknya kepada Epstein.
Dalam satu pesan, ia menulis, “Adik perempuan saya ada di sini dan saya sudah banyak menceritakan tentang Anda, saya ingin dia bertemu Anda, beri tahu saya kapan!”
Dalam balasan selanjutnya, setelah Epstein menyarankan makan siang, Al-Owais menjawab, “Saya sangat bersemangat untuk bertemu Anda dan memperkenalkan Anda kepada adik perempuan saya — dia bahkan lebih cantik daripada saya!”
Catatan kalender dan pesan logistik dalam dokumen tersebut menunjukkan adanya koordinasi berkelanjutan terkait waktu pertemuan, mengindikasikan komunikasi yang terus berlangsung dan bukan sekadar kontak terpisah.
Profil Hind Al-Owais
Hind Al-Owais dikenal sebagai diplomat Emirat yang vokal dalam isu hak asasi manusia dan pemberdayaan perempuan.
Ia menjabat sebagai Direktur PCHR UEA dan pernah memegang posisi kepemimpinan mewakili negaranya di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Dalam berbagai forum internasional dan acara yang berafiliasi dengan PBB, ia kerap berbicara mengenai kesetaraan gender.
Baca juga: Dibongkar di Kongres AS, Siapa 6 Pria yang Ditutupi di File Epstein?
Dalam satu pidato publik, ia menyatakan, “Berinvestasi pada perempuan bukan hanya hal yang benar untuk dilakukan, tetapi juga hal yang cerdas untuk dilakukan.”
Ia disebut menjadi perempuan Emirat pertama yang menjabat sebagai penasihat senior di kantor pusat PBB di New York sejak 1971, dengan fokus pada integrasi perspektif gender ke dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Tidak ada tuduhan pidana
Departemen Kehakiman AS menegaskan bahwa dokumen yang dirilis tidak menuduh Al-Owais melakukan pelanggaran hukum.
Tidak ada dakwaan yang diajukan terhadapnya berdasarkan email-email tersebut, dan tidak terdapat bukti terverifikasi bahwa Epstein memengaruhi karier diplomatiknya atau bahwa ia terlibat dalam aktivitas ilegal Epstein.
Pejabat AS menyatakan, arsip yang dibuka merupakan materi “mentah dan belum diverifikasi”.
Kelompok kebebasan sipil juga mengingatkan bahwa nama yang tercantum dalam dokumen terkait Epstein tidak serta-merta berarti keterlibatan dalam tindak pidana tanpa bukti pendukung.
Meski begitu, kemunculan nama Al-Owais—yang dikenal sebagai advokat hak perempuan—dalam korespondensi dengan Epstein memicu perdebatan dan spekulasi luas di media sosial.
Baca juga: File Epstein Seret Nama Sultan Ahmed bin Sulayem, Ada Email soal Video Penyiksaan
Tag: #diplomat #kenalkan #adik #epstein #sempat #bahas #soal #gadis