Dorong Model Embedded Finance di Indonesia, SUPA Perluas Akses Kredit dengan Skema PAS
- PT Super Bank Indonesia Tbk (IDX: SUPA) memperluas penyaluran kredit digital dengan mengintegrasikan akses pengajuan Pinjaman Atur Sendiri (PAS) langsung ke dalam aplikasi Grab.
Langkah ini diklaim menandai semakin menguatnya model embedded finance di Indonesia, di mana layanan keuangan hadir langsung di platform digital yang telah digunakan masyarakat sehari-hari.
Melalui integrasi tersebut, pengguna dan mitra Grab terpilih dapat memulai proses pengajuan pinjaman tanpa harus berpindah aplikasi. Sebelumnya, kolaborasi kedua pihak telah memungkinkan pembukaan rekening dan penggunaan layanan perbankan Superbank langsung di ekosistem Grab.
Ekspansi ini mencerminkan upaya bank digital menjangkau segmen masyarakat yang selama ini belum terlayani optimal oleh perbankan konvensional, termasuk pekerja sektor informal dan pelaku ekonomi gig.
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan tingkat inklusi keuangan nasional memang terus meningkat, namun kesenjangan akses pembiayaan formal masih menjadi tantangan, terutama bagi kelompok underbanked.
Presiden Direktur Superbank Tigor M. Siahaan menyatakan, integrasi pengajuan PAS melalui Grab merupakan bagian dari strategi memperluas akses pembiayaan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian perbankan. Menurutnya, kolaborasi lintas ekosistem memungkinkan proses yang lebih efisien tanpa mengabaikan aspek keamanan dan transparansi.
"PAS sendiri merupakan produk pinjaman digital tanpa agunan yang memberikan fleksibilitas bagi nasabah dalam menentukan jumlah pinjaman, tenor, serta tanggal jatuh tempo. Skema ini dirancang agar nasabah dapat menyesuaikan pembiayaan dengan kebutuhan arus kas mereka, termasuk melakukan pinjaman berulang sesuai ketentuan bank," kata Tigor di Jakarta baru-baru ini.
Dari sisi platform, Grab menilai integrasi layanan keuangan berizin sebagai bagian dari penguatan ekosistem digital. Chief Executive Officer Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan, kolaborasi dengan bank yang diawasi OJK dan Bank Indonesia diharapkan dapat memberikan alternatif pembiayaan yang lebih aman dan bertanggung jawab bagi pengguna terpilih.
Langkah terbaru ini melanjutkan rangkaian kolaborasi Superbank dalam ekosistem digital. Pada Juni 2024, Superbank menjadi bank digital pertama yang memungkinkan pembukaan rekening dan penggunaan tabungan langsung di aplikasi Grab.
Inisiatif tersebut kemudian diikuti peluncuran OVO Nabung by Superbank pada Mei 2025, yang memungkinkan pengguna OVO menabung langsung melalui aplikasi dompet digital.
Sebagai informasi juga, tren integrasi perbankan dengan platform digital berpotensi memperluas inklusi keuangan sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi layanan keuangan.
Namun, model ini juga menuntut pengawasan ketat untuk memastikan perlindungan konsumen, manajemen risiko kredit, serta kepatuhan terhadap regulasi tetap terjaga.
Sebagai bank yang berada di bawah pengawasan OJK dan Bank Indonesia, Superbank mengklaim menegaskan komitmennya untuk mengembangkan layanan keuangan digital secara inklusif dan bertanggung jawab, seiring meningkatnya kebutuhan pembiayaan di era ekonomi digital.
Tag: #dorong #model #embedded #finance #indonesia #supa #perluas #akses #kredit #dengan #skema