Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Bisakah Dilihat di Indonesia?
Ilustrasi Gerhana Bulan Total. Simak link live streaming BMKG dan Observatorium Bosscha untuk melihat fenomena langit istimewa berupa Gerhana Bulan Total di langit Indonesia pada Minggu (7/9/2025) hingga Senin (8/9/2025).(KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA)
07:35
3 Januari 2026

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Bisakah Dilihat di Indonesia?

Gerhana Bulan Total bakal menghiasi langit bumi pada 3 Maret 2026 dan terlihat di wilayah Asia, Australia, Kepulauan Pasifik, serta Amerika, seperti dikutip NASA.

Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Thomas Djamaluddin menjelaskan, Gerhana Bulan Total ini bisa diamati dari Indonesia.

"Hanya Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 yang bisa diamati di Indonesia," kata Thomas, dilaporkan Kompas.com pada Rabu (24/9/2025).

Gerhana Bulan Total terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada pada satu garis lurus, mengakibatkan cahaya Matahari terhalangi Bumi sehingga tidak sampai ke Bulan.

Selain Gerhana Bulan Total, ada pula tiga gerhana lain yang terjadi pada 2026, yakni Gerhana Matahari Cincin pada 17 Februari 2026, Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026, serta Gerhana Bulan Sebagian pada 27–28 Agustus 2026.

Sayangnya, fenomena tiga gerhana tersebut tidak dapat dilihat di langit Indonesia, menjadikan Gerhana Bulan Total sebagai satu-satunya fenomena langit yang bisa dilihat dari Indonesia tahun ini.

"Gerhana Matahari 17 Februari 2026 terjadi di sekitar Antartika dan Afrika Selatan. Gerhana Matahari 12 Agustus 2026 terjadi di sekitar Arktik, Amerika Utara, dan Eropa," kata Thomas.

Saat fenomena Gerhana Bulan Sebagian muncul, kata Thomas, Indonesia tidak mendapat jatah menyaksikannya karena bertepatan dengan siang hari.

Lokasi melihat Gerhana Bulan Total di Indonesia

Saat ini, belum diketahui wilayah mana saja di Indonesia yang akan menjadi lokasi terbaik untuk menyaksikan Gerhana Bulan Total.

Peserta pengamatan Piknik Malam Gerhana Bulan Total Kompas.com/Ridho Danu Prasetyo Peserta pengamatan Piknik Malam Gerhana Bulan Total

Namun, berkaca pada Gerhana Bulan Total terakhir kali yang terjadi pada 7-8 September 2025, Gerhana Bulan Total dapat dilihat dari hampir seluruh wilayah Indonesia.

Dilansir dari Kompas.comJumat (2/1/2026), Ketua Tim Kerja Bidang Tanda Waktu BMKG, Himawan Widiyanto, menjelaskan, Gerhana Bulan Total bisa disaksikan dari seluruh wilayah Indonesia bila langit cerah.

Tempat tinggi yang minim cahaya buatan, seperti atap, teras, lapangan, atau taman, disebut sebagai lokasi terbaik menyaksikan Gerhana Bulan Total.

Panduan menyaksikan Gerhana Bulan Total

Gerhana Bulan Total terakhir kali berlangsung dengan tujuh fase utama.

Durasi parsialitas, yaitu dari gerhana sebagian hingga berakhir, berlangsung selama 3 jam 29 menit 24 detik. Sedangkan fase totalitas akan berlangsung 1 jam 22 menit 6 detik. 

Gerhana Bulan Total dapat dilihat langsung dengan mata telanjang. Namun, bila ingin melihat detail yang lebih jelas, sebaiknya gunakan teleskop atau teropong.

Manfaatkan lokasi tinggi dan bebas polusi cahaya, serta gunakan kamera DSLR atau ponsel dengan tripod, ISO 400–800, dan eksposur panjang satu hingga dua detik untuk menangkap gambar Gerhana Bulan Total.

Tag:  #gerhana #bulan #total #maret #2026 #bisakah #dilihat #indonesia

KOMENTAR