Cuaca Ekstrem Rusak Puluhan Rumah di Probolinggo, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Petugas BPBD Probolinggo melakukan asesmen setelah cuaca ekstrem yang menerjang di Desa Phosangit Leres, Sabtu (7/2/2026) petang. (BPBD Probolinggo)
16:20
8 Februari 2026

Cuaca Ekstrem Rusak Puluhan Rumah di Probolinggo, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Baca 10 detik
  • Cuaca ekstrem hujan deras disertai angin kencang melanda Desa Phosangit Leres, Probolinggo, Jawa Timur pada Sabtu sore (7/2).
  • Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan pada total 20 rumah warga di Dusun Bringin dan Kukun serta fasilitas umum.
  • BPBD Probolinggo telah melakukan pendataan kerusakan; dipastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden cuaca tersebut.

Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang Desa Phosangit Leres, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (7/2) petang. Peristiwa tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga dan sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Probolinggo, Oemar Sjarif, mengatakan angin kencang yang terjadi bