BERITA FOTO: Kebakaran Hutan Dahsyat di Chile Hanguskan Seisi Kota
- Kebakaran hutan dahsyat yang melanda wilayah selatan Chile terus berlangsung hingga hari ketiga, Senin (19/1/2026). Bencana alam ini menewaskan sedikitnya 19 orang dan menghancurkan sejumlah kota.
Kondisi cuaca ekstrem, dengan suhu tinggi dan angin kencang, memicu penyebaran api di tengah puncak musim panas di belahan bumi selatan.
Pemerintah Chile menetapkan dua wilayah terdampak terparah, yakni Nuble dan Biobio, sebagai daerah bencana.
Militer dikerahkan dan jam malam diberlakukan untuk mempercepat penanganan darurat.
Kota Lirquen hangus terbakar
Warga menyingkirkan puing-puing sisa kebakaran hutan Chile di permukiman Gabriela Mistral, Kota Lirquen, Chile, Senin (19/1/2026). Api berkobar selama tiga hari, menewaskan 19 orang.Kebakaran mulai terjadi sejak Sabtu (17/1/2026) di wilayah Nuble dan Biobio, sekitar 500 kilometer di selatan Ibu Kota Santiago.
Di Kota Lirquen, wilayah Biobio, warga terpaksa mengungsi saat api mendekati kawasan permukiman.
“Itu mengerikan. Saya mencoba membasahi rumah sebisa mungkin, tetapi saya melihat api datang ke lingkungan saya. Saya menggendong anak saya (7 tahun), saudara saya membawa keluar anjing saya, lalu kami melarikan diri,” ujar Yagora Vasquez kepada AFP.
Korban kebakaran hutan Chile meratapi nasib di tengah reruntuhan rumah dan kendaraan yang hancur dilalap api di kota Concepcion, Minggu (18/1/2026).Pada Senin pagi, sisa-sisa kebakaran terlihat jelas. Jalan-jalan di lingkungan tempat Vasquez tinggal selama 15 tahun dipenuhi mobil yang hangus terbakar.
Tentara terlihat berpatroli saat warga kembali ke rumah mereka yang tinggal puing dan abu, berharap masih ada barang yang bisa diselamatkan.
Seorang warga menyingkirkan puing-puing sisa kebakaran hutan Chile di permukiman Gabriela Mistral, Kota Lirquen, Chile, Senin (19/1/2026). Bencana alam ini menewaskan sedikitnya 19 orang, api berkobar selama tiga hari.Vasquez mengaku memilih tinggal di perbukitan Lirquen, jauh dari laut, setelah melihat dampak tsunami 2010 yang menewaskan lebih dari 500 orang di kawasan yang sama.
“Kali ini ancamannya datang dari hutan,” katanya.
Hal serupa dirasakan Mareli Torres (53), yang juga pindah dari pesisir usai tsunami 2010.
Akhir pekan lalu, rumah dua lantai tempat tinggalnya bersama keluarga selama hampir dua dekade hancur diterjang api.
“Ini jauh lebih buruk, jauh lebih menghancurkan. Saat gempa, laut menerjang dan ada kehancuran, tetapi dibandingkan dengan ini, itu tidak ada apa-apanya,” ujarnya.
Kini, yang tersisa dari rumah itu hanyalah dinding yang menghitam dan asap tipis.
Api kebakaran hutan Chile belum terkendali
Asap membubung dari kebakaran hutan Chile di Kota Concepcion, Minggu (18/1/2026). Presiden Gabriel Boric menetapkan darurat nasional atas bencana ini.Sebanyak lebih dari 3.500 petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan 14 titik kebakaran di wilayah Nuble dan Biobio pada Senin.
Namun, kondisi cuaca tidak mendukung. Angin bertiup dengan kecepatan lebih dari 70 kilometer per jam, sedangkan suhu udara diperkirakan mencapai 30 derajat Celsius.
Direktur Badan Penanggulangan Bencana Chile, Senapred, menyatakan bahwa kebakaran paling signifikan belum berada di bawah kendali.
Presiden Chile Gabriel Boric turut memberikan peringatan melalui platform X.
“Kondisi cuaca pada siang hari tidak akan baik, sehingga kemungkinan titik-titik panas akan kembali aktif,” tulisnya.
Pemandangan dari sisa-sisa kebakaran hutan Chile di Kota Concepcion, Minggu (18/1/2026). Presiden Gabriel Boric menetapkan status darurat nasional atas bencana ini.Kebakaran hutan semakin sering terjadi di wilayah selatan-tengah Chile dalam beberapa tahun terakhir, terutama pada Januari dan Februari yang dikenal sebagai periode paling panas dan kering.
Sebuah studi tahun 2024 yang dipimpin peneliti dari Center for Climate and Resilience Research di Santiago menunjukkan, perubahan iklim memperparah musim kebakaran ekstrem di wilayah tersebut melalui tren pengeringan dan pemanasan jangka panjang.
Pada Februari 2024, kebakaran serentak di sekitar Kota Vina del Mar menyebabkan 138 korban jiwa.
Sementara itu, musim kebakaran pada 2016/2017 dan 2022/2023 juga mencatatkan area terbakar dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Sumber: Kompas.com (Penulis: Inas Rifqia Lainufar | Editor: Inas Rifqia Lainufar)
Tag: #berita #foto #kebakaran #hutan #dahsyat #chile #hanguskan #seisi #kota