Isi Pembicaraan Presiden Somaliland dan Netanyahu, Tak Ada Niat Awal Jalin Hubungan Diplomatik
Bendera Somaliland berkibar di Ibu Kota Hargeisa pada 8 November 2024. Israel pada Jumat (26/12/2025) menjadi negara pertama yang mengakui kedaulatan Somaliland, wilayah pecahan Somalia.(AFP/LUIS TATO)
12:36
1 Januari 2026

Isi Pembicaraan Presiden Somaliland dan Netanyahu, Tak Ada Niat Awal Jalin Hubungan Diplomatik

- Kepala Mossad, David Barnea mengungkap isi pembicaraan Presiden Somaliland Abdirahman Mohamed Abdullahi dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

Abdirahman sempat melakukan kunjungan rahasia ke Israel pada Oktober 2025.

Dikutip dari Times of Israel, pembicaraan Abdirahman dengan Netanyahu awalnya berkaitan dengan relokasi warga Palestina di Gaza ke Somaliland.

Isu pemindahan warga Gaza ini memang sempat muncul pada Agustus 2025.

Singgung Yaman, basis Houthi

Namun, para pejabat Israel menyebut pembicaraan itu berkembang menjadi kerja sama strategis.

Dari perspektif Israel, motivasi utama untuk memperdalam hubungan kedua negara adalah kedekatan geografis Somaliland dengan Yaman, basis kelompok Houthi.

Karena itu, hubungan tersebut menjadi sangat penting di tengah kekhawatiran keamanan regional Israel yang berkelanjutan.

Dua bulan setelah pertemuan itu, Israel akhirnya mengakui Somaliland sebagai negara merdeka dan berdaulat pada Jumat (26/12/2025).

Ini menjadi pengakuan pertama yang diperolah Somaliland sejak memisahkan diri dari Somalia pada 1991.

Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar mengatakan kesepakatan itu merupakan hasil dialog ekstensif selama setahun antara kedua negara.

"Kita akan bekerja sama untuk meningkatkan hubungan antar negara dan bangsa kita, stabilitas regional, dan kemakmuran ekonomi," ujarnya.

Letak geografis Somaliland

Somaliland menguasai bagian barat laut dari wilayah yang dulunya merupakan Protektorat Inggris di Somalia utara.

Dikutip dari BBC, wilayah semi gurun ini memiliki ratusan mil garis pantai di sepanjang Teluk Aden di utara.

Somaliland juga berbatasan dengan Ethiopia di selatan dan barat, serta Djibouti di barat laut. 

Luas wilayahnya mencapai 177.000 kilometer persegi, dengan populasi sekitar 5,7 juta penduduk, data per 2 Januari 2024.

Namun, wilayah timurnya tetap menjadi wilayah sengketa bagi masyarakat yang tidak mendukung program separatis di ibu kota Hargeisa.

Meskipun tidak diakui secara internasional, Somaliland memiliki sistem politik yang berfungsi, lembaga pemerintahan, kepolisian, dan mata uang sendiri.

Tag:  #pembicaraan #presiden #somaliland #netanyahu #niat #awal #jalin #hubungan #diplomatik

KOMENTAR