Harga Emas di Pakistan Bergejolak, Pembeli Beralih ke Perak
Ilustrasi emas. Harga emas turun tajam pada 31 Januari 2026(Freepik)
12:52
9 Februari 2026

Harga Emas di Pakistan Bergejolak, Pembeli Beralih ke Perak

- Selama beberapa minggu terakhir, pasar logam mulia di Pakistan menghadapi gejolak harga yang belum pernah terlihat sebelumnya.

Gejolak harga emas ini bagaikan sebuah rollercoaster yang tidak hanya membingungkan pelaku pasar, tetapi juga mengubah perilaku pembeli di negara itu.

Di tengah naik-turunnya harga emas dan perak secara global, masyarakat Pakistan terlihat bergeser dari tradisi membeli emas ke pilihan yang lebih terjangkau seperti perak.

Baca juga: Emas Bukan Cuma Antam, Ini 6 Merek Logam Mulia di Indonesia

Ilustrasi emas. Pegadaian Ungkap Penyebab Nasabah Sulit Cetak Emas FisikDOK. Pixabay/Global_Intergold. Ilustrasi emas. Pegadaian Ungkap Penyebab Nasabah Sulit Cetak Emas Fisik

Gelombang ketidakpastian di pasar bullion

Di Lahore, pemilik toko perhiasan menerima panggilan tak henti-hentinya dari pelanggan. Mereka ingin tahu apakah ini saat yang tepat untuk membeli emas atau perak atau menunggu harga kembali stabil.

“Kami terutama bergerak di bisnis perhiasan, yang dalam penurunan juga, karena orang menggunakan logam mulia untuk investasi,” kata Waqas Siddiqi, pemilik toko emas, dikutip dari Al Jazeera, Senin (9/2/2026).

Krisis pasar makin menggugah minat pembeli untuk mempertimbangkan aset seperti perak selain emas.

Sebagai gambaran, harga emas 10 gram di pasar domestik pada pekan lalu, naik lebih dari 20.000 rupee atau sekitar Rp 1,2 juta (asumsi kurs Rp 60,41 per rupee Pakistan) dalam satu hari ke 440.000 rupee atau sekitar Rp 26,5 juta, sementara harga perak 10 gram mencapai 7.800 rupee atau sekitar Rp 471.169.

Baca juga: Harga Emas Dunia Naik 0,7 Persen, Pasar Cermati Arah The Fed

Pergerakan harga ini mencerminkan dinamika di pasar global, yang menunjukkan penurunan tajam yang diikuti dengan rebound cepat, fenomena tidak biasa untuk instrumen yang dikenal sebagai safe haven atau lindung nilai terhadap ketidakpastian ekonomi.

Faktor geopolitik dan sentimen pasar

Ilustrasi emas.ANTARA FOTO/Khalis Surry Ilustrasi emas.

Menurut Hanif Chand, pengusaha logam mulia berusia 56 tahun yang juga mantan wakil presiden asosiasi perhiasan di Karachi, guncangan terbesar di pasar bullion baru-baru ini dipicu oleh ketakutan atas kemungkinan serangan militer AS terhadap Iran.

"Begitu berita itu muncul bahwa Trump akan memakan waktu lebih lama untuk mengambil keputusannya, pasar sedikit tenang," tutur Chand.

"Namun, jika situasi di Timur Tengah kembali memanas, volumenya bisa melonjak lagi,” ungkap Chand.

Baca juga: Harga Emas Hartadinata Abadi 9 Februari 2026: Tembus Rp 2,92 Juta Per Gram

Faktor lain yang turut memengaruhi harga emas adalah lonjakan pembelian oleh China di pasar global.

"Fluktuasi minor yang Anda lihat terjadi karena pasar menetapkan ulang arah, di mana investor berhenti membeli setelah komoditas mencapai harga tertentu, kemudian harga kembali membaik sebelum putaran berikutnya dimulai," ujar Ali Aftab Saeed, analis investasi independen di Lahore.

