Ketahui Dulu Bedanya CCTV Indoor dan Outdoor Sebelum Pasang di Rumah
Pemasangan kamera pengawas atau closed-circuit television (CCTV) kini semakin umum, baik di rumah tinggal maupun di lingkungan bisnis. Namun, sebelum memilih perangkat, penting untuk memahami bahwa tidak semua CCTV dirancang untuk fungsi yang sama.
Secara umum, kamera CCTV terbagi menjadi dua jenis utama, yakni CCTV indoor dan CCTV outdoor. Keduanya memiliki perbedaan signifikan dari sisi desain, fitur, hingga kemampuan teknis yang disesuaikan dengan lingkungan pemasangannya.
Memahami perbedaan CCTV indoor dan outdoor akan membantu pemilik rumah maupun pelaku usaha menentukan perangkat yang paling tepat untuk kebutuhan keamanan.
Perbedaan CCTV indoor dan outdoor
Berikut ini setidaknya tiga perbedaan CCTV indoor dan outdoor dirangkum dari Trassir, perusahaan penyedia jasa keamanan kamera pengawas global:
1. Desain dan ketahanan terhadap lingkungan
Perbedaan paling mencolok antara CCTV indoor dan outdoor terletak pada desain serta daya tahannya.
CCTV outdoor dirancang khusus untuk menghadapi berbagai kondisi cuaca ekstrem, seperti hujan lebat, panas terik, angin kencang, hingga perubahan suhu yang drastis.
Kamera jenis ini umumnya dilengkapi dengan casing tahan air dan debu, serta memiliki standar perlindungan tertentu agar tetap berfungsi optimal meski dipasang di luar ruangan.
Beberapa kamera outdoor bahkan dibekali fitur tambahan seperti pemanas atau kipas internal, yang berfungsi menjaga suhu perangkat tetap stabil.
Sebaliknya, CCTV indoor dirancang untuk digunakan di lingkungan yang lebih terkendali. Kamera ini tidak membutuhkan pelindung cuaca yang kuat karena ditempatkan di dalam ruangan.
Akibatnya, CCTV indoor cenderung memiliki bodi yang lebih ringkas dan ringan, tetapi tidak cocok jika dipasang di luar ruangan tanpa perlindungan tambahan.
2. Bidang pandang kamera
Perbedaan berikutnya terletak pada bidang pandang (field of view) yang dimiliki masing-masing kamera.
CCTV outdoor umumnya memiliki sudut pandang yang lebih luas. Hal ini bertujuan untuk memantau area yang besar, seperti halaman rumah, area parkir, taman, jalan masuk, atau area sekitar bangunan.
Dengan cakupan yang lebih lebar, kamera outdoor mampu merekam lebih banyak aktivitas dalam satu tampilan.
Sementara itu, CCTV indoor dioptimalkan untuk ruang yang relatif sempit dan spesifik. Kamera jenis ini biasanya difokuskan pada titik-titik tertentu, seperti pintu masuk rumah, ruang tamu, lorong, atau area kasir di dalam toko. Sudut pandangnya dibuat agar lebih presisi dalam memantau aktivitas di dalam ruangan.
3. Kemampuan menghadapi kondisi pencahayaan
Perbedaan CCTV indoor dan outdoor lainnya ada pada kemampuan menangkap perubahan pencahayaan. Faktor pencahayaan juga menjadi pembeda penting antara CCTV indoor dan outdoor.
CCTV outdoor dirancang untuk mampu bekerja dalam berbagai kondisi cahaya, mulai dari sinar matahari yang sangat terang di siang hari hingga kondisi gelap total pada malam hari.
Untuk itu, banyak kamera outdoor dilengkapi dengan LED inframerah (infrared/IR) yang memungkinkan fitur penglihatan malam (night vision) bekerja secara optimal.
Dengan teknologi ini, kamera outdoor tetap dapat merekam gambar yang jelas meskipun minim cahaya atau tanpa penerangan sama sekali.
Di sisi lain, CCTV indoor juga dapat memiliki fitur penglihatan malam, namun tidak sekuat kamera outdoor. Hal ini karena kondisi pencahayaan di dalam ruangan relatif lebih stabil dan mudah dikontrol, misalnya dengan lampu.
Memilih antara CCTV indoor dan outdoor sebaiknya disesuaikan dengan lokasi pemasangan dan tujuan pengawasan. Menggunakan kamera indoor di luar ruangan berisiko membuat perangkat cepat rusak, sementara kamera outdoor yang dipasang di dalam ruangan bisa menjadi pilihan yang kurang efisien dari segi biaya.
Tag: #ketahui #dulu #bedanya #cctv #indoor #outdoor #sebelum #pasang #rumah