Ribuan Penerbangan di AS Dibatalkan usai Badai Salju Lumpuhkan Pantai Timur
Sejumlah maskapai di AS membatalkan ribuan penerbangan usai badai salju melumpuhkan sepanjang Pantai Timur AS, hingga Senin malam (23/2/2026) waktu setempat.
Sejumlah maskapai juga membebaskan biaya pembatalan dan perubahan jadwal untuk penerbangan di bandara-bandara dari Virginia hingga Maine, seiring badai musim yang menghantam kawasan tersebut pada penghujung libur musim dingin.
Badan Cuaca Nasional AS (National Weather Service/NWS) mengeluarkan peringatan badai salju untuk sebagian besar wilayah New Jersey, area Kota New York, serta beberapa bagian Maryland, Connecticut, Rhode Island, dan Massachusetts.
Badai ini diperkirakan menurunkan lebih dari 2 kaki (sekitar 60 cm) salju di sejumlah wilayah, disertai embusan angin hingga hampir 50 mil per jam. NWS memperingatkan bahwa perjalanan akan sangat berbahaya akibat jarak pandang rendah.
Baca juga: Kemenhub Tegaskan Operator Hentikan Penerbangan di Papua demi Keamanan Tak Akan Disanksi
Sekitar dua pertiga penerbangan menuju Bandara Internasional John F. Kennedy dan Bandara LaGuardia di New York dibatalkan pada Minggu. Lebih dari 40 persen penerbangan keberangkatan dari kedua bandara tersebut juga dibatalkan, menurut data FlightAware.
Berdasarkan data perusahaan analitik penerbangan Cirium, gangguan diperkirakan semakin parah pada Senin karena salju terus turun.
Lebih dari 3.800 penerbangan pada hari itu, atau sekitar 15 persen dari total jadwal keberangkatan di AS dibatalkan. Dalam kondisi normal, tingkat pembatalan harian biasanya hanya sekitar 1 persen.
Lebih dari 90 pesen penerbangan keberangkatan dari Bandara LaGuardia dan Bandara Boston Logan dibatalkan pada Senin, sementara sekitar 80 persen keberangkatan dari Bandara Philadelphia dan Bandara Kennedy juga dibatalkan.
Baca juga: Pentingnya Memahami Hak dan Kewajiban Penumpang dalam Penerbangan
Cirium mencatat, pada Minggu sore pukul 18.10 waktu setempat, tingkat pembatalan tercatat sekitar 10 pesen. Maskapai biasanya membatalkan penerbangan sebelum badai besar melanda guna mencegah pesawat dan awak terjebak di lokasi yang salah serta memudahkan pemulihan operasional setelah cuaca membaik.
Delta Air Lines, American Airlines, JetBlue Airways, United Airlines, dan Spirit Airlines membebaskan biaya perubahan dan selisih tarif bagi penumpang yang dapat menjadwalkan ulang penerbangan hingga 26 Februari.
Southwest Airlines juga memperbolehkan pelanggan mengubah jadwal tanpa membayar selisih tarif jika dapat memesan ulang atau terbang dalam status standby dalam waktu dua minggu.
Sebelumnya, Badai Musim Dingin Fern terjadi pada Januari, yang diikuti gelombang udara sangat dingin, juga menyebabkan gangguan perjalanan besar di berbagai wilayah AS.
American Airlines sempat kesulitan memulihkan operasional dan menuai kritik keras dari awak kabin, sebagian di antaranya terlantar dan harus bermalam di bandara. Situasi tersebut meningkatkan ketegangan antara karyawan lini depan dan CEO perusahaan, Robert Isom.
Dalam laporan kinerja bulan lalu, American Airlines menyebut badai tersebut menyebabkan kerugian pendapatan antara 150 juta hingga 200 juta dolar AS.
Tag: #ribuan #penerbangan #dibatalkan #usai #badai #salju #lumpuhkan #pantai #timur