16 Daftar Makanan yang Mungkin Harus Dikurangi Mulai dari Sekarang, Menurut Ahli Diet
nasi putih, salah satu makanan dengan kandungan gula yang tinggi (sumber: freepik)
15:14
5 Mei 2024

16 Daftar Makanan yang Mungkin Harus Dikurangi Mulai dari Sekarang, Menurut Ahli Diet

- Menghindari makanan tertentu bisa jadi sulit, terutama jika makanan tersebut dirancang khusus agar rasanya enak.

Tapi inilah masalahnya, banyak makanan enak ini ternyata memiliki efek samping yang mengkhawatirkan bagi tubuh.

Setiap orang bereaksi berbeda terhadap makanan tertentu, tetapi beberapa makanan memang layak dihindari karena kurang nilai gizinya atau bahkan dapat menimbulkan risiko kesehatan.

Penting untuk mengetahui makanan mana yang sebaiknya dihindari menurut para ahli gizi.

Melansir dari prevention.com, berikut ini adalah contoh makanan dan minuman yang sebaiknya Anda hindari, menurut ahli diet dan diantaranya sangat populer di Indonesia.

1. Buah kalengan dalam sirup

Alasan buah jenis ini begitu enak? Gula, gula, dan gula! Tambahan gula pada buah kaleng memang banyak.

Produk buah kaleng di pasaran umumnya mengandung lebih dari 20 gram gula per sajian. Risiko jangka panjang dari mengonsumsi gula berlebihan termasuk diabetes dan obesitas.

Amy Gorin, seorang ahli gizi, menyarankan untuk memilih buah kalengan yang tidak diberi gula tambahan, seperti yang dikalengkan dalam jus atau air 100%. Penting untuk membaca label bahan untuk memastikan tidak ada gula tambahan pada buah kaleng favorit kita.

2. Krimer kopi non-susu

Ini adalah produk lain yang mengandung minyak terhidrogenasi, kata Andrews. Plus, krimer cair non susu mengandung sirup jagung fruktosa tinggi, yang dapat merusak hati dan pemanis buatan yang berhubungan dengan masalah pencernaan.

Alternatif gula jagung lain juga bisa memiliki efek yang sama. Namun, Anda tidak perlu menghindari minum kopi sepenuhnya, Anda bisa mencoba minum kopi hitam atau krimer non-susu yang sehat seperti almond, kelapa, atau susu gandum.

3. Soda diet

“Soda diet” mengandung pemanis buatan yang sebaiknya dihindari. Meski menggunakan embel-embel “diet” dalam produknya, bukan tidak mungkin soda tetap menambahkan perisa manis buatan.

Aspartam, bahan utama dalam minuman diet, dapat meningkatkan risiko kanker, masalah pencernaan, dan perkembangan diabetes.

Ahli diet merekomendasikan untuk mengurangi konsumsi minuman soda diet untuk kesehatan yang lebih baik.

4. Selai kacang rendah lemak

Selai kacang merupakan sumber lemak tak jenuh yang baik, namun penambahan gula dan bahan pengisi dapat mengurangi manfaatnya.

Disarankan untuk membeli selai kacang yang hanya mengandung tiga bahan utama: kacang, minyak, dan sedikit garam untuk mendapatkan manfaat terbaik.

5. Sereal berbahan dasar tepung

Ya, sereal manis yang sering dikonsumsi saat sarapan memang lezat, tetapi perhatikan apakah dibuat dengan tepung. Jenis sereal ini rendah nutrisi dan tinggi karbohidrat olahan yang malah dapat menyebabkan penurunan gula darah.

Efek dari mengonsumsi makanan dengan bahan dasar tepung putih seperti penurunan energi dan perubahan suasana hati. Sebaliknya, pilihlah sereal berserat lebih tinggi yang menggunakan bahan dasar gandum.

6. Stroberi non-organik

Stroberi berada di puncak daftar Dirty Dozen, makanan yang paling terkontaminasi pestisida.

Pestisida tersebut dapat memengaruhi kesehatan dengan mengganggu sistem endokrin, menyebabkan masalah hormonal seperti ketidakseimbangan hormon dan masalah tiroid. Ini merupakan ancaman serius terhadap kesehatan, terutama bagi wanita.

