Piala Dunia Terancam Diboikot Sang Langganan Juara, jika AS Caplok Greenland
Logo Piala Dunia 2026.(FIFA.com)
05:06
20 Januari 2026

Piala Dunia Terancam Diboikot Sang Langganan Juara, jika AS Caplok Greenland

- Pemerintah Jerman mulai membuka kemungkinan untuk memboikot gelaran Piala Dunia 2026, apabila Amerika Serikat (AS) di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump benar-benar mencaplok Greenland.

Langkah tersebut disampaikan negara yang empat kali juara Piala Dunia ini sebagai bentuk tekanan terhadap rencana aneksasi yang dinilai kontroversial.

Juru bicara kebijakan luar negeri dari fraksi CDU/CSU di parlemen Jerman, Juergen Hardt, menegaskan bahwa boikot akan menjadi opsi terakhir jika Trump tetap bersikeras soal Greenland.

“Menolak keikutsertaan dalam turnamen akan dipertimbangkan sebagai langkah terakhir untuk membuat Presiden Trump berpikir jernih mengenai isu Greenland,” ujar Hardt, dikutip dari TASS.

Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli, dengan 16 kota tuan rumah yang tersebar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Ilustrasi pemandangan Greenland. UNSPLASH/ANNIE SPRATT Ilustrasi pemandangan Greenland. Adapun Donald Trump diketahui telah lama menunjukkan minat terhadap Greenland.

Pada masa jabatan pertamanya sebagai Presiden AS, yakni pada periode 2017–2021, Trump sempat mengusulkan pembelian pulau tersebut dari Denmark.

Kala itu, ia bahkan dikabarkan menawarkan pembayaran sebesar 600 juta dollar AS per tahun untuk penggunaan Greenland seumur hidup.

Setelah kembali ke Gedung Putih pada awal 2024, Trump kembali mengangkat isu Greenland.

Meskipun pembahasan sempat mereda, topik ini kembali mengemuka pada Januari 2026, menyusul operasi penangkapan terhadap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.

Trump berpendapat bahwa Greenland memiliki nilai strategis penting bagi keamanan dan pertahanan Amerika Serikat.

Beberapa pejabat AS dan laporan media menyebutkan bahwa Washington siap membeli Greenland atau bahkan merebutnya dengan kekuatan militer.

Jika dibeli, Amerika Serikat disebut bersedia membayar hingga 700 miliar dollar AS.

Trump juga menyatakan bahwa Greenland perlu berada di bawah kendali AS guna penempatan sistem pertahanan rudal Golden Dome.

Menurutnya, tanpa langkah cepat, pulau strategis itu berpotensi dikuasai oleh Rusia atau China.

Pada Jumat (16/1/2026), Kongres AS dilaporkan tengah menyiapkan langkah hukum guna mencegah tindakan sepihak Trump terkait Greenland.

Dukungan publik Jerman terhadap boikot

Trofi Piala Dunia FIFA dipajang saat acara drawing Piala Dunia FIFA 2026 di John F. Kennedy Center for the Performing Arts pada tanggal 5 Desember 2025 di Washington, DC.GETTY IMAGES via AFP/POOL Trofi Piala Dunia FIFA dipajang saat acara drawing Piala Dunia FIFA 2026 di John F. Kennedy Center for the Performing Arts pada tanggal 5 Desember 2025 di Washington, DC.Gagasan boikot terhadap Piala Dunia 2026 turut mendapat dukungan dari publik Jerman.

Survei yang dilakukan oleh INSA Sociological Institute atas permintaan surat kabar Bild menunjukkan bahwa 47 persen responden mendukung boikot apabila Amerika Serikat mencaplok Greenland dengan kekerasan.

Sementara itu, 35 persen responden menolak ide boikot, dan 18 persen lainnya memilih tidak menjawab.

Survei dilakukan pada 15–16 Januari 2026 dengan melibatkan 1.002 responden.

Sebagai informasi, Greenland merupakan wilayah otonom milik Denmark.

Pada 1951, Amerika Serikat dan Denmark menandatangani Perjanjian Pertahanan Greenland, yang menetapkan komitmen Washington untuk melindungi pulau tersebut dari agresi, serta kerja sama pertahanan dalam kerangka NATO.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Inas Rifqia Lainufar | Editor: Inas Rifqia Lainufar)

Tag:  #piala #dunia #terancam #diboikot #sang #langganan #juara #jika #caplok #greenland

KOMENTAR