Kecukupan Nutrisi Anak Bisa Hemat Biaya Kesehatan Sampai 4 Kali Lipat
- Kecukupan nutrisi pada anak perlu menjadi perhatian serius karena gizi yang kurang bukan hanya menghambat pertumbuhan fisik dan perkembangan otak, tetapi juga membuat anak lebih rentan terkena infeksi.
Anak yang kurang gizi lebih rentan mengalami ISPA (infeksi saluran pernapasan atas), pneumonia, dan diare yang sering berujung pada perawatan di rumah sakit.
Saat ini jutaan anak di Indonesia masih mengalami masalah gizi, mulai dari berat badan kurang hingga stunting, sehingga memastikan pemenuhan nutrisi sejak dini menjadi kunci untuk mencegah penyakit dan mendukung tumbuh kembang optimal.
Dalam studi ekonomi kesehatan yang dilakukan peneliti dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Dr. Irwandy, SKM, MSc.PH., M.Kes, diketahui bahwa intervensi nutrisi pada anak yang gagal tumbuh dapat mencegah stunting.
Pemberian formula PKMK (Pangan Olahan untuk Keperluan Medis Khusus) sebagai intervensi nutrisi dini pada anak dengan risiko gagal tumbuh dapat membantu mencegah terjadinya stunting sejak dini, yang akhirnya menghemat empat kali lipat biaya kesehatan yang harus dikeluarkan jika anak tersebut harus dirawat di rumah sakit akibat stunting.
Penghematan ini mencakup biaya rawat inap, obat-obatan, alat medis, serta kerugian produktivitas orang tua atau pengasuh.
“Analisis ini menunjukkan bahwa pendekatan intervensi nutrisi yang tepat tidak hanya meningkatkan kesehatan anak, tetapi juga berdampak langsung pada efisiensi anggaran kesehatan nasional," papar Irwandy.
"Dengan memberikan formula khusus seperti PKMK kepada anak dengan weight faltering atau gagal tumbuh, kita dapat mencegah stunting dan mengurangi beban biaya rumah sakit secara signifikan,” tambahnya.
Studi yang melibatkan 170 anak usia 6–12 bulan di Makassar, Sulawesi Selatan ini juga memperkirakan bahwa intervensi nutrisi selama dua bulan dengan PKMK dapat menghasilkan penghematan biaya rawat inap hingga empat kali lipat, sehingga berpotensi besar dalam membantu menekan beban biaya kesehatan akibat masalah gizi pada anak.
Hasil tersebut dipresentasikan di International Society for Pharmacoeconomics and Outcomes Research (ISPOR) 2025, sebuah forum yang menjadi wadah untuk mempertemukan para ahli ekonomi dari seluruh dunia yang membahas penelitian terbaru di bidang ekonomi kesehatan dan Health Economics and Outcomes Research (HEOR).
Tag: #kecukupan #nutrisi #anak #bisa #hemat #biaya #kesehatan #sampai #kali #lipat