8 Ciri Hubungan Sehat Menurut Pakar, Adanya Rasa Aman
Hubungan yang sehat bukan berarti tanpa konflik. Perbedaan pendapat tetap bisa muncul, tetapi cara pasangan menyikapinya menjadi penentu apakah relasi tersebut sehat atau tidak.
Dikutip dari Healthline, psikiater Akilah Reynolds, PhD menyebut hubungan yang sehat ditandai dengan rasa aman, saling menghormati, dan komunikasi yang terbuka.
Rasa aman di sini bukan hanya aman secara fisik, tetapi juga emosional. Seseorang merasa bebas menjadi dirinya sendiri tanpa takut dihakimi, diremehkan, atau dikendalikan.
Berikut delapan ciri hubungan sehat menurut pakar yang bisa menjadi bahan refleksi.
Baca juga: 10 Tanda Pasangan Setia dan Kecil Kemungkinan Berselingkuh
1. Ada rasa aman secara emosional
Dalam hubungan yang sehat, kedua pihak merasa nyaman mengekspresikan pikiran dan perasaan.
Tidak ada ketakutan akan reaksi berlebihan, kemarahan, atau ancaman ketika menyampaikan pendapat.
Rasa aman ini membuat pasangan bisa tumbuh bersama.
Baca juga: 4 Tanda Pasangan Masih Menyimpan Rasa pada Mantan
2. Komunikasi terbuka dan jujur
Pakar menekankan pentingnya komunikasi dua arah. Artinya, bukan hanya berbicara, tetapi juga mendengarkan secara aktif.
Pasangan yang sehat mampu membicarakan hal menyenangkan maupun isu sensitif tanpa saling menyerang.
Baca juga: Jangan Ancam Putus Saat Bertengkar, Ini Dampak Buruknya bagi Hubungan
3. Saling percaya
Kepercayaan menjadi fondasi utama. Tidak ada kebutuhan untuk terus-menerus memeriksa ponsel pasangan atau merasa cemas berlebihan.
Kepercayaan dibangun lewat konsistensi sikap dan komitmen.
Baca juga: Biaya Hidup Tinggi, Banyak Pasangan Ragu Menikah
Ilustrasi
4. Menghormati batasan pribadi
Setiap individu tetap memiliki ruang pribadi, hobi, dan lingkaran pertemanan di luar hubungan.
Hubungan yang sehat tidak menuntut pasangan untuk meninggalkan identitas atau dunianya sendiri.
5. Ada dukungan terhadap pertumbuhan pribadi
Pasangan yang sehat saling mendorong untuk berkembang, baik dalam karier, pendidikan, maupun minat pribadi.
Mereka merasa bangga atas pencapaian satu sama lain, bukan terancam.
Baca juga: Melihat Orangtua Bertengkar Sejak Kecil, Mengapa Anak Bisa Takut Menikah?
6. Konflik diselesaikan dengan dewasa
Perbedaan pendapat bukan tanda hubungan buruk. Justru, cara menyelesaikan konflik yang menentukan kualitas hubungan.
Dalam relasi sehat, pasangan fokus pada solusi, bukan saling menyalahkan atau merendahkan.
Baca juga: Tak Cukup Modal Cinta, Ini Kesiapan Mental Sebelum Menikah Menurut Psikolog
7. Ada keseimbangan dalam memberi dan menerima
Hubungan yang sehat tidak timpang. Kedua pihak sama-sama berkontribusi, baik secara emosional maupun praktis.
Tidak ada satu pihak yang terus-menerus berkorban tanpa mendapat dukungan balik.
Baca juga: Generasi Sandwich di Antara Tanggungan keluarga dan Tabungan Menikah
8. Tetap ada kebahagiaan dan kehangatan
Selain serius membicarakan masa depan, pasangan juga menikmati waktu bersama.
Ada tawa, candaan, dan momen kebersamaan yang memperkuat kedekatan emosional.
Pada akhirnya, hubungan sehat bukan tentang kesempurnaan, melainkan tentang rasa aman, saling menghargai, dan komitmen untuk bertumbuh bersama.
Jika seseorang kerap merasa tertekan, takut berbicara, atau kehilangan jati diri dalam hubungan, itu bisa menjadi sinyal untuk melakukan evaluasi.
Setiap hubungan tentu unik. Namun, memahami ciri-ciri hubungan yang sehat dapat membantu seseorang membangun relasi yang lebih stabil dan bermakna.
Tag: #ciri #hubungan #sehat #menurut #pakar #adanya #rasa #aman