3 Negara Asia Tenggara Masuk Daftar Penipuan Taksi Terbanyak di Dunia, No 1 Thailand
Wisatawan di Asia Tenggara diminta waspada saat menggunakan taksi, karena banyak laporan mengenai praktik penipuan yang menimpa para pelancong.
Penelitian yang dilakukan perusahaan asuransi perjalanan asal Inggris, AllClear terbaru menunjukkan beberapa negara di kawasan ini menjadi hotspot global untuk kasus tipu-tipu taksi, dengan ratusan keluhan yang tercatat di forum perjalanan internasional.
Melansir VnExpress, riset tersebut menganalisis lebih dari 450 unggahan dan sekitar 30.000 komentar di forum Reddit terkait pengalaman wisatawan mengalami penipuan taksi.
- Pulang ke Indonesia dari Thailand, Kini Kamu Mesti Bayar Rp 608.000
- Polisi Buru Pencuri Koper Milik Turis Thailand di Gunung Bromo
Hasilnya, Thailand menempati peringkat ketiga dunia dengan 2.169 keluhan, diikuti Vietnam di posisi keempat dengan 1.741 keluhan, dan Filipina di peringkat ke-13 dengan 840 keluhan.
Secara global, Turki menjadi negara dengan keluhan terbanyak, yakni 4.224 komentar, diikuti India dengan 2.301 komentar.
Modus penipuan yang sering terjadi
Di Thailand, wisatawan mengeluhkan sopir taksi yang menolak menggunakan argo dan hanya bersedia mengantar penumpang dengan tarif tetap (flat fare).
Praktik ini memungkinkan pengemudi menetapkan harga lebih tinggi dari tarif resmi.
Di Vietnam, kasus serupa masih kerap terjadi di kota-kota besar seperti Hanoi dan Ho Chi Minh City.
Wisatawan baru tiba di bandara atau berada di kawasan wisata populer sering dikenai tarif berlipat ganda.
- Malaysia Masuk Daftar 100 Coffee Shops Terbaik Dunia, Ada dari Indonesia?
- Ide Menu Sahur Praktis Modal Mi Instan dan Telur yang Sehat dan Bergizi
Sementara itu, di Filipina, keluhan wisatawan umumnya terkait tarif taksi yang tidak transparan.
"Penipuan taksi bisa terjadi kapan saja, terutama jika wisatawan tampak tidak mengetahui tarif lokal. Selalu pastikan tarif resmi sebelum naik taksi, dan laporkan bila terjadi penipuan," ungkap Letitia Smith, Kepala Komunikasi AllClear, mengutip VnExpress, Minggu (22/2/2026).
Upaya perlindungan wisatawan
Kasus penipuan taksi termasuk isu keamanan utama bagi wisatawan asing di Asia Tenggara.
Beberapa pemerintah daerah mulai mengambil langkah tegas, seperti Da Nang di Vietnam yang membentuk tim khusus untuk menindak sopir taksi ilegal di bandara, guna mencegah wisatawan menjadi korban overcharge.
Meski begitu, Thailand, Vietnam, dan Filipina tetap menjadi tujuan wisata favorit dunia, dengan jutaan kunjungan setiap tahun berkat kekayaan budaya, kuliner, dan alamnya.
Studi ini menjadi pengingat bahwa pertumbuhan pariwisata perlu diimbangi dengan perlindungan konsumen dan pengawasan transportasi publik.
Tag: #negara #asia #tenggara #masuk #daftar #penipuan #taksi #terbanyak #dunia #thailand