Harga PC Mini Murah Meriah Melonjak, Imbas Krisis RAM
– Harga PC mini yang selama ini dikenal murah dan ramah kantong kini ikut terdampak krisis RAM global.
Raspberry Pi, salah satu komputer papan tunggal (single-board computer) paling populer di dunia, kembali menaikkan harga hingga 60 dollar AS atau sekitar Rp 960.000 (tergantung kapasitas memori) pada awal Februari lalu.
Kenaikan ini terjadi setelah sebelumnya Raspberry Pi juga menaikkan harga pada Desember lalu akibat lonjakan biaya memori.
Kali ini, penyebabnya adalah terus naiknya harga RAM jenis LPDDR4 yang dipicu oleh meningkatnya permintaan industri pusat data dan infrastruktur kecerdasan buatan (AI).
Baca juga: Komputer Mini Raspberry Pi 5 Resmi, Kinerja Dua Kali Lebih Tinggi
Permintaan besar dari perusahaan teknologi untuk membangun pusat data AI membuat produsen memori lebih memprioritaskan produksi memori kelas atas seperti HBM (high bandwidth memory).
Akibatnya, ketersediaan DRAM dan LPDDR untuk pasar umum menjadi lebih terbatas, dirangkum KompasTekno dari The Register.
Analis TrendForce pada Januari lalu memperkirakan harga kontrak DRAM bisa naik hingga 60 persen pada kuartal ini. Perkiraan terbaru bahkan menyebut kenaikan bisa mencapai 90 hingga 95 persen.
Dampaknya kini terasa langsung pada lini Raspberry Pi 4 dan Raspberry Pi 5, termasuk modul komputasi CM4 dan CM5, serta perangkat berbasis keyboard seperti Raspberry Pi 500 dan Raspberry Pi 500+.
Produk dengan RAM 2GB mengalami kenaikan harga 10 dollar AS. Model 4GB naik 15 dollar AS, varian 8GB naik 30 dollar AS, sementara model 16GB mengalami kenaikan terbesar, yakni 60 dollar AS.
Sebagai gambaran, Raspberry Pi 5 varian 16GB yang saat peluncuran dibanderol sekitar 145 dollar AS kini dijual 205 dollar AS. Artinya, harga model ini naik sekitar 70 persen dibandingkan sebelum krisis RAM.
Baca juga: Raspberry Pi 2 Seharga Rp 450.000 Bisa Windows 10
Meski demikian, model dasar dengan RAM 1GB pada Raspberry Pi 4 dan Pi 5 tetap dipertahankan di harga 35 dollar AS (Rp 500.000-an) dan 45 dollar AS (Rp 750.000-an).
Produk lama seperti Raspberry Pi Zero, Raspberry Pi 3, serta Raspberry Pi 400 dengan RAM 4GB yang dijual 60 dollar AS juga tidak mengalami kenaikan harga.
Kendati demikian, di tengah lonjakan harga ini, harga RAM DDR5 hanya naik tipis 0,1 persen dalam sebulan terakhir.
Sebelumnya, harga DDR5 sempat melonjak tajam, yakni naik 49 persen pada Oktober–November 2025, melonjak lagi 93 persen hingga Desember 2025, dan bertambah 27 persen pada Januari 2026.
Meski laju kenaikan kini melambat, harga memori masih berada di level tinggi. Selama permintaan pusat data AI masih tinggi dan produsen memori memprioritaskan pasar tersebut, harga RAM untuk perangkat konsumen diperkirakan tetap berada dalam tekanan.