Tak Bisa Dianggap Aman 100 Persen, Sebaiknya Hindari Vitamin yang Mengandung 3 Bahan Ini
Ilustrasi- mencermati label suplemen vitamin untu mengetahui bahan pengisi berbahaya/freepik
19:52
17 April 2024

Tak Bisa Dianggap Aman 100 Persen, Sebaiknya Hindari Vitamin yang Mengandung 3 Bahan Ini

 

 - Ketika Anda memutuskan untuk mengonsumsi suplemen vitamin dalam rutinitas kesehatan Anda, sebaiknya Anda lebih memperhatikan beberapa hal.

Pasalnya, tidak semua bahan yang terdapat dalam formulan aman untuk dikonsumsi, sekalipun beberapa bahan yang disertakan telah lolos uji kesehatan.

Berdasarkan informasi terbaru dari para ahli, mereka mengungkapkan kenyataan yang mengkhawatirkan.

Ya, tidak semua suplemen vitamin diciptakan sama. Bahkan, beberapa di antaranya mengandung bahan tambahan dan aditif sintetis yang berpotensi menimbulkan risiko bagi kesehatan Anda.

Dokter naturopati Janine Bowring, ND, baru-baru ini menyoroti tiga bahan spesifik yang perlu diwaspadai oleh konsumen saat memilih suplemen vitamin mereka.

Mengutip Best Life, Rabu (17/4), berikut adalah bahan tambahan suplemen vitamin yang harus dihindari:

1. Titanium Dioksida

Digunakan secara umum untuk memberikan warna putih pada suplemen vitamin, titanium dioksida dianggap sebagai bahan tambahan yang harus dihindari oleh Bowring karena potensi bahayanya terhadap kesehatan.

Senyawa ini diklasifikasikan sebagai karsinogen Kelompok 2B oleh Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC), dan telah dikaitkan dengan kerusakan DNA, mutasi seluler, serta memunculkan kekhawatiran karena sifat karsinogeniknya.

Meskipun telah dilarang di Uni Eropa dan Prancis, penggunaan senyawa ini masih diizinkan dalam suplemen di Amerika Utara dan beberapa negara lainnya.

2. Magnesium Stearat

Sering digunakan sebagai emulsifier dan pengental dalam industri makanan, magnesium stearat juga ditemukan dalam banyak produk farmasi untuk mencegah penggumpalan bahan selama proses produksi. Namun, Bowring menyoroti kurangnya evaluasi menyeluruh mengenai efek jangka panjangnya terhadap kesehatan manusia.

Dia menyarankan konsumen untuk memeriksa label suplemen vitamin dengan cermat guna mengidentifikasi keberadaan magnesium stearat sebagai bahan tambahan yang dianggap masih kurang teruji dengan baik.

3. Selulosa Mikrokristalin

Berasal dari serpihan kayu, selulosa mikrokristalin digunakan sebagai bahan tambahan untuk meningkatkan ukuran pil atau kapsul agar terlihat lebih besar.

Meskipun dianggap aman oleh Administrasi Makanan dan Obat (FDA), Bowring menekankan asal-usulnya dan mencatat bahwa suplemen vitamin cenderung mengandung bahan tambahan lebih besar daripada zat yang diutamakan.

Mengingat kekhawatiran ini, Bowring menyarankan konsumen untuk memilih suplemen vitamin alami yang bebas dari bahan tambahan atau agen sintetis dalam komposisinya. Dia menekankan pentingnya mencari brand terpercaya, serta memastikan bahwa produk memenuhi standar ketat untuk kekuatan, kualitas, dan kemurnian yang ditetapkan oleh organisasi farmasi.

Selain itu, Bowring merekomendasikan untuk memeriksa label suplemen untuk sertifikasi "USP Verified" guna memastikan otentisitas dan keamanan produk.

   ***

Editor: Novia Tri Astuti

Tag:  #bisa #dianggap #aman #persen #sebaiknya #hindari #vitamin #yang #mengandung #bahan

KOMENTAR