



Inovasi Richeese Kuliner Indonesia Tingkatkan Daya Saing dan Jaga Pelanggan
Bisnis kuliner, salah satunya di sektor industri QSR (Quick Services Restaurant) masih cukup prospektif dengan potensi pertumbuhan yang bagus. Potensi ini dimanfaatkan oleh PT Richeese Kuliner Indonesia yang mengelola Richeese Factory di Indonesia.
Sejak membuka cabang pertamanya di Paris Van Java Mall Bandung pada tahun 2011, Richeese Factory telah mempelopori bisnis QSR di Nabati Group hingga bersaing dengan merek-merek restoran cepat saji dari seluruh dunia. Saat ini mengelola sebanyak 250 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Potensi industri QSR masih sangat potensial. Kita pun membuka antara 1 hingga 4 gerai per bulannya memenuhi kebutuhan pasar," ujar PR Digital Marketing Manager Jaka Sebastian di Jakarta, Senin (26/2).
Bukan hanya di Indonesia, pihaknya juga telah melakukan ekspansi ke luar negeri. "Kita ada di Malaysia," katanya.
Terkait ekspansi bisnis yang akan dilakukannya ke depan, Jaka menyatakan belum bisa mengungkapkannnya. "Yang jelas, kita selalu membuka gerai baru di tempat-tempat yang kiat nilai cukup potensial untuk berkembang," katanya.
Sebagai bagian dari layanan kepada pelanggan, pihaknya terus melakukan inoivasi dengan mengembangkan menu-menu terbaru sehingga bisa terus dapat dinikmati pelanggannya.
Terbaru, Richeese Factory memperkenalkan lagi 3 menu ayam utamanya. Menu Pertama adalah menu signature Richeese Factory yaitu Fire Chicken, ayam goreng Crispy saus BBQ disajikan dengan saus keju khas Richeese Factory.
Menu Kedua adalah Flying Chicken, ayam goreng Crispy bertabur bubuk Volcano khas Richeese Factory disajikan dengan saus keju khas Richeese Factory.
Terkahir, Richicken, ayam goreng dengan sensasi gurih disajikan dengan saus keju khas Richeese Factory.
Tag: #inovasi #richeese #kuliner #indonesia #tingkatkan #daya #saing #jaga #pelanggan