7. Salami

Paket sandwich daging, atau juga dikenal dengan salami memiliki lebih banyak risiko daripada manfaat karena pengawetan daging yang telah dikaitkan dengan masalah kesehatan seperti hipertensi dan penyakit jantung.

Salami juga tinggi lemak jenuh dan mengandung natrium nitrit, yang dapat berubah menjadi senyawa peradangan berbahaya yang dapat merusak kesehatan Anda.

8. Koktail jus

Kata "koktail" pada produk jus kemasan menandakan jus dengan gula tambahan yang tentu memiliki kalori yang tinggi. Pilih jus buah 100% untuk nikmat tanpa tambahan gula.

9. Adonan siap pakai

Adonan siap pakai dibuat tinggi lemak trans buatan yaitu, minyak terhidrogenasi yang dibuat dengan menambahkan hidrogen ke minyak nabati cair untuk membuatnya lebih padat.

Lemak trans tersebut selain mempengaruhi kolesterol Anda, juga meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke menurut ahli kesehatan.

10. Popcorn rasa mentega kemasan

Popcorn rasa mentega mengandung penyedap buatan yang dapat menyebabkan peradangan dalam tubuh.

Ahli diet merekomendasikan untuk membuat popcorn di rumah daripada menggunakan popcorn instan yang mengandung bahan kimia. Dengan cara ini, kita bisa mengontrol bahan-bahan yang digunakan.

11. Mie instan

Mi instan adalah alternatif yang praktis saat Anda tidak punya waktu untuk memasak atau membeli makanan di luar rumah. Namun, mi instan mengandung garam berlebih yang dapat memicu hipertensi.

Konsumsi berlebihan mi instan dapat meningkatkan risiko kanker perut, stroke, dan serangan jantung. Selain itu, mi instan mengandung monosodium glutamat (MSG), yang dapat menyebabkan sakit kepala dan hipertensi.

12. Garam meja

Kita disarankan untuk memilih garam laut atau garam Himalaya daripada garam meja standar karena garam meja telah diputihkan dan tinggi sodium yang dapat menyebabkan peradangan.

13. Nasi microwave

Nasi microwave memang mudah dan cepat, tetapi banyak mengandung natrium. Produk ini bisa memiliki 800-900 mg natrium per porsi, melebihi rekomendasi pakar kesehatan.

Dalam satu cup yang biasanya berisi 2 1/2 porsi, kita mungkin mengonsumsi lebih dari 2.000 mg natrium dalam satu kali makan. Kelebihan natrium bisa membuat kita merasa tidak nyaman dan lesu.

14. Nasi putih

Nasi putih, adalah makanan pokok yang sangat lekat dengan masyarakat Indonesia. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), hampir 100 persen masyarakat Indonesia mengonsumsi nasi sebagai makanan pokok.

Dan ini akan menjadi fakta yang pahit bagi masyarakat karena nasi putih merupakan pilihan yang kurang sehat karena dapat mempengaruhi kadar gula darah dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

Sebagai pengganti, Anda dapat mencoba beralih pada nasi merah, oat, gandum, atau pun kentang.

15. Teh manis

Jika pada makanan ada nasi putih, teh manis, adalah varian minuman yang tidak pernah terlewat dari list minuman yang akan sering jadi pilihan di Indonesia.

Teh dengan sendirinya memang memiliki banyak manfaat kesehatan, tetapi ketika Anda mulai menambahkan gula ke teh itu, semua manfaat pada teh akan sia-sia.

Konsumsi rutin teh manis telah terbukti dapat menyebabkan obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung. Meskipun teh memiliki manfaat kesehatan, penambahan gula dapat mengurangi manfaat tersebut

16. Minuman energi

Minuman energi enak karena mengandung perasa buatan dan gula. Banyak minuman energi memiliki tingkat gula yang tinggi atau menggunakan rasa buatan yang bisa menyebabkan peradangan.

Perusahaan tidak selalu menjelaskan bahan kimia apa yang digunakan dalam perasa buatan mereka.

Editor: Hanny Suwindari

Tag:  #daftar #makanan #yang #mungkin #harus #dikurangi #mulai #dari #sekarang #menurut #ahli #diet

KOMENTAR