Prabowo Patok Keuntungan Aset 7 Persen, Danantara Siap Naikkan Standar Investasi
- Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara buka suara soal target baru dari Presiden Prabowo Subianto yang meminta tingkat laba atas aset (return of asset/ROA) sebesar 7 persen.
Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir mengatakan, pihaknya menyambut baik permintaan dari Presiden dan siap menyesuaikan rencana investasi sesuai dengan target baru tersebut.
"Ya dikasih angka segitu, itu targetnya kan bulan Januari. Ya angka itulah sekarang menjadi ROA yang baru," ujarnya di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Dengan target tersebut, pihaknya akan memperketat standar seleksi proyek dan mengarahkan investasi pada sektor-sektor dengan potensi imbal hasil lebih tinggi.
"Ya bagus, dengan ekspektasi lebih tinggi, kita akan fokus pada proyek-proyek yang lebih higher return dengan impact yang sama. Kita juga akan sekarang lebih, bariernya akan lebih tinggi lagi, standarnya dinaikin," ucapnya.
Baca juga: Prabowo Minta Cetak Danantara Return on Asset 7 Persen, Rosan: Siap!
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara langsung meminta Danantara membukukan tingkat pengembalian aset (ROA) minimal 7 persen.
Permintaan tersebut disampaikan kepada CEO Danantara Rosan P Roeslani, dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026, Jumat (13/2/2026).
Dalam kesempatan itu, Prabowo mengapresiasi kinerja Danantara yang dinilai telah menunjukkan hasil signifikan dalam waktu relatif singkat sejak lembaga tersebut dibentuk pada Februari 2025.
Dia menyebut laporan sementara yang diterimanya menunjukkan hasil efisiensi dan reformasi yang dilakukan manajemen mampu menghasilkan capaian empat kali lipat dibandingkan tahun 2024.
“Saya dapat laporan sementara, hasil efisiensi dan reformasi Saudara sudah melahirkan hasil empat kali lipat daripada tahun 2024. Ini luar biasa, tapi harus terus dikejar,” ujar Prabowo.
Meski demikian, ia menegaskan capaian tersebut belum cukup dan target ke depan harus lebih tinggi. Secara terbuka, Prabowo meminta manajemen Danantara membidik ROA sebesar 7 persen.
“Saya menuntut return on asset ya 7 persen lah. Kenapa senyum? Kepala Danantara bisa? Siap. Kok siapnya kurang tegas itu ya. Siap! Gitu loh. Siap!” kata dia.
Bahkan, Prabowo mendorong target yang lebih ambisius di atas angka tersebut. Menurut dia, penetapan target yang tinggi akan mendorong kinerja yang lebih optimal.
“Kalau kau patok 5 persen, nanti 3 persen. Kau patok 7 persen, saya patok 8 persen. Sekarang saya tingkatkan, harus bisa lebih dari 8 persen,” ujarnya.
Prabowo pun menekankan pentingnya keberanian dalam menetapkan sasaran tinggi. Sebab penetapan target tinggi menjadi bagian dari upaya mendorong lompatan kinerja lembaga investasi negara tersebut.
Baca juga: Soal Peta Merger Asuransi BUMN, COO Danantara Buka Suara
Tag: #prabowo #patok #keuntungan #aset #persen #danantara #siap #naikkan #standar #investasi