Persebaya Vs Bhayangkara FC, Bajul Ijo Tak Mau Jadi Bunglon
Pemain asing Persebaya Surabaya Bruno Moreira dijaga pemain Dewa United pada laga pekan ke-19 Super League 2025-2026 yang berakhir dengan skor 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Minggu (1/2/2026) malam.(KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU)
15:32
14 Februari 2026

Persebaya Vs Bhayangkara FC, Bajul Ijo Tak Mau Jadi Bunglon

- Menghadapi tim dengan kekuatan baru di putaran kedua Super league 2025-2026, Persebaya Surabaya memilih tetap berpegang pada karakter permainan sendiri.

Pada pekan ke-21 Persebaya akan menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (14/2/2026) malam. 

Sepak mula Persebaya vs Bhayangkara FC akan digelar pada pukul 19.00 WIB.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menegaskan bahwa timnya tidak akan mengubah strategi secara drastis hanya karena menghadapi lawan tertentu.

Bajul Ijo ogah jadi tim bunglon yang mengubah pendekatan ketika bersua lawan dengan karakteristik berbeda.

“Kami juga perlu bermain dengan karakteristik pemain yang kami miliki. Saya pikir itu penting. Jadi, bukan karena kita ingin bermain melawan tim A, B, atau C sehingga kami perlu terlalu banyak mengubah strategi,” ujar pelatih asal Portugal itu.

Baca juga: Persebaya vs Bhayangkara FC, Dukungan Bonek Jadi Kunci

Menurutnya, menjaga identitas permainan menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi performa tim.

Namun, ia juga menekankan perlunya kewaspadaan terhadap kekuatan spesifik lawan.

“Tentu saja, ada situasi di mana kami perlu berhati-hati karena jika itu adalah kekuatan tim lawan, kami perlu menghindari beberapa situasi tersebut,” imbuhnya.

Evaluasi Mendalam untuk Perkuat Lini Belakang

Meski Persebaya sedang dalam tren positif, ia mengakui masih ada sejumlah aspek yang perlu diperbaiki.

Terutama dalam transisi bertahan dan konsentrasi pemain, karena ada celah yang masih muncul di area pertahanan.

Evaluasi yang telah dilakukan tersebut menjadi bagian dari persiapan agar Persebaya mampu tampil lebih disiplin dan efektif saat menghadapi tekanan Bhayangkara FC.

Baca juga: Jadwal Siaran Langsung Persebaya Vs Bhayangkara FC di Super League 2025-2026

“Namun, saya percaya bahwa tim kami akan berusaha untuk mempertahankan hal-hal baik yang telah kami lakukan di pertandingan terakhir dan mencoba untuk memperbaiki hal-hal yang belum kami lakukan dengan baik,” tutur Bernardo Tavares.

“Seperti transisi pertahanan, fokus, terlalu banyak ruang di dekat gawang kami sehingga lawan dapat menembak atau melakukan umpan silang. Ini perlu kami perbaiki. Tetapi tim lawan memiliki hal-hal baik tersebut,” sambungnya.

Momen Thom Haye berebut bola dengan Ardi Idrus pada laga Persib vs Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, pada Minggu (21/12/2025) pukul 19.00 WIB.KOMPAS.com/ADIL NURSALAM Momen Thom Haye berebut bola dengan Ardi Idrus pada laga Persib vs Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, pada Minggu (21/12/2025) pukul 19.00 WIB.

Paul Munster Waspadai Kecepatan Persebaya

Sementara itu pelatih Bhayangkara, Paul Munster, juga menyadari tantangan besar yang akan dihadapi timnya.

Ia menilai Persebaya sebagai salah satu tim kuat di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, terutama dalam hal transisi menyerang yang cepat dan berbahaya ketika mendapat ruang.

“Akan menjadi pertandingan yang sulit. Persebaya adalah tim yang kuat dengan pemain-pemain cepat dan berpengalaman,” kata pelatih asal Irlandia Utara itu.

Baca juga: Persebaya Vs Bhayangkara FC: Bajul Ijo 13 Laga Tanpa Kalah, Pantang Lengah

“Kami harus waspada, terutama pada transisi mereka dan kemampuan mereka melepaskan tembakan dari luar kotak penalti,” imbuhnya.

Munster meyakini laga Persebaya vs Bhayangkara FC akan berjalan dengan intensitas tinggi meski ada beberapa pemain tuan rumah dalam kondisi kurang fit akibat sakit dan cedera.

"Tekanan suporter tuan rumah pasti sangat tinggi, tetapi kami tetap bertekad mencari strategi terbaik untuk mencuri poin," pungkas Paul Munster.

Tag:  #persebaya #bhayangkara #bajul #jadi #bunglon

KOMENTAR