Indonesia Gabung Dewan Perdamaian, Alwi Shihab: Komitmen Bela Palestina
Mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) Alwi Shihab di Kompleks Istana, Jakarta, Rabu (4/2/2026).(KOMPAS.com/Rahel Narda)
23:58
4 Februari 2026

Indonesia Gabung Dewan Perdamaian, Alwi Shihab: Komitmen Bela Palestina

- Eks Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Alwi Shihab menegaskan bahwa partisipasi Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) merupakan langkah strategis untuk mendorong perdamaian di Gaza sekaligus kemerdekaan Palestina.

Alwi mengungkapkan, hal ini yang ditekankan oleh Presiden Prabowo Subianto, saat berdiskusi dengan para mantan menlu, wamenlu, serta akademisi soal Board of Peace di Kompleks Istana, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

"Jadi, beliau (Prabowo) menekankan kepada masyarakat seluruhnya bahwa keikutsertaan Indonesia tidak lain adalah komitmen untuk membela Palestina dan menginginkan adanya penyelesaian yang adil bagi Palestina," kata Alwi, usai pertemuan, Rabu.

Alwi menuturkan, Presiden Prabowo berkomitmen penuh terhadap solusi dua negara (two-state solution) sebagai jalan penyelesaian konflik Palestina dan Israel.

Baca juga: Menlu Sebut Iuran Dewan Perdamaian Bisa Diangsur, Dimulai Tahun Ini

Dari penjelasan yang disampaikan Prabowo di Istana, ia menilai two-state solution merupakan harga mati bagi Kepala Negara.

"Yang paling penting dalam penjelasan beliau adalah bahwa Indonesia tidak pernah meninggalkan komitmen terhadap perjuangan Palestina dan tetap menginginkan adanya two-state solution. Itu, kalau istilah awamnya, adalah harga mati," ujar Alwi.

Menlu periode 1999–2001 ini juga menegaskan dukungan Presiden Prabowo terhadap Palestina tidak bisa ditawar, karena merupakan bagian dari strategi diplomasi aktif dan konsisten Indonesia di kancah internasional, bukan kompromi atas hak-hak rakyat Palestina.

Di kesempatan yang sama, Alwi secara tegas menolak pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menyebut tidak ada masa depan bagi solusi dua negara dalam konflik Israel dan Palestina.

Ia meminta publik tidak khawatir dengan pernyataan Netanyahu tersebut.

Baca juga: Prabowo Inginkan Two State Solution, Bakal Keluar Dewan Perdamaian jika Tak Sejalan

"Jadi, tidak perlu didengarkan Netanyahu yang mengatakan tidak akan menyetujui adanya two-state solution," ujar dia.

Alwi mengungkapkan Prabowo juga menegaskan sikap tegas Indonesia apabila Board of Peace tidak sejalan dengan visi dan misi bangsa Indonesia dalam memperjuangkan hak-hak Palestina.

"Oleh Bapak Presiden tadi dikatakan, jika Board of Peace ini terlihat tidak sejalan dengan cita-cita bangsa Indonesia, maka dengan mudah kita bisa keluar," ungkap Alwi.

Tag:  #indonesia #gabung #dewan #perdamaian #alwi #shihab #komitmen #bela #palestina

KOMENTAR