3 Destinasi Wisata Termurah di Dunia Ada di Asia, Indonesia Tak Termasuk
Asia Tenggara selalu menjadi magnet bagi para pelancong hemat. Selain keindahan alam dan kekayaan budayanya, kawasan ini terkenal karena biaya perjalanan yang sangat terjangkau.
Menurut Indie Traveler, beberapa negara di kawasan ini menonjol sebagai destinasi termurah di dunia, cocok bagi siapa saja yang ingin liburan tanpa menguras tabungan.
Menentukan destinasi hemat
Indie Traveler menggunakan metode sederhana namun efektif untuk menentukan negara atau kota termurah, yakni menghitung biaya harian standar (daily budget) yang dibutuhkan seorang backpacker untuk menginap, makan, berkeliling, dan menikmati atraksi lokal.
Yang diperhitungkan termasuk:
- Akomodasi murah: hostel, guesthouse, atau dormitory.Makanan lokal: street food dan warung tradisional.
- Transportasi lokal: bus, kereta, atau ojek.
- Atraksi sederhana: tiket masuk standar atau aktivitas gratis.
Dengan cara ini, biaya tiket pesawat internasional tidak dimasukkan, sehingga fokusnya tetap pada biaya hidup sehari-hari di negara tujuan. Setelah data terkumpul, mereka membandingkan beberapa negara untuk menemukan mana yang paling ramah di kantong.
Di Asia Tenggara, beberapa negara menawarkan biaya harian super hemat untuk traveler yakni Laos, Vietnam, dan Kamboja. Biaya harian yang disarankan untuk backpacker berkisar US$20–30 per hari, atau sekitar Rp 320.000–480.000 per hari.
Dengan anggaran ini, pelancong bisa menginap di hostel, menikmati makanan lokal, naik transportasi umum, dan menjelajahi atraksi budaya atau alam yang menarik.
ilustrasi laos
Laos: tenang, murah, dan autentik
Laos menjadi destinasi favorit bagi traveler yang mencari ketenangan dan pengalaman budaya otentik dengan biaya sangat rendah.
Di Luang Prabang atau Vientiane, penginapan murah tersedia mulai Rp 80.000–160.000 per malam, sementara makanan lokal hanya beberapa puluh ribu rupiah per porsi.
Dengan budget harian Rp 320.000–480.000, kamu sudah bisa menikmati kuil bersejarah, pasar tradisional, dan pemandangan sungai yang memukau, tanpa menguras dompet.
Ilustrasi wisatawan memotret kereta yang lewat di kafe rel kereta api di Vietnam.
Vietnam: pilihan bagi backpacker
Vietnam menawarkan kombinasi budaya, sejarah, dan kuliner dengan harga yang bersahabat. Dengan anggaran harian Rp 320.000–480.000:
- Hostel atau guesthouse murah siap jadi tempat istirahat.
- Street food, seperti pho atau banh mi, mulai Rp 30.000–50.000 per porsi.
- Transportasi lokal murah memungkinkan kamu menjelajah kota-kota seperti Hanoi, Ho Chi Minh City, atau Hoi An dengan efisien.
Vietnam menjadi tujuan ideal bagi siapa pun yang ingin menikmati pengalaman lengkap tapi tetap hemat.
Ilustrasi Kamboja - Angkor Wat.
Kamboja: kaya sejarah, tetap hemat
Kamboja juga termasuk negara termurah di Asia Tenggara. Meskipun tiket masuk Angkor Wat menjadi pengeluaran terbesar, penginapan, makanan, dan transportasi sehari-hari tetap sangat ramah kantong.
Dengan anggaran harian Rp 320.000–480.000, traveler masih bisa menjelajahi situs bersejarah, kota budaya, dan kehidupan lokal tanpa membebani dompet.
Kenapa Asia Tenggara sangat ramah budget?
Beberapa faktor membuat kawasan ini tetap menarik bagi traveler hemat:
- Makanan lokal murah, mulai dari beberapa puluh ribu rupiah per porsi.
- Akomodasi hemat, tersedia luas dari hostel hingga guesthouse sederhana.
- Transportasi lokal murah, termasuk bus, ojek, dan kereta.
Dengan kombinasi ini, Laos, Vietnam, dan Kamboja tetap menjadi destinasi hemat terbaik di dunia, apalagi bagi backpacker atau solo traveler.
Bagi pelancong yang ingin menjelajahi dunia tanpa menguras tabungan, Asia Tenggara tetap jadi primadona. Dengan budget harian Rp 320.000–480.000, kamu bisa menikmati alam, budaya, dan sejarah yang kaya di Laos, Vietnam, dan Kamboja.
Metode perhitungan biaya harian yang diterapkan Indie Traveler menegaskan bahwa ketiga negara ini adalah pilihan paling hemat untuk traveler yang ingin liburan penuh pengalaman tapi tetap ramah di kantong.
Tag: #destinasi #wisata #termurah #dunia #asia #indonesia #termasuk