Model AI Lyria 3 Resmi di Gemini, Bisa Bikin Lagu 30 Detik Bermodal Prompt Teks
– Google resmi merilis Lyria 3, yakni model AI terbaru yang dikembangkan oleh Google DeepMind.
Dengan Lyria 3, pengguna kini bisa semakin mudah membuat musik langsung dari aplikasi Gemini, hanya dengan bermodal perintah teks (prompt) atau gambar via chatbot buatan Google, Gemini.
Versi sebelumnya, Lyria 2, sebenarnya sudah mampu menghasilkan musik berbasis AI. Namun, model tersebut belum terintegrasi langsung dengan aplikasi Gemini dan masih memiliki kontrol kreatif yang lebih terbatas.
Dengan Lyria 3, pengguna bisa membuat lagu berdurasi maksimal 30 detik lengkap dengan lirik dan aransemen musik.
Baca juga: HP Google Pixel 10a Resmi Meluncur dengan Komunikasi Satelit, Ini Harganya
Pengguna juga dapat mengatur berbagai elemen seperti genre, gaya vokal, tempo, hingga suasana lagu. Google mengklaim kualitas audio yang dihasilkan kini lebih realistis dan kompleks secara musikal.
Nah, untuk membuat lagu, pengguna cukup menuliskan ide atau suasana hati yang diinginkan di aplikasi Gemini.
Misalnya, “lagu R&B lucu tentang kaus kaki yang menemukan pasangannya,” dan Gemini akan menghasilkan lagu dalam hitungan detik.
Selain dari teks, pengguna juga bisa mengunggah foto atau video untuk dijadikan inspirasi. Gemini akan menganalisis konten visual tersebut dan menyusunnya menjadi lagu dengan lirik yang sesuai suasana.
Contohnya, pengguna bisa mengunggah foto anjing peliharaan saat mendaki gunung dan meminta Gemini membuat lagu bertema petualangan.
Baca juga: Google I/O Digelar Mei 2026, Sundar Pichai Spill Tipis Pengumuman Penting
Setiap lagu yang dihasilkan berdurasi 30 detik dan dilengkapi sampul (cover art) otomatis yang dibuat oleh model Nano Banana. Hasilnya bisa diunduh atau dibagikan melalui tautan.
Google menegaskan bahwa fitur ini ditujukan sebagai sarana ekspresi kreatif, bukan untuk menciptakan karya musik profesional.
Punya label dibuat oleh AI
Ilustrasi Google Gemini membuat musik dari gambar dengan model AI Lyria 3.
Seluruh lagu yang dibuat melalui Gemini akan disematkan watermark tak kasat mata bernama SynthID. Teknologi ini berfungsi menandai konten sebagai hasil buatan AI Google.
Pengguna juga dapat mengunggah file audio ke Gemini dan menanyakan apakah file tersebut dibuat menggunakan AI Google. Sistem akan memeriksa keberadaan SynthID sekaligus melakukan analisis tambahan sebelum memberikan jawaban.
Pada aspek hak cipta, Google menyatakan bahwa Lyria 3 dirancang untuk mendorong ekspresi orisinal, bukan meniru artis tertentu.
Jika pengguna menyebut nama musisi dalam prompt, sistem hanya akan mengambil inspirasi gaya atau suasana secara umum.
Perusahaan juga menerapkan filter untuk memeriksa kemungkinan kemiripan dengan konten yang sudah ada. Pengguna dapat melaporkan konten yang dianggap melanggar hak cipta atau hak privasi.
Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari BlogGoogle, Lyria 3 tersedia dalam aplikasi Gemini untuk pengguna berusia 18 tahun ke atas dalam sejumlah bahasa, termasuk Inggris, Jerman, Spanyol, Perancis, Hindi, Jepang, Korea, dan Portugis.
Baca juga: Rutinitas Tidak Biasa CEO AI Google, Punya Dua Waktu Kerja dalam Sehari
Fitur ini mulai digulirkan di versi desktop dan akan menyusul di aplikasi seluler dalam beberapa hari ke depan. Pelanggan Google AI Plus, Pro, dan Ultra disebut akan mendapatkan batas penggunaan yang lebih tinggi.
Selain di Gemini, Lyria 3 juga tersedia untuk kreator YouTube lewat fitur Dream Track untuk pembuatan soundtrack konten Shorts.
Tag: #model #lyria #resmi #gemini #bisa #bikin #lagu #detik #bermodal #prompt #teks