Mengenal Kelainan Jantung Bawaan yang Pernah Dialami Catherine O’Hara
Artis Kanada, Catherine O'Hara, menghadiri Apple TV+'s Primetime Emmy Party di West Hollywood, California, pada 14 September 2025. Kabar terbaru, pemeran ibu Kevin di film Home Alone, Catherine O'Hara, meninggal dunia dalam usia 71 tahun.(MICHAEL TRAN/AFP)
11:06
31 Januari 2026

Mengenal Kelainan Jantung Bawaan yang Pernah Dialami Catherine O’Hara

- Kabar duka tengah menyelimuti dunia hiburan Hollywood. Pemeran Ibu Kevin di Film Home Alone, Catherine O’Hara meninggal dunia pada usia 71 tahun, Jumat (30/1/2026) waktu setempat.

Melansir E! News, pihak agensi menyebut O’Hara wafat setelah mengalami “penyakit singkat”. Walau begitu, hingga kini penyebab pasti kematiannya belum diketahui ke publik.

Semasa hidupnya, O’Hara pernah mengungkap bahwa dirinya mengalami dekstrokardia dengan situs inversus, kelainan bawaan yang membuat posisi jantung dan organ dalam tubuhnya berada di sisi berlawanan dari kebanyakan orang.

Baca juga: Sering Tertukar, Begini Cara Membedakan GERD dan Serangan Jantung Menurut Dokter

“Saya bahkan tidak tahu namanya, karena saya memang tidak mau tahu. Sesuatu seperti kardi inversa, lalu dekstrokardia dan sesuatu inversa,” ujarnya seperti mengutip dari E! News, Sabtu (31/1/2026).

Kondisi ini ia ketahui saat menjalani serangkaian pemeriksaan medis, termasuk elektrokardiogram (EKG). 

Pemeriksaan tersebut awalnya ia jalani saat mendatangi dokter untuk tes tuberkulosis bersama suaminya, Bo Welch, sebelum anak mereka masuk taman kanak-kanak.

Namun, apa sebenarnya dekstrokardia dengan situs inversus yang pernah dialami O’Hara?

Baca juga: Studi Ungkap Sering Begadang dan Sulit Tidur Tingkatkan Risiko Serangan Jantung dan Stroke

Apa itu dekstrokardia?

Melansir dari Cleveland Clinic, dekstrokardia adalah kondisi ketika posisi jantung berada di sisi kanan dada dan mengarah ke kanan, kebalikan dari susunan normal yang umumnya berada di sisi kiri. 

Kondisi ini membuat jantung tampak seperti cerminan (mirror image) dari jantung pada umumnya.

Dekstrokardia termasuk kelainan jantung bawaan, artinya seseorang sudah mengalaminya sejak lahir. Kondisi ini tergolong langka, dengan perkiraan kejadian sekitar 1 dari 12.000 kehamilan.

Pada kasus tertentu, dekstrokardia dapat berdiri sendiri tanpa menimbulkan masalah kesehatan. Namun, pada sebagian orang, kondisi ini dapat muncul bersamaan dengan kelainan lain.

Baca juga: Jus Jeruk Bermanfaat bagi Kesehatan Jantung, Ahli Jelaskan

Jenis-jenis dekstrokardia

Dekstrokardia dapat muncul dalam beberapa bentuk. Salah satunya adalah dekstrokardia terisolasi, di mana hanya posisi jantung yang terbalik, sementara organ lain berada pada tempat normal dan fungsi jantung tetap baik.

Bentuk lain adalah dekstrokardia dengan situs inversus, yaitu kondisi ketika jantung berada di kanan dan organ-organ lain di dada serta perut juga tertukar antara kiri dan kanan. Susunan ini membentuk gambaran anatomi cermin secara menyeluruh.

Selain itu, dekstrokardia juga dapat disertai kelainan jantung bawaan lain yang memengaruhi fungsi jantung, atau muncul bersama heterotaxy syndrome, yaitu kondisi ketika posisi organ-organ berada dalam posisi tidak biasa dan dapat menyebabkan gangguan fungsi organ yang serius.

Baca juga: Kurang Tidur Bisa Mempercepat Kerusakan Jantung, Ini Kata Dokter

Tidak selalu menimbulkan gejala

Meski terdengar mengkhawatirkan, dekstrokardia tidak selalu menimbulkan keluhan.

Banyak orang dengan kondisi ini dapat hidup normal dan baru mengetahui keberadaannya secara tidak sengaja, misalnya saat menjalani pemeriksaan rontgen, EKG, atau tes pencitraan lain untuk keperluan berbeda.

Namun, pada sebagian orang, dekstrokardia dapat disertai kelainan jantung bawaan lain atau gangguan genetik tertentu yang menyebabkan tanda gejala, seperti kelelahan ekstrem, infeksi paru-paru, hingga masalah berat badan dan pertumbuhan.

Baca juga: Dokter Ungkap Makanan Terbaik untuk Kesehatan Jantung, Kandungannya Kaya Serat

Kapan perlu diwaspadai?

Dekstrokardia dengan situs inversus perlu mendapat perhatian khusus apabila disertai kondisi medis lain.  Misalnya gangguan pernapasan yang sering berulang, detak jantung yang tidak teratur, serta keluhan mudah lelah atau sesak napas saat beraktivitas juga dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang menyertai kondisi ini.

Di luar keluhan tersebut, posisi organ yang tidak lazim juga penting untuk diketahui oleh tenaga medis. 

Informasi ini sangat krusial terutama dalam situasi darurat atau sebelum tindakan medis dan operasi, agar proses diagnosis maupun penanganan dapat dilakukan secara tepat dan tidak menimbulkan kekeliruan.

Baca juga: Super Flu Dapat Memperburuk Penyakit Jantung dan Diabetes

Apakah terkait dengan penyebab kematian?

Hingga kini, tidak ada keterangan resmi yang menyebutkan bahwa dekstrokardia dengan situs inversus berkaitan dengan penyebab wafatnya O’Hara. 

Pihak agensi hanya menyampaikan bahwa sang aktris meninggal setelah mengalami “penyakit singkat” tanpa penjelasan lebih lanjut. Artinya, kondisi bawaan tersebut tidak dapat disimpulkan sebagai penyebab kematian.

Secara umum, seseorang dengan dekstrokardia yang tidak disertai kelainan lain memiliki harapan hidup yang sama dengan orang pada umumnya. 

Banyak penderita dapat menjalani kehidupan aktif dan produktif hingga usia lanjut, seperti yang ditunjukkan oleh perjalanan hidup dan karier O’Hara.

Baca juga: Profil Catherine OHara, Bintang Home Alone yang Meninggal dalam Usia 71 Tahun

Tag:  #mengenal #kelainan #jantung #bawaan #yang #pernah #dialami #catherine #ohara

KOMENTAR