Kepala BGN: Program MBG Dongkrak Penjualan Motor jadi 4,9 Juta Unit pada 2025
Kepala BGN, Dadan Hindayana. (Suara.com/Lilis)
17:12
14 Februari 2026

Kepala BGN: Program MBG Dongkrak Penjualan Motor jadi 4,9 Juta Unit pada 2025

Baca 10 detik
  • Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyatakan program makan bergizi gratis berdampak pada peningkatan pembelian motor.
  • Data menunjukkan program MBG mendongkrak penjualan sepeda motor mencapai 4,9 juta unit pada tahun 2025.
  • Program ini juga positif bagi sektor pangan, menaikkan omzet petani hidroponik seratus persen dan membangkitkan usaha tahu.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyebut program makan bergizi gratis atau MBG bukan hanya berkontribusi terhadap peningkatan konsumsi komoditas produk-produk pertanian, tetap juga berkontribusi terhadap pembelian sepeda motor.

"Ternyata program makan bergizi gratis tidak hanya menyasar produk-produk pertanian untuk menjadi bahan baku, tapi juga berdampak terhadap ekonomi lain," kata Dadan pada agenda Indonesia Economic Outlook (IEO) 2026 yang digelar di Wisma Danantara, Jakarta yang dikutip pada Sabtu (14/2/2026).

Dari data yang diperolehnya program MBG mendongkrak pembelian motor menjadi 4,9 juta unit pada 2025.

"Ternyata dari data AHM, kita melihat angka penjualan motor mencapai 4,9 juta tahun 2025 dan ini terdongkrak oleh program MBG," ujar Dadan.

Hal itu terjadi, kata Dadan, karena hampir sebagian besar pegawai di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) membeli sepeda motor.

"Karena saya dapat laporan, di SPPG itu pegawainya sekarang 60 persen beli motor. Jadi kalau ada 50 orang, kali 60 persen, artinya 30 orang beli motor, sehingga (pembelian) motornya naik," tuturnya.

Tak hanya kendaraan roda dua, Dadan juga menyebut program MBG juga meningkatkan pembelian mobil.

"Juga berdampak terhadap salah satu merek mobil yang sedang beredar di masyarakat, dan itu populer. Yang selama ini mungkin tidak laku, karena satu SPPG butuh dua mobil, kalau sekarang sudah ada 23.000 SPPG, itu artinya dibutuhkan 46.000 mobil jenis itu," ujarnya.

Sementara dari pertanian dan industri pangan, MBG disebutnya memberikan dampak yang positif, seperti bagi petani hidroponik dan pengusaha tahu.

"Petani hidroponik senang karena naik omsetnya 100 persen. Kemudian ada pengusaha tahu yang sudah hampir bangkrut, sekarang bangkit kembali," sebutnya.

Editor: Dythia Novianty

Tag:  #kepala #program #dongkrak #penjualan #motor #jadi #juta #unit #pada #2025

KOMENTAR