Ini Alasan Penumpang Pesawat Selalu Naik dari Pintu Sebelah Kiri
Ilustrasi pesawat. (Pexels/Ahmed Muntasir)
12:07
14 Februari 2026

Ini Alasan Penumpang Pesawat Selalu Naik dari Pintu Sebelah Kiri

- Kebiasaan penumpang menaiki pesawat terbang melalui pintu di sebelah kiri telah menjadi standar dalam industri penerbangan modern.

Praktik ini berlaku secara global dan bukan sekadar preferensi teknis, melainkan juga berakar dari tradisi serta pertimbangan operasional yang matang, dilansir media Vietnam.vn.

Akses penumpang melalui pintu sebelah kiri berasal dari warisan industri maritim tradisional, di mana kapal laut memuat penumpang dan barang melalui sisi kiri atau port side.

Pada kapal, sisi kanan atau starboard lebih sering digunakan untuk aktivitas kemudi dan navigasi.

Baca juga: Wisatawan Perlu Bertanggung Jawab atas Keselamatan Diri saat Berwisata

Konvensi ini kemudian diadopsi dalam dunia penerbangan ketika pesawat mulai dikembangkan sebagai moda transportasi penumpang.

Dalam era penerbangan modern, praktik boarding di sisi kiri dianggap memiliki sejumlah manfaat praktis.

Salah satunya adalah memisahkan arus penumpang dari aktivitas teknis di sisi kanan pesawat, seperti pengisian bahan bakar, penanganan bagasi, persiapan makanan, dan pembuangan limbah.

Baca juga: Mudik Gratis Pos Indonesia 2026 Dibuka, Ini Rute dan Cara Daftarnya

Dengan demikian, penumpang tetap terjaga dari risiko yang mungkin muncul selama persiapan pesawat sebelum lepas landas.

Tata letak pesawat dan posisi kokpit juga berhubungan. Mayoritas pesawat komersial menempatkan kursi kapten di sisi kiri kabin.

Posisi ini memberikan bidang pandang yang lebih jelas bagi pilot dalam menyelaraskan pesawat dengan boarding bridge atau tangga sebelum keberangkatan, sehingga memperlancar proses boarding.

Ilustrasi Bandara Internasional Pearson Toronto, Kanada.Wikimedia Commons Ilustrasi Bandara Internasional Pearson Toronto, Kanada.

Selain alasan historis dan operasional, praktik boarding dari kiri telah menjadi standar internasional yang diterapkan di bandara di seluruh dunia.

Infrastruktur seperti jet bridge, pelat penumpang, dan prosedur pelatihan staf dirancang berdasarkan prinsip ini, sehingga setiap maskapai dan bandara dapat beroperasi tanpa menghadapi tantangan kompatibilitas teknis.

Baca juga: Mudik Gratis KAI 2026 Dibuka Mulai Hari Ini, Catat Jamnya

Sementara demikian, media lain mencatat adanya konsekuensi praktis dari pembatasan sisi boarding ini.

Pemisahan antara sisi kiri dan kanan memungkinkan aktivitas bongkar muat kargo dan layanan darat dilakukan secara bersamaan tanpa mengganggu arus penumpang, yang membantu menjaga keamanan dan efisiensi operasi bandara.

Dengan kombinasi tradisi sejarah dan efisiensi operasional, boarding dari sisi kiri tetap menjadi praktik yang dipertahankan luas di transportasi udara modern.

Tag:  #alasan #penumpang #pesawat #selalu #naik #dari #pintu #sebelah #kiri

KOMENTAR