Mengapa Kita Dilarang Keras Membuang Tisu ke Toilet?
Ilustrasi kloset.(Unsplash/giorgiotrovato)
10:54
3 Januari 2026

Mengapa Kita Dilarang Keras Membuang Tisu ke Toilet?

– Banyak orang masih menganggap semua jenis kertas aman dibuang ke dalam toilet. Padahal, kebiasaan membuang tisu atau kertas lainnya ke kloset bisa menimbulkan masalah serius.

Melansir Taipei City Goverment, beberapa tisu toilet memang dibuat khusus agar aman meski dibuang ke dalam kloset.

Kertas toilet dirancang dari serat pendek yang mudah hancur saat terkena air. Sifat inilah yang membuatnya relatif aman dibuang ke dalam kloset karena cepat terurai di saluran pembuangan.

Sebaliknya, tisu maupun kertas lain dibuat dari serat yang lebih panjang dan kuat. Bahan ini sering ditambahkan zat aditif agar tisu tidak mudah robek saat digunakan untuk membersihkan tangan, wajah, atau permukaan benda.

Kenapa dilarang membuang tisu di toilet?

Untuk diketahui saja, ada banyak alasan dilarang membuang tisu di toilet. Ketika dibuang ke toilet, tisu tidak mudah terurai dan justru berpotensi menggumpal serta menyumbat pipa.

Di banyak rumah yang belum terhubung ke sistem pembuangan limbah terpusat, limbah toilet akan dialirkan terlebih dahulu ke tangki septik.

Di dalam tangki ini, kotoran padat akan mengendap menjadi lumpur, sementara air limbah mengalir ke dalam tangki septik tank kedua (tangki pengolah limbah) yang kedap udara.

Membuang kertas atau benda selain kertas toilet ke kloset akan mempercepat penumpukan lumpur di dalam tangki septik. Akibatnya, tangki harus lebih sering disedot, yang tentu menambah biaya perawatan dan berpotensi menimbulkan bau tak sedap jika terlambat ditangani.

Bagi rumah atau gedung yang sudah terhubung ke sistem pembuangan limbah, kebiasaan membuang tisu ke toilet tetap tidak dianjurkan. Tisu, pembalut wanita, kain lap, hingga potongan kayu atau serpihan tidak dirancang untuk larut di air.

Jika benda-benda tersebut masuk ke saluran pipa, risiko penyumbatan meningkat, terlebih bila kemiringan pipa tidak ideal atau diameter pipa terlalu kecil. Penyumbatan ini bisa menyebabkan air toilet meluap, bau tidak sedap, hingga kerusakan instalasi pipa yang memerlukan perbaikan mahal.

Agar sistem sanitasi tetap berfungsi dengan baik, kebiasaan sederhana perlu diterapkan, yakni hanya buang kotoran manusia dan kertas toilet yang memang diperuntukkan bagi kloset.

Pemilik rumah atau gedung juga bisa menyediakan tempat sampah tertutup di kamar mandi untuk membuang tisu, pembalut, atau sampah lain.

Kebiasaan kecil ini tidak hanya mencegah masalah di rumah sendiri, tetapi juga membantu menjaga sistem pembuangan limbah secara keseluruhan agar tetap bekerja optimal. Jadi sudah paham kan alasan dilarang buang tisu di toilet?

Tag:  #mengapa #kita #dilarang #keras #membuang #tisu #toilet

KOMENTAR