Beralih ke perak, pilihan yang lebih terjangkau

Kenaikan tajam harga emas telah mendorong minat terhadap logam mulia lain yang lebih murah, yakni perak.

Razzak Ahmed, pemilik toko perhiasan di Islamabad, mengatakan kenaikan harga emas kini membuat perak menjadi pilihan utama bagi banyak pembeli individu.

Baca juga: Update Harga Emas Antam Hari Ini 9 Februari 2026: Naik Lagi Jadi Rp 2,94 Juta per Gram

“Di level individu, pembeli kecil lebih tertarik membeli barang dari perak, baik itu batangan perak ataupun perhiasan, karena modal yang mereka miliki cukup untuk membeli sesuatu. Dan keuntungan terhadap kenaikan harganya juga signifikan,” kata Ahmed.

Dia mengingat, tahun sebelumnya harga perak 10 gram berada di kisaran 4.000 rupee atau sekitar Rp 241.625, dibandingkan dengan puncaknya mendekati 15.000 rupee atau sekitar Rp 906.095, sehingga peningkatannya drastis dalam setahun.

Chand setuju bahwa tingginya harga emas memengaruhi perubahan kebiasaan investasi masyarakat Pakistan.

Ilustrasi perhiasan emas.Unsplash/whynotnatali Ilustrasi perhiasan emas.

Pada masa lalu, banyak keluarga di Pakistan membeli emas untuk diwariskan kepada anak mereka menjelang pernikahan.

Baca juga: Harga Emas Bergejolak, Menkeu AS Singgung Spekulasi di China

Kini, milenial dan investor kecil lebih memilih perhiasan non-emas berkualitas tinggi atau bahkan investasi perak sebagai alternatif, sebuah perubahan perilaku yang menurut Chand sedang terjadi.

Dampak terhadap industri dan tren sosial

Pergeseran ini tidak hanya terjadi di sektor investor, tetapi juga dalam aspek sosial. Tradisi membeli emas untuk acara penting secara bertahap bergeser.

Perhiasan yang sebelumnya dilihat sebagai investasi jangka panjang sekarang dianggap terlalu mahal bagi banyak keluarga.

Sebagai dampaknya, emas yang ada di pasar kini banyak didaur ulang, sementara minat terhadap perak meningkat karena dianggap lebih realistis untuk modal kecil.

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian 9 Februari 2026, Cek Rinciannya

Sebagian besar pedagang dan analis setuju bahwa pembelian logam mulia kelas menengah seperti perak menunjukkan penyesuaian strategi investasi baru yang muncul di tengah pasar tak menentu.

Namun, mereka juga mencatat, keputusan investor besar masih jauh lebih menentukan arah pasar daripada pembelian individu.

Mengintip peran eksternal lainnya

Sementara fokus domestik bergerak pada perubahan perilaku pembeli di Pakistan, dinamika global tetap menjadi faktor dominan dalam pembentukan harga emas dan perak.

Secara global, harga emas telah mencapai lonjakan tinggi dalam beberapa bulan terakhir, menembus zona yang sebelumnya tak terbayangkan.

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini 9 Februari 2026: Masih di Rp 2,92 Juta per Gram, Cek Daftarnya

Kenaikan harga emas belakangan ini merupakan respons terhadap permintaan safe-haven akibat ketidakpastian geopolitik dan perubahan kebijakan moneter di berbagai negara.

Di sisi lain, perak mencatat kemenangan signifikan di pasar internasional, meski tetap kalah pamor dari emas dalam hal likuiditas dan dukungan institusional.

Kondisi dimana perak kini menarik perhatian investor kecil di Pakistan menunjukkan bagaimana tekanan volatilitas di pasar global memengaruhi preferensi investasi di tingkat masyarakat.

Tag:  #harga #emas #pakistan #bergejolak #pembeli #beralih #perak

KOMENTAR