Mobil Matic Sering Nyentak saat Jalan? Coba 7 Solusi ini Sebelum Kerusakan Makin Parah
Ilustrasi mendorong mobil matik yang mogok sangat tidak disarankan. (Strong Muscle Project)
15:36
8 Februari 2026

Mobil Matic Sering Nyentak saat Jalan? Coba 7 Solusi ini Sebelum Kerusakan Makin Parah

 

- Sentakan pada mobil matic sering bikin kaget, apalagi saat macet atau ketika mulai menekan pedal gas. Selain mengganggu kenyamanan, kondisi ini juga bisa menjadi tanda bahwa ada komponen kendaraan yang mulai bermasalah dan butuh perhatian.

Kabar baiknya, mobil matic yang terasa nyentak tidak selalu berarti kerusakan berat. Dengan perawatan yang tepat dan pemeriksaan rutin, kamu bisa mengurangi bahkan menghilangkan gejala tersebut sebelum berdampak pada komponen lain yang lebih mahal.

Berikut 7 solusi yang bisa kamu lakukan saat mobil matic nyentak di jalan seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!

1. Rutin Mengganti Busi sesuai Jadwal

Salah satu penyebab mobil matic terasa nyentak adalah busi yang sudah aus atau tidak bekerja optimal. Busi berperan penting dalam proses pembakaran, sehingga jika kondisinya menurun, tenaga mesin bisa tersendat dan menimbulkan sentakan.

Idealnya, kamu mengganti busi setiap sekitar 48.000 kilometer atau sesuai rekomendasi pabrikan. Penggantian tepat waktu akan membantu pembakaran lebih stabil dan membuat akselerasi terasa lebih halus.

2. Ganti atau Bersihkan Filter Udara

Filter udara yang kotor dan tersumbat dapat menghambat aliran udara ke ruang bakar. Akibatnya, mesin tidak mendapatkan campuran udara dan bahan bakar yang ideal, sehingga mobil terasa tersendat saat berakselerasi.

Penggantian filter udara umumnya dilakukan setiap 20.000–25.000 kilometer. Selain mengganti, kamu juga bisa membersihkannya dengan sabun lembut dan air, lalu mengeringkannya secara menyeluruh sebelum dipasang kembali agar performa mesin tetap optimal.

3. Membersihkan Injektor Bahan Bakar

Injektor yang kotor dapat menyebabkan suplai bahan bakar tidak merata, sehingga mesin bekerja tidak stabil dan memicu sentakan. Untuk mencegahnya, kamu bisa menggunakan cairan pembersih injektor yang dituangkan langsung ke tangki bahan bakar.

Pastikan kamu mengikuti petunjuk penggunaan dengan benar. Jika ragu memilih produk, berkonsultasi dengan bengkel bisa membantu mendapatkan pembersih injektor yang sesuai dengan spesifikasi mobilmu.

4. Perawatan dan Pembersihan Sensor MAF

Sensor Mass Air Flow (MAF) berfungsi mengukur jumlah udara yang masuk ke mesin. Jika sensor ini kotor atau bermasalah, perhitungan campuran udara dan bahan bakar menjadi tidak akurat, sehingga mobil terasa nyentak.

Pemeriksaan dan pembersihan sensor MAF sebaiknya dilakukan secara berkala di bengkel. Dengan sensor yang bersih dan berfungsi normal, respons mesin akan kembali lebih halus.

5. Cek Kondisi Cairan Transmisi secara Berkala

Cairan transmisi yang sudah menurun kualitasnya juga bisa menjadi penyebab mobil matic terasa menyentak. Oleh karena itu, kamu perlu memeriksa kondisi cairan transmisi secara rutin.

Umumnya, pengecekan dan penggantian dilakukan setiap 80.000–95.000 kilometer. Dari pemeriksaan tersebut, akan diketahui apakah cairan masih layak pakai, perlu diservis, atau harus diganti agar kinerja transmisi tetap optimal.

6. Perbaikan Sensor Posisi Throttle

Masalah pada sensor posisi throttle sering kali membuat perpindahan tenaga menjadi tidak halus. Jika komponen ini bermasalah, kamu tidak disarankan memperbaikinya sendiri karena membutuhkan alat khusus.

Bengkel akan melakukan pemeriksaan melalui sistem komputer mobil untuk membaca kode kesalahan. Setelah itu, mekanik akan mengecek kondisi sensor, membersihkan konektor, dan melakukan penyetelan agar respons pedal gas kembali normal.

7. Periksa Kondisi Knalpot dan Catalytic Converter

Sentakan pada mobil matic juga bisa disebabkan oleh knalpot, terutama jika catalytic converter mengalami sumbatan. Kondisi ini bisa menghambat aliran gas buang dan membuat tenaga mesin terasa berat.

Kamu bisa mengecek adanya karat, penyok, atau mendengarkan bunyi berderak dari knalpot. Jika catalytic converter tersumbat, gejalanya antara lain akselerasi lamban, tenaga menurun, dan emisi gas buang meningkat. Pembersihan atau penggantian komponen ini perlu dilakukan agar performa mobil kembali normal.

Editor: Estu Suryowati

Tag:  #mobil #matic #sering #nyentak #saat #jalan #coba #solusi #sebelum #kerusakan #makin #parah

KOMENTAR