AS Tangkap Presiden Venezuela Bikin Harga Emas dkk Melonjak
Warga Venezuela bersuka ria merayakan penangkapan Presiden Nicolas Maduro oleh militer AS. Mereka meluapkan suka cita di Doral, Negara Bagian Florida, Amerika Serikat, Sabtu (3/1/2026).(AFP/GIORGIO VIERA)
14:48
5 Januari 2026

AS Tangkap Presiden Venezuela Bikin Harga Emas dkk Melonjak

- Harga emas dunia melonjak ke level tertinggi dalam sepekan pada perdagangan Senin (5/1/2026) waktu Indonesia, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik global setelah Amerika Serikat (AS) menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada akhir pekan lalu.

Situasi tersebut mendorong permintaan aset lindung nilai (safe haven), sekaligus mengangkat harga logam mulia lainnya.

Mengutip Reuters, harga emas di pasar spot naik 1,8 persen ke level Rp 4.406.770 per ons pada pukul 05.08 GMT, yang merupakan posisi tertinggi dalam satu minggu terakhir.

Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari menguat 1,9 persen ke level Rp 4.413.400 per ons.

Analis Pasar Utama KCM Trade, Tim Waterer, mengatakan peristiwa di Venezuela kembali memicu minat investor terhadap aset aman.

Emas dan perak menjadi pilihan utama investor untuk melindungi portofolio dari risiko geopolitik yang meningkat.

“Peristiwa yang terjadi di Venezuela kembali memicu permintaan terhadap aset lindung nilai, dengan emas dan perak menjadi pihak yang diuntungkan karena investor berupaya melindungi diri dari risiko geopolitik,” ujar Tim Waterer.

Penangkapan Maduro dilakukan dalam sebuah serangan yang disebut-sebut sebagai intervensi Amerika Serikat paling kontroversial di Amerika Latin sejak invasi Panama 37 tahun lalu.

Pasca penangkapan tersebut, Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez mengambil alih pemerintahan sebagai pemimpin sementara, meskipun menyatakan bahwa Maduro tetap merupakan presiden negara itu.

Ketegangan geopolitik yang berpadu dengan kebijakan penurunan suku bunga, pembelian emas yang kuat oleh bank sentral, serta arus masuk dana ke produk exchange-traded fund (ETF) telah mendorong harga emas melonjak hingga 64 persen sepanjang 2025.

Capaian tersebut menjadi kenaikan tahunan terbesar sejak 1979.

Harga emas bahkan sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di level Rp 4.549.710 per ons pada 26 Desember 2025.

Harga emas dan perak Harga emas dan perakDari sisi kebijakan moneter, Presiden Federal Reserve Bank of Philadelphia, Anna Paulson, menyatakan peluang penurunan suku bunga lanjutan masih memerlukan waktu, menyusul agresifnya kebijakan pelonggaran moneter yang dilakukan tahun lalu.

Meski demikian, pelaku pasar masih memperkirakan setidaknya dua kali pemangkasan suku bunga acuan oleh bank sentral AS atau The Fed sepanjang tahun ini.

Investor kini menantikan rilis data non-farm payroll Amerika Serikat yang dijadwalkan pada Jumat mendatang untuk mendapatkan petunjuk lanjutan mengenai arah kebijakan suku bunga The Fed.

Secara historis, aset tanpa imbal hasil seperti emas cenderung berkinerja positif dalam lingkungan suku bunga rendah maupun saat ketidakpastian geopolitik dan ekonomi meningkat.

Sejalan dengan emas, harga perak melonjak 3,9 persen ke level Rp 75,46 per ons, setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di Rp 83,62 per ons pada 29 Desember 2025.

Sepanjang 2025, harga perak tercatat melonjak 147 persen, menjadikannya tahun terbaik dalam sejarah perdagangan logam tersebut.

Lonjakan perak didorong oleh penetapannya sebagai mineral kritis di Amerika Serikat, serta keterbatasan pasokan di tengah meningkatnya permintaan dari sektor industri dan investasi.

Sementara itu, harga platinum di pasar spot naik 2,2 persen ke level Rp 2.189,88 per ons, setelah sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di Rp 2.478,50 per ons pada pekan lalu.

Pada awal perdagangan Asia, harga platinum bahkan sempat melonjak lebih dari 5 persen ke level tertinggi dalam sepekan.

Harga palladium juga menguat 2,1 persen ke posisi Rp 1.671,95 per ons, mengikuti reli luas di pasar logam mulia.

Tag:  #tangkap #presiden #venezuela #bikin #harga #emas #melonjak

KOMENTAR