Emas Bukan Cuma Antam, Ini 6 Merek Logam Mulia di Indonesia
- Emas batangan kerap identik dengan Antam. Padahal, di Indonesia tersedia berbagai merek logam mulia lain yang bisa menjadi pilihan investasi maupun alat lindung nilai.
Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai, produk logam mulia di pasar pun semakin beragam. Selain Antam, terdapat UBS Gold, Galeri 24, Lotus Archi, Sampoerna Gold, hingga Hartadinata Gold.
Banyaknya pilihan logam mulia ini memberi alternatif bagi investor, baik pemula maupun yang sudah berpengalaman, untuk menyesuaikan pembelian dengan kebutuhan, anggaran, serta preferensi likuiditas.
Baca juga: Harga Emas Dunia Naik 0,7 Persen, Pasar Cermati Arah The Fed
Secara umum, emas batangan memiliki kadar 24 karat atau kemurnian 99,99 persen. Produk ini dinilai stabil dan relatif tahan terhadap fluktuasi pasar, sehingga banyak dipilih untuk investasi jangka panjang.
Setiap pembelian logam mulia umumnya disertai sertifikat yang mencantumkan berat, kadar emas, serta nomor seri sebagai tanda keaslian.
Emas batangan juga tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari pecahan kecil hingga besar. Di pasaran, emas biasanya dibedakan dalam bentuk cast bar dan minted bar, dengan pilihan berat mulai dari 0,1 gram hingga 1 kilogram.
Lalu, apa saja merek logam mulia yang beredar di Indonesia?
Baca juga: Harga Emas Hartadinata Abadi 9 Februari 2026: Tembus Rp 2,92 Juta Per Gram
1. Emas Antam
Emas Antam diproduksi oleh PT Aneka Tambang. Produk ini diolah melalui fasilitas pemurnian emas yang terakreditasi London Bullion Market Association (LBMA), sehingga dapat diperjualbelikan di pasar internasional.
Kemurniannya mencapai 99,99 persen atau 24 karat. Setiap pembelian dilengkapi sertifikat yang mencantumkan berat, kadar kemurnian, dan nomor seri.
Untuk pecahan 0,5 gram hingga 100 gram, emas Antam dikemas dalam Certicard dengan teknologi CertiEye yang menyatukan sertifikat dan kemasan.
Ukuran yang tersedia mulai dari 0,5 gram, 1 gram, 2 gram, 2,5 gram, 3 gram, 4 gram, 5 gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, 100 gram, 250 gram, 500 gram, hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Varian yang populer antara lain 5 gram, 10 gram, 50 gram, dan 100 gram.
Antam dikenal memiliki likuiditas tinggi dan kerap menjadi acuan harga emas di Indonesia. Produk ini juga diterima luas di berbagai toko emas untuk dijual kembali.
Ilustrasi emas Antam, harga emas Antam hari ini, harga Antam hari ini, harga logam mulia Antam.
Baca juga: Harga Emas Bergejolak, Menkeu AS Singgung Spekulasi di China
2. Emas UBS
Selain Antam, UBS Gold menjadi salah satu merek yang banyak beredar di pasar. Produk ini diproduksi oleh PT Untung Bersama Sejahtera yang berdiri sejak 1981 di Surabaya.
UBS memiliki kemurnian 99,99 persen atau 24 karat. Setiap produk dilengkapi ciri dan kode khusus serta dikemas dalam Certicard.
UBS tersedia dalam ukuran mulai dari 0,1 gram, 0,25 gram, 0,5 gram, 1 gram, 2 gram, 3 gram, 4 gram, 5 gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, hingga 100 gram. Dalam sejumlah referensi, UBS juga tersedia hingga 1 kilogram.
UBS dikenal memiliki desain beragam, termasuk edisi karakter seperti Disney, Sanrio, dan Mobile Legends. Harganya relatif lebih terjangkau dibandingkan Antam.
3. Emas Galeri 24
Galeri 24 merupakan merek emas resmi milik Pegadaian. Produk ini diproduksi oleh PT Pegadaian Galeri Dua Empat, anak usaha PT Pegadaian (Persero).
Emas Galeri 24 memiliki kadar 24 karat atau 99,99 persen dan dikemas dalam Certicard. Produk ini dapat dibeli langsung di outlet Pegadaian maupun toko Galeri 24 di berbagai daerah.
Ukurannya tersedia mulai dari 0,5 gram, 1 gram, 2 gram, 3 gram, 4 gram, 5 gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, hingga 100 gram.
Selain pembelian langsung, Pegadaian juga menyediakan fasilitas cicilan emas dengan tenor 3 hingga 36 bulan dan uang muka mulai dari 15 persen. Produk ini juga dapat digadaikan kapan saja di Pegadaian.
Pramuniaga menunjukkan emas jenis Galeri 24 yang dijual di kantor cabang Pegadaian. Simak daftar harga emas di Pegadaian hari ini.
Baca juga: Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Februari 2026: Galeri 24 dan UBS Stabil
4. Emas Lotus Archi
Lotus Archi diproduksi oleh Lotus Lingga Pratama (LLP), perusahaan yang bergerak di bidang desain dan produksi perhiasan emas sejak 1975.
LLP tercatat sebagai anggota World Gold Council serta Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia (APEPI). Emas batangan Lotus Archi memiliki kemurnian 99,99 persen dan disertai sertifikat resmi.
Produk ini tersedia dalam berbagai pilihan gramasi, mulai dari 1 gram hingga 50 gram.
5. Sampoerna Gold
Sampoerna juga menghadirkan emas batangan dengan kemurnian 999,9 atau setara 24 karat. Produk ini dipasarkan dengan merek Emas Waris Sampoerna dan disertai jaminan keaslian.
Dari sisi likuiditas, produk ini berada di bawah dukungan Sampoerna Group yang telah beroperasi lebih dari 100 tahun di Indonesia. Faktor tersebut menjadi salah satu pertimbangan bagi sebagian investor dalam memilih produk logam mulia.
Emas Waris Sampoerna dilengkapi kode QR yang dapat dipindai untuk memeriksa keaslian produk. Desainnya dibuat lebih artistik dibandingkan emas batangan pada umumnya, sehingga selain untuk investasi juga kerap dipilih sebagai koleksi.
Selain emas Antam, terdapat berbagai merek logam mulia yang beredar di Indonesia, mulai dari UBS, Galeri 24, Hartadinata, hingga Sampoerna Gold.
Baca juga: Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Februari 2026: Galeri 24 dan UBS Stabil
6. Hartadinata Gold
Hartadinata Gold merupakan produk emas batangan produksi dalam negeri dengan kadar 99,99 persen.
Produk ini ditawarkan dengan harga relatif kompetitif dan mulai banyak beredar di toko emas. Kehadirannya menjadi alternatif selain merek besar yang telah lebih dulu dikenal di pasar.
Dengan semakin banyaknya pilihan logam mulia di Indonesia, masyarakat tidak lagi terpaku pada satu merek saja. Setiap produk memiliki karakteristik berbeda, baik dari sisi gramasi, kemasan, maupun kemudahan transaksi kembali.
Tag: #emas #bukan #cuma #antam #merek #logam #mulia #indonesia