Elly Idris Meninggal Dunia, Pengamat: Sosok Sederhana, Rendah Hati, dan Punya Integritas
Pengamat sepak bola, Akmal Marhali, membagikan pandangannya tentang sosok Elly Idris, legenda sepak bola Indonesia yang meninggal dunia pada usia 63 tahun.(Dokumentasi Pribadi)
18:24
12 Februari 2026

Elly Idris Meninggal Dunia, Pengamat: Sosok Sederhana, Rendah Hati, dan Punya Integritas

Pengamat sepak bola, Akmal Marhali, memberikan pandangannya soal sosok Elly Idris, legenda sepak bola Indonesia yang meninggal dunia di usia 63 tahun.

Dunia sepak bola Indonesia kembali diselimuti awan duka setelah salah satu putra terbaiknya, Elly Idris, berpulang.

Kepergian sang legenda meninggalkan duka mendalam bagi pengamat sepak bola Akmal Marhali, yang menilai almarhum bukan sekadar mantan pemain, melainkan sosok teladan yang memiliki kontribusi tak ternilai bagi perkembangan olahraga tanah air.

Elly Idris mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Cinta Kasih, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Berdasarkan keterangan medis yang diterima, pria kelahiran Sanana tersebut tutup usia akibat gangguan pembengkakan pada ginjal.

Kabar wafatnya pelatih yang dikenal memiliki dedikasi tinggi ini menyebar cepat di kalangan pencinta sepak bola nasional.

Baca juga: Jadwal FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis di GBK

Pihak kerabat mengonfirmasi bahwa saat ini jenazah masih disemayamkan di rumah duka sebelum menjalani prosesi pemakaman yang dijadwalkan pada Jumat (13/2/2026).

"Berita duka cita coach Ely Idris telah meninggal dunia pada pukul 15.00 di RS Cinta Kasih Kp sawah, Ciputat," dikutip dari informasi yang diterima KOMPAS.com.

"Alm Coach Elly Idris.. info dokter, ada pembengkakan ginjal, rencana pemakanan besok."

"Si Gajah Putih" yang Disegani

Akmal Marhali mengenang almarhum sebagai pilar lini tengah yang sangat tangguh pada masa keemasannya.

Semasa aktif merumput, ia menjadi bagian penting dari sejarah besar klub Pelita Jaya dan Persita Tangerang.

Di level internasional, prestasinya pun mentereng dengan membawa timnas melaju hingga semifinal Asian Games 1986.

Baca juga: Isu Bonus Timnas Futsal Indonesia, Peraih Medali Perak SEA Games Bersuara

"Sepak bola Indonesia kembali berduka dengan meninggalnya legenda sepak bola Elly Idris," kata Akmal dalam voice notes Whatsapp kepada KOMPAS.com, Kamis (12/2/2026).

Legenda sepak bola Indonesia, Elly Idris, di Rumah Sakit Cinta Kasih, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.TANGKAPAN LAYAR Legenda sepak bola Indonesia, Elly Idris, di Rumah Sakit Cinta Kasih, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

"Dua minggu lalu saat Football Smart Intelligent digelar di Ranagron, Parigi, saya masih sempat ngobrol-ngobrol dengan Coach Elly Idris, berbicara soal pembinaan usia muda Indonesia yang disebut kita punya potensi besar asalkan pembinaan bisa dilakukan dengan terstruktur sistemik dan masif."

"Indonesia adalah negara yang kayakan talenta pesepak bola," lanjut pengamat sepak bola itu.

Akmal menambahkan bahwa julukan "Si Gajah Putih" merupakan cerminan dari kekuatan fisik dan visi bermain yang dimiliki almarhum saat menghadapi lawan-lawan berat di Asia.

"Semasa menjadi pemain, Coach Ellly Idris adalah sosok yang gelandang yang dijuluki si gajah putih karena ketangguhannya di lini tengah," tegas Akmal Marhali.

"Membela tiga klub, dari Yanita Utama, Kramayuda Tiga Berlian, sampai Pelitajaya, meraih prestasi tiga kali juara Dalatama. Kemudian di tim nasional, beliau juga salah satu nama yang paling disegani, membawa Timnas Indonesia ke semifinal Asian Games 1986," imbuhnya.

"Kemudian juga hampir meloloskan Indonesia ke piala dunia 1986, sayangnya ketika itu kalah dari Korea Selatan."

Warisan Integritas dalam Pembinaan Usia Dini

Setelah tidak lagi bermain, pengabdiannya berlanjut di pinggir lapangan sebagai pelatih, di mana ia sempat menukangi tim Pendekar Cisadane, Persita Tangerang, dalam beberapa musim.

Baca juga: Jadwal Drawing Piala Asia U17 2026, Indonesia Berpotensi Masuk Grup Neraka

Di mata Akmal, almarhum adalah figur yang sangat vokal mengenai pentingnya membangun fondasi sepak bola dari level akar rumput dengan penuh kejujuran.

"(Elly Idris) Sosok yang sangat sederhana, rendah hati, dan juga punya integritas yang kuat terhadap pengembangan sepak bola Indonesia, khususnya usia dini," ungkap Akmal.

"Kita kehilangan satu sosok yang sangat luar biasa di sepak bola, gelandang yang sangat tangguh, dan juga teladan di lapangan tentunya yang merupakan pahlawan buat sepak bola Indonesia dan juga salah satu pemain yang punya nama yang melegenda."

Sumbangsih besar yang telah diberikan oleh Elly Idris, baik saat mengenakan seragam kebesaran tim nasional maupun saat memberikan instruksi dari bangku cadangan, akan selalu tercatat dalam tinta emas sejarah sepak bola nasional.

"Ini merupakan kabar duka yang sangat mendalam tentunya, karena bagaimanapun Elly Idris sudah banyak memberikan sumbangsih untuk sepak bola Indonesia, baik sebagai pemain maupun sebagai pelatih," pungkasnya.

Tag:  #elly #idris #meninggal #dunia #pengamat #sosok #sederhana #rendah #hati #punya #integritas

KOMENTAR