Pertumbuhan Ekonomi RI 5,11 Persen pada 2025, Masih Ditopang Pulau Jawa
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. Media asing soroti pertumbuhan ekonomi Indonesia.(PIXABAY)
17:16
5 Februari 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI 5,11 Persen pada 2025, Masih Ditopang Pulau Jawa

- Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 mencapai 5,11 persen.

Dalam Berita Resmi Statistik yang dirilis BPS, Kamis (5/2/2026), nilai Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 23.821,1 triliun, sedangkan PDB atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 13.580,5 triliun.

BPS juga memaparkan distribusi spasial PDB menurut kelompok pulau. Struktur ini menunjukkan bagaimana masing-masing wilayah memberikan kontribusi terhadap pembentukan output nasional selama 2025.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi 2025 5,11 Persen, INDEF: Masih di Bawah Target

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti

“Selama tahun 2025, kelompok provinsi di Pulau Jawa mendominasi ekonomi Indonesia secara spasial dengan kontribusi mencapai 56,93 persen dan mencatat pertumbuhan sebesar 5,30 persen (c-to-c)," kata Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti.

Berikut rincian kontribusi masing-masing wilayah terhadap PDB Indonesia tahun 2025.

1. Pulau Jawa: kontributor terbesar ekonomi nasional

Pulau Jawa tetap menjadi pusat aktivitas ekonomi Indonesia. Pada 2025, kontribusinya terhadap PDB nasional mencapai 56,93 persen, dengan pertumbuhan 5,30 persen.

Dominasi ini tidak terlepas dari konsentrasi industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran, jasa keuangan, informasi dan komunikasi, serta aktivitas pemerintahan yang sebagian besar berada di wilayah ini.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Tinggi, tapi Kesenjangan Melebar

“Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Jasa Lainnya mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 9,93 persen," kata BPS.

Sejumlah lapangan usaha utama tersebut banyak terkonsentrasi di provinsi-provinsi di Pulau Jawa.

Ilustrasi ekspor.SHUTTERSTOCK/APCHANEL Ilustrasi ekspor.

Selain itu, dari sisi pengeluaran, BPS menyebutkan, komponen Ekspor Barang dan Jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 7,03 persen.

Kinerja ekspor, investasi, dan konsumsi rumah tangga di wilayah Jawa berkontribusi signifikan terhadap capaian agregat nasional.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,11 Persen pada 2025, Ditopang Ekspor dan Investasi

2. Pulau Sumatera: penopang kedua terbesar

Kelompok provinsi di Pulau Sumatera menyumbang 22,22 persen terhadap PDB nasional pada 2025. Dengan porsi tersebut, Sumatera menjadi kontributor terbesar kedua setelah Jawa.

Struktur ekonomi Sumatera ditopang sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, industri pengolahan, serta pertambangan dan penggalian.

Aktivitas ekspor komoditas perkebunan dan energi turut memengaruhi dinamika ekonomi kawasan ini.

Dalam beberapa periode kuartalan sepanjang 2025, pertumbuhan ekonomi Sumatera tercatat berada di kisaran sekitar 4 hingga 5 persen.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2025 Capai 5,11 Persen

3. Kalimantan: basis sumber daya alam

Kalimantan menyumbang 8,12 persen terhadap PDB nasional pada 2025. Struktur ekonominya masih didominasi pertambangan dan penggalian, serta industri berbasis sumber daya alam.

Selain aktivitas pertambangan batu bara dan migas, pembangunan infrastruktur di wilayah ini juga menjadi bagian dari dinamika ekonomi regional.

Dalam laporan BPS, kinerja beberapa lapangan usaha utama di sektor ekstraktif dan konstruksi turut tercermin dalam pertumbuhan wilayah Kalimantan sepanjang tahun.

