Fokus Kualitas, Rekening Wisman akan Diperiksa Sebelum Berlibur ke Bali
Ilustrasi Bali.(DOK KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF)
18:35
2 Januari 2026

Fokus Kualitas, Rekening Wisman akan Diperiksa Sebelum Berlibur ke Bali

- Saldo rekening wisatawan mancanegara (wisman) selama tiga bulan terakhir akan diperiksa sebelum berlibur ke Bali mulai tahun 2026. Aturan tersebut akan diberlakukan oleh Pemerintah Provinsi Bali sebagai salah satu syarat masuk utama wisman ke Pulau Dewata.

Gubernur Bali Wayan Koster menjelaskan langkah ini merupakan upaya untuk memastikan Bali hanya dikunjungi oleh wisatawan yang berkualitas, baik dari sisi ekonomi maupun perilaku.

"Salah satu aspek yang diperhatikan untuk pariwisata yang berkualitas adalah berapa uangnya tiga bulan terakhir di buku tabungan," ujar Wayan Koster di Gianyar, Bali, Kamis (1/1/2026), sebagaimana dilansir dari Antara.

Selain pengecekan saldo, Pemprov Bali juga akan melakukan verifikasi mendalam terkait rencana perjalanan wisman. Hal ini mencakup durasi masa tinggal hingga rincian aktivitas yang akan dilakukan selama berada di Bali.

Koster menegaskan kebijakan ini sebagai bentuk kesetaraan perlakuan, mengingat banyak negara lain juga menerapkan aturan ketat serupa bagi warga negara Indonesia (WNI) yang ingin berkunjung ke luar negeri.

"Ini supaya terkontrol semua, seperti juga kalau kita berwisata ke negara lain. Dengan kebijakan negara lain seperti itu, kita akan melakukan hal yang sama," tuturnya.

Pengetatatan wisman

Adapun Rencana pengetatan ini muncul di tengah tren positif angka kunjungan pasca-pandemi Covid-19.

Pada tahun 2025, Bali mencetak rekor sejarah dengan kunjungan tertinggi mencapai 7,050 juta orang melalui jalur udara dan 71.000 orang melalui jalur laut.

Namun, lonjakan ini membawa evaluasi penting.

Sejak kemudahan akses dibuka besar-besaran pada 2022, jumlah wisatawan yang datang dinilai menjadi tidak terkendali dan sulit tersaring.

"Semua dikerahkan supaya orang mau datang ke Bali, itulah yang berlangsung sekarang jadilah dia (wisman) keenakan. Nah, ini harus kita atasi dan mengatasi tidak bisa sehari dua hari, perlu kesabaran," tegas Koster.

Fokus kepada kualitas

Pemerintah Provinsi Bali kini tak lagi mengejar kuantitas wisman yang berkunjung tetapi juga ingin mengejar pariwisata yang berkualitas.

Hal itu dilakukan meskipun pemerintah pusat belum menetapkan target kunjungan untuk tahun 2026.

Fokus utama dialihkan pada dampak positif bagi ekonomi pariwisata dan pencegahan pelanggaran norma atau perilaku buruk yang akan merugikan terhadap citra Bali.

Perbaikan tata kelola ini nantinya akan dituangkan secara resmi melalui Peraturan Daerah (Perda).

"Ke depan ini kita akan mulai mengarah kepada pariwisata berkualitas, jadi tidak secara jumlah semata, tapi yang berkualitas yang dirancang melalui peraturan daerah itu tata kelola kepariwisataan," pungkas Koster.

Tag:  #fokus #kualitas #rekening #wisman #akan #diperiksa #sebelum #berlibur #bali

KOMENTAR