Tesla Tak Berkutik, Mobil Listrik Xiaomi Jadi Raja di Kandang
Seorang pengunjung menjajal mobil listrik sedan SU7 buatan Xiaomi di Beijing, China, 29 Mei 2025.(REUTERS/TINGSHU WANG)
22:30
4 Februari 2026

Tesla Tak Berkutik, Mobil Listrik Xiaomi Jadi Raja di Kandang

– Peta persaingan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) kelas premium di China mengalami pergeseran besar.

Mobil listrik besutan Xiaomi, SU7, resmi mencatatkan diri sebagai pemimpin pasar baru setelah berhasil melampaui angka penjualan Tesla Model 3 sepanjang tahun 2025.

Berdasarkan data Asosiasi Mobil Penumpang China (CPCA) yang dikutip dari South China Morning Post, Minggu (25/1/2026), Xiaomi SU7 membukukan penjualan sebanyak 258.164 unit.

Angka ini unggul signifikan dibandingkan Tesla Model 3 yang mencatat penjualan sebesar 200.361 unit.

Pencapaian ini dianggap sebagai tonggak sejarah bagi produsen otomotif lokal China dalam merebut dominasi pasar yang selama ini dikuasai oleh pemain asing.

Sejak merakit Model 3 di Gigafactory 3 Shanghai pada akhir 2019, Tesla hampir tidak tergoyahkan di segmen sedan listrik premium, sebelum akhirnya goyah oleh gempuran merek lokal seperti Nio, Xpeng, IM Motors, dan puncaknya, Xiaomi.

Baca juga: Minat Warga Singapura pada Mobil Listrik Menurun, Mau Kembali ke Mobil Bensin

Strategi harga dan ekosistem digital

Keunggulan Xiaomi tidak lepas dari kombinasi harga kompetitif dan loyalitas merek. Edisi dasar SU7 dibanderol seharga 235.500 yuan (sekitar Rp 568,5 juta), atau 9 persen lebih murah dari Tesla Model 3.

Selain itu, integrasi teknologi kokpit digital dan sistem pengemudian otonom menjadi daya tarik utama bagi konsumen.

“Dominasi Tesla di segmen EV premium terkikis oleh para pesaingnya dari China yang mampu memproduksi kendaraan setara dengan standar teknologi Tesla, sambil menawarkan harga lebih rendah,” ujar Eric Han, manajer senior di perusahaan konsultan Suolei yang berbasis di Shanghai.

Han menambahkan bahwa kesuksesan Xiaomi memberikan dorongan besar bagi industri otomotif China untuk terus menghadirkan produk dengan nilai tambah tinggi.

Secara keseluruhan, rapor penjualan Tesla di China menunjukkan tren penurunan. Pada tahun 2025, total penjualan Tesla turun 4,8 persen menjadi 625.698 unit.

Baca juga: Lamborghini Italia Belum Siap ke Mobil Listrik, Pelanggan Masih Dambakan Mesin Konvensional

Jika ditarik lebih jauh, pangsa pasar Tesla di China menyusut drastis dari 16 persen pada tahun 2020 menjadi hanya 6,9 persen pada akhir 2024.

Meski demikian, Tesla tidak sepenuhnya kehilangan taji. Model Y tetap menjadi SUV terlaris di China sepanjang 2025, mengalahkan pesaing di kategori mesin bensin maupun listrik.

“Karena Model Y tetap menjadi SUV terlaris di China, masih terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa Tesla tidak dapat merebut kembali pangsa pasarnya yang hilang,” kata Gao Shen, seorang analis independen di Shanghai.

Gao juga mengingatkan bahwa produsen lokal kini menghadapi tekanan besar untuk segera mencapai titik impas di tengah perang harga yang ketat dan tingginya biaya riset.

Baca juga: Mobil Listrik BYD Tersambar Petir 3 Kali, Penumpang dan Sistem Inti Aman

Tantangan keselamatan dan inovasi terbaru

Xiaomi SU7 Ultra tampak sangar dan sangat merepresentasikan kecepatan. Mobil listrik Xiaomi ini dipamerkan di MWC 2025 Barcelona, 3-6 Maret 2025.KOMPAS.COM/Yudha Pratomo Xiaomi SU7 Ultra tampak sangar dan sangat merepresentasikan kecepatan. Mobil listrik Xiaomi ini dipamerkan di MWC 2025 Barcelona, 3-6 Maret 2025.

Di tengah pertumbuhan yang pesat, isu keselamatan tetap menjadi perhatian serius. Sepanjang tahun 2025, dilaporkan terjadi beberapa insiden yang melibatkan Xiaomi SU7, termasuk kecelakaan fatal di Tongling yang menewaskan tiga orang saat fitur bantuan pengemudi diaktifkan.

Merespons hal tersebut, CEO Xiaomi Lei Jun menegaskan komitmennya terhadap aspek keamanan.

“Keselamatan akan menjadi prioritas utama dalam pengembangan produk-produk baru perusahaan,” ujar Lei Jun pada November lalu.

Sebagai langkah preventif sekaligus upaya menjaga momentum, Xiaomi baru saja meluncurkan versi terbaru SU7 awal tahun ini.

Varian penyegaran ini dibanderol mulai 229.900 yuan (Rp 555 juta) dengan peningkatan performa jarak tempuh yang diklaim mencapai lebih dari 900 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Baca juga: Kapal Kargo Besar Tenggelam Bawa 3.000 Kendaraan Baru, 800 Mobil Listrik

Tag:  #tesla #berkutik #mobil #listrik #xiaomi #jadi #raja #kandang

KOMENTAR