4. Sulawesi: pertumbuhan relatif tinggi di luar Jawa

IMF memproyeksikan ekonomi Indonesia 2025 akan tumbuh di bawah 5 persen. Sementara per kuartal II-2025, BPS mengumumkan pertumbuhan ekonomi RI 5,12 persen. SHUTTERSTOCK/NUMBER1411 IMF memproyeksikan ekonomi Indonesia 2025 akan tumbuh di bawah 5 persen. Sementara per kuartal II-2025, BPS mengumumkan pertumbuhan ekonomi RI 5,12 persen.

Sulawesi memberikan kontribusi 7,22 persen terhadap PDB nasional pada 2025.

Baca juga: Ekonom Prediksi Pertumbuhan Ekonomi 2025 Tak Sampai Target 5,2 Persen

Dalam beberapa periode secara kuartalan, wilayah ini mencatat pertumbuhan yang relatif lebih tinggi dibandingkan sejumlah pulau lain di luar Jawa.

Struktur ekonominya didukung industri pengolahan berbasis logam, pertanian, serta perdagangan.

Kinerja industri pengolahan yang tumbuh positif secara nasional turut tercermin dalam kontribusi Sulawesi terhadap pembentukan PDB.

5. Bali dan Nusa Tenggara: pariwisata dan jasa

Kelompok provinsi Bali dan Nusa Tenggara menyumbang 2,82 persen terhadap PDB nasional pada 2025.

Baca juga: Anak Buah Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,45 Persen

Wilayah ini memiliki struktur ekonomi yang kuat pada sektor penyediaan akomodasi dan makan minum, transportasi, serta jasa lainnya yang berkaitan dengan aktivitas pariwisata.

Pertumbuhan lapangan usaha jasa lainnya secara nasional yang mencapai 9,93 persen sebagaimana dicatat BPS turut tercermin pada wilayah ini, meskipun kontribusinya terhadap total PDB nasional masih relatif kecil dibandingkan pulau besar lainnya.

6. Maluku dan Papua: kontribusi terkecil secara spasial

Maluku dan Papua memberikan kontribusi 2,69 persen terhadap PDB nasional pada 2025, menjadi kelompok wilayah dengan porsi terkecil secara spasial.

Aktivitas pertambangan dan penggalian menjadi salah satu komponen utama struktur ekonomi kawasan ini.

Baca juga: RI Butuh Perubahan Struktural untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Meski demikian, secara agregat, kontribusinya terhadap total output nasional masih terbatas dibandingkan wilayah barat Indonesia.

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi.THINKSTOCKS Ilustrasi pertumbuhan ekonomi.

Struktur nasional dan peran wilayah

Secara nasional, BPS mencatat lima lapangan usaha utama memiliki peranan besar terhadap pembentukan PDB.

“Peranan kelima lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Indonesia mencapai 63,92 persen," tulis BPS dalam laporannya.

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen ekspor barang dan jasa sebesar 7,03 persen. Konsumsi rumah tangga dan pembentukan modal tetap bruto juga tumbuh positif sepanjang 2025.

Baca juga: Bank Indonesia Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,5 Persen pada 2027

Distribusi kontribusi antarpulau menunjukkan bahwa lebih dari separuh aktivitas ekonomi nasional masih terkonsentrasi di Pulau Jawa, sementara Sumatera menjadi penopang utama kedua.

Wilayah lainnya, yakni Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara, serta Maluku dan Papua, memberikan kontribusi dengan porsi yang lebih kecil terhadap total PDB nasional.

BPS juga mencatat PDB per kapita Indonesia pada 2025 mencapai Rp 83,7 juta atau setara 5.083,4 dollar AS.

Dengan struktur spasial tersebut, peta kontribusi ekonomi Indonesia sepanjang 2025 menunjukkan komposisi wilayah yang relatif konsisten dengan pola tahun-tahun sebelumnya.

Tag:  #pertumbuhan #ekonomi #persen #pada #2025 #masih #ditopang #pulau #jawa

KOMENTAR