Jumlah Investor Pasar Modal Naik 5,35 Juta di 2025, Didominasi Pria
- PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengungkapkan, jumlah investor pasar modal Indonesia meningkat signifikan pada 2025.
Hal ini terlihat dari pertumbuhan Single Investor Identification (SID).
Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat mengatakan, jumlah SID pada tahun ini mencapai 20,22 juta SID atau tumbuh 36 persen secara tahunan dibandingkan akhir 2024 yang sebesar 14,87 juta SID.
Ilustrasi investor pemula
Pertumbuhan investor pasar modal tahun ini sebesar 5,35 juta SID, lebih besar dibandingkan pertumbuhan investor pasar modal tahun lalu yang hanya 2,7 juta SID.
"Jadi luar biasa dua kali lipat peningkatannya," ujarnya saat konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (30/12/2025).
Secara kumulatif, KSEI telah membentuk sekitar 25 juta SID. Dari jumlah tersebut, sekitar 4 juta SID merupakan SID yang dibuat khusus untuk institusi tertentu, seperti Tapera dan sekitar 20 juta SID lainnya untuk investor pasar modal indonesia.
Berdasarkan jenis instrumen, jumlah investor saham telah mencapai 8,5 juta, investor reksa dana sebanyak 19 juta, serta investor Surat Berharga Negara (SBN) sekitar 1,4 juta.
"Dan angkanya bertumbuh semua, bertumbuh hijau," imbuhnya.
Dari sisi demografi, Samsul mengungkapkan, investor baru masih didominasi oleh laki-laki dengan porsi 66,3 persen dan 33,7 persennya merupakan perempuan.
Sementara dari sisi usia, mayoritas investor baru berasal dari kelompok usia muda, dengan 52,5 persen berusia di bawah 30 tahun. Kemudian secara pendidikan, sebanyak 15,5 persen merupakan lulusan SMA atau sederajat.
Tahun 2026 diprediksi menjadi momen penting bagi Aries. Peluang karier terbuka lebar, sementara kondisi keuangan dinilai stabil dengan tetap berusaha.
Berdasarkan pekerjaan, sebanyak 66,2 persen investor berstatus sebagai pegawai atau profesional. Adapun dari sisi penghasilan, sekitar 57,29 persen investor memiliki pendapatan bulanan di kisaran Rp 10 juta hingga Rp 100 juta.
"Jadi luar biasa ini yang di bawah 30 tahun jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan yang di atas 30 tahun," ucapnya.
Dia juga mengungkapkan, lima provinsi dengan pertumbuhan SID tertinggi sepanjang 2025, yaitu Sumatera Selatan tumbuh 50,71 persen, Aceh tumbuh 50,44 persen, Riau tumbuh 48,65 persen, Kalimantan Tengah tumbuh 48,19 persen, dan Jambi tumbuh 47,56 persen.
Selain itu, dari sisi pertumbuhan aset investor, Sulawesi Barat mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 132,87 persen, disusul Banten 68,47 persen, Jambi 63,14 persen, Kepulauan Riau 54,5 persen, dan Maluku 53,3 persen.
"Saya kira ini menggambarkan bahwa kegiatan ekonomi juga sudah menyebar dan meluas ke wilayah Sumatera umumnya karena kalau kita lihat ada 4 provinsi di wilayah Sumatera dan 1 di Kalimantan Tengah," tuturnya.
Tag: #jumlah #investor #pasar #modal #naik #juta #2025 #didominasi #pria