Tanda Awal Kanker pada Perempuan yang Kerap Diabaikan Menurut Dokter
- Kesibukan sehari-hari sering kali membuat perempuan menempatkan kesehatan pribadinya di urutan terakhir.
Mengurus keluarga, pekerjaan, hingga berbagai tanggung jawab sosial membuat banyak perempuan baru memeriksakan diri ke dokter ketika keluhan sudah terasa berat.
Padahal, menurut para ahli onkologi, mengenali perubahan kecil pada tubuh sejak dini menjadi kunci penting dalam mendeteksi kanker lebih awal.
Imunolog yang berfokus pada riset onkologi dan penyakit autoimun, Dr. Susanna Greer, Ph.D. menyebut, salah satu tanda awal kanker yang paling sering terlewat adalah mengabaikan perubahan yang sebenarnya tidak normal bagi tubuh sendiri.
“Secara umum, tanda peringatan awal dari semua jenis kanker adalah adanya perubahan pada tubuh yang berbeda dari kondisi normal seseorang,” kata Greer, dilansir dari Parade, Sabtu (10/1/2026).
“Masalahnya, banyak orang terlalu sibuk atau terbiasa menyepelekan perubahan tersebut,”tambah dia.
Pentingnya peka terhadap sinyal tubuh
Setiap orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda. Maka dari itu, memahami apa yang normal dan tidak normal bagi diri sendiri menjadi langkah pertama pencegahan kanker.
Greer menjelaskan bahwa kanker dapat muncul dengan gejala yang sangat beragam.
“Beberapa tanda peringatan awal meliputi kelelahan yang tidak biasa, perubahan kebiasaan buang air besar atau kecil, luka yang tidak kunjung sembuh, munculnya benjolan yang tidak biasa, area tubuh yang menebal, atau keluarnya cairan yang tidak normal,” ujar Greer.
Ia juga menambahkan gejala lain seperti sesak napas, batuk berkepanjangan, suara serak, penurunan berat badan tanpa sebab, gangguan pencernaan kronis, hingga perubahan pada tahi lalat.
Pendapat serupa disampaikan Dr. Alfred Vargas, MD, onkolog sekaligus hematolog di OhioHealth.
Ia menekankan, perubahan berat badan tanpa sebab jelas, kelelahan ekstrem, perubahan kebiasaan buang air besar, benjolan di kulit, serta luka yang tidak sembuh di kulit atau mulut patut mendapat perhatian serius.
Gejala dini kanker yang spesifik pada perempuan
Pada perempuan, ada sejumlah gejala tambahan yang perlu lebih diwaspadai.
Onkolog ginekologi di OhioHealth, Dr. Kellie Rath, MD menyebut beberapa di antaranya adalah ketidakmampuan menghabiskan makanan dalam porsi biasa, darah dalam urine atau tinja, perdarahan vagina yang tidak teratur, lesi kulit yang tidak normal.
Kemudian, benjolan pada payudara, nyeri perut atau panggul yang baru muncul, sesak napas atau batuk yang baru terjadi, serta pembengkakan kelenjar getah bening.
“Gejala-gejala ini tidak selalu berarti kanker, tetapi tidak boleh diabaikan,” kata Rath.
Menurutnya, perubahan yang terus berulang atau bertahan lama merupakan alasan kuat untuk segera memeriksakan diri ke tenaga medis.
Ia menekankan pentingnya sikap waspada tanpa harus langsung berpikir yang terburuk.
“Bukan berarti setiap kali merasa lelah atau mengalami gangguan pencernaan seseorang pasti mengidap kanker. Namun, perubahan tersebut adalah sinyal tubuh agar kita lebih peduli dan memeriksakan diri,” ujarnya.
Cara membicarakan gejala dengan dokter
Saat berkonsultasi dengan dokter, Rath menyarankan pasien menjelaskan secara detail gejala yang dirasakan, kapan mulai muncul, serta mengapa hal tersebut terasa berbeda dari biasanya.
Jika rasa cemas muncul, membawa anggota keluarga atau teman dekat bisa menjadi pilihan.
“Sering kali gejala kanker bersifat samar dan kunjungan ke dokter bisa terasa menegangkan,” kata Rath.
“Membawa orang terdekat dapat membantu secara emosional sekaligus menjadi ‘pendengar kedua’ agar informasi dari dokter tidak terlewat," lanjut dia.
Tindakan kecil seperti melakukan pemeriksaan rutin dan tidak menunda konsultasi medis bisa menjadi langkah besar dalam mencegah kanker berkembang lebih jauh.
Dengan lebih peka terhadap perubahan tubuh, perempuan diharapkan tidak hanya menjadi penjaga kesehatan keluarga, tetapi juga pelindung bagi dirinya sendiri.
Tag: #tanda #awal #kanker #pada #perempuan #yang #kerap #diabaikan #menurut #dokter