Gejala Batu Ginjal Sering Tidak Disadari, Kenali 4 Tandanya
Gejala batu ginjal di pinggang, paha, dan urine.(Freepik)
22:06
20 Februari 2026

Gejala Batu Ginjal Sering Tidak Disadari, Kenali 4 Tandanya

– Batu ginjal kerap dianggap sebagai penyakit yang selalu menimbulkan nyeri hebat. Padahal, dalam banyak kasus, batu ginjal justru tidak menimbulkan gejala pada tahap awal.

Dokter Spesialis Urologi Dr. dr. Widi Atmoko, Sp.U(K), FECSM, FACS, mengatakan bahwa batu ginjal sering tidak bergejala sehingga banyak kasus baru diketahui setelah dilakukan pemeriksaan.

“Gejalanya paling sering sebenarnya tidak bergejala. Makanya penting medical check-up, minimal dengan USG,” ujarnya saat ditemui dalam acara Grand Launching SURE, Summit Robotic & Endourology Institute, di Eka Hospital MT Haryono, Rabu (18/2/2026).

Baca juga: Lula Lahfah Pernah Ungkap Alami GERD hingga Batu Ginjal, Dokter Jelaskan Risiko Komplikasi Penyakit

Meskipun demikian, ketika batu mulai bergerak atau ukurannya membesar, sejumlah gejala bisa muncul dan perlu diwaspadai.

Tanda-tanda Batu Ginjal

1. Nyeri pinggang hebat

Salah satu gejala paling umum adalah nyeri di area pinggang. Rasa nyeri ini bisa sangat kuat, bahkan meski ukuran batu tergolong kecil.

Dr. Widi menjelaskan, nyeri biasanya muncul ketika batu mulai bergerak dari ginjal menuju saluran ureter, yaitu saluran sempit yang menghubungkan ginjal ke kandung kemih.

“Bayangkan batu ukurannya kecil, misalnya 5 milimeter, tapi lewat saluran yang sempit. Nyeri bisa sangat hebat,” jelasnya.

Ureter sendiri memiliki diameter sekitar 4 milimeter, sehingga pergerakan batu dapat menimbulkan gesekan dan tekanan yang memicu rasa sakit hebat.

Rasa nyeri ini bahkan bisa menjalar dari pinggang ke perut bagian bawah hingga selangkangan.

Baca juga: 4 Penyebab Batu Ginjal, dari Infeksi Saluran Kemih Berulang hingga Jarang Minum

2. Urine mengandung pasir

Selain nyeri, perubahan pada urine juga dapat menjadi tanda adanya batu ginjal.

Pada beberapa kasus, pasien bisa mengeluarkan butiran kecil menyerupai pasir saat buang air kecil.

“Kencingnya bisa ada pasirnya. Jadi bukan cuma urine saja, tapi bisa keluar batu kecil,” kata dr. Widi.

Kondisi ini sering kali membuat seseorang menyalahartikan sebagai kotoran biasa, padahal bisa menjadi tanda adanya batu ginjal.

Maka dari itu, dr. Widi mengingatkan agar kondisi ini tidak diabaikan. Jika menemukan urine yang tampak berpasir atau mengandung partikel, sebaiknya segera memeriksakan diri untuk memastikan penyebabnya dan mencegah kondisi bertambah parah.

Baca juga: Perhatikan Dosis, Konsumsi Vitamin C Berlebih Bisa Picu Batu Ginjal

3. Urine berdarah

Dokter Spesialis Urologi Dr. dr. Widi Atmoko, Sp.U (K), FECSM, FACS saat menerangkan terkait batu ginjal dalam rangkaian acara Grand Launching SURE, Summit Robotic & Endourology Institute, di Eka Hospital MT Haryono, Rabu (18/2/2026).KOMPAS.com/Aliyah Shifa Rifai Dokter Spesialis Urologi Dr. dr. Widi Atmoko, Sp.U (K), FECSM, FACS saat menerangkan terkait batu ginjal dalam rangkaian acara Grand Launching SURE, Summit Robotic & Endourology Institute, di Eka Hospital MT Haryono, Rabu (18/2/2026).

Saat batu ginjal mulai bergerak turun melalui saluran kemih, permukaannya yang keras bisa menggesek dinding saluran tersebut. Gesekan inilah yang kemudian memicu luka kecil hingga menyebabkan perdarahan.

Menurut dr. Widi, kondisi ini bisa terlihat dari perubahan warna urine yang menjadi kemerahan, kecokelatan, atau bercampur darah. 

Pada beberapa kasus, darah memang tidak selalu tampak jelas, tetapi tetap bisa terdeteksi melalui pemeriksaan.

Kondisi ini biasanya muncul bersamaan dengan rasa nyeri, terutama ketika batu sedang berpindah di saluran kemih.

Baca juga: Apakah Kurang Minum Bisa Menyebabkan Batu Ginjal? Ini Penjelasan Dokter

4. Demam dan muntah

Jika batu ginjal menyebabkan sumbatan atau sudah memicu infeksi, gejala yang muncul biasanya lebih berat.

Pasien bisa mengalami demam, menggigil, hingga mual dan muntah. Kondisi ini menandakan bahwa gangguan pada saluran kemih sudah berkembang dan membutuhkan penanganan segera.

Selain itu, nyeri hebat akibat batu ginjal juga bisa memicu mual sebagai respons tubuh terhadap rasa sakit. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat memperburuk keadaan, termasuk meningkatkan risiko dehidrasi dan gangguan fungsi ginjal.

Baca juga: Kenali Cara Pengobatan Batu Ginjal, Ini Penjelasan Dokter Urologi

Pentingnya Deteksi Dini

Dr. Widi menegaskan bahwa batu ginjal sering kali tidak menimbulkan keluhan sampai kondisinya cukup berat.

Oleh sebab itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi penting, terutama bagi orang yang memiliki faktor risiko.

Dengan deteksi dini, batu ginjal dapat diketahui lebih cepat sebelum menimbulkan komplikasi yang lebih serius.

Tag:  #gejala #batu #ginjal #sering #tidak #disadari #kenali #tandanya

KOMENTAR