Bos BTN Bocorkan Pembagian Dividen 2025: 25-30 Persen dari Laba Bersih
- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN masih belum menentukan besaran dividen yang akan dibagikan kepada para pemegang saham BBTN untuk tahun buku 2025.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu memperkirakan, rasio pembagian dividen (dividend payout ratio) yang akan dibagikan di kisaran 25-30 persen dari laba bersih tahun 2025.
Adapun pada 2025, BTN mengantongi laba bersih konsolidasi sebesar Rp 3,5 triliun. Dengan asumsi tersebut, maka potensi dividen yang dapat dibagikan sekitar Rp 875 miliar hingga Rp 1,05 triliun.
Namun untuk kepastiannya, pihaknya masih menunggu arahan dari BPI Danantara selaku pengelola aset dan dividen Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Kita lagi bicara dengan Danantara, tapi saya kasih clue saja. Mungkin kapitalnya kita akan sedikit kasih dividen payout lebih jadi 25-30 persen," ujarnya saat konferensi pers, Senin (9/2/2026).
Baca juga: BTN Kantongi Laba Bersih Rp 3 Triliun pada 2025, Ini Penopangnya
Menurut Nixon, salah satu pertimbangan utama dalam penentuan dividen adalah menjaga tingkat profitabilitas perseroan, khususnya rasio profitabilitas (return on equity/ROE).
BTN menargetkan agar rasio profitabilitas tetap berada di level yang kuat dan dapat dimaksimalkan agar kinerja keuangan perseroan tetap berkelanjutan.
"Kita mau jaga ROE juga agar ROE-nya bisa di atas 12 persen atau akhir tahun bisa 14 persen," kata dia.
Sebagai informasi, BTN membagikan dividen sebesar Rp 700,19 miliar untuk tahun buku 2023 atau sekitar 20 persend dari laba bersih di periode tersebut sebesar Rp 3,5 triliun.
Kemudian besaran dividen BTN meningkat pada tahun berikutnya, menjadi sebesar Rp 751,83 miliar untuk tahun buku 2024, atau sekitar 25 persen dari laba bersih Rp 3 triliun. Setiap pemegang saham BBTN mendapatkan dividen sebesar Rp 53,57 per lembar saham.
Baca juga: BTN Targetkan Salurkan Pembiayaan Pembangunan 20.000 Rumah Rendah Emisi Tahun Ini
Tag: #bocorkan #pembagian #dividen #2025 #persen #dari #laba #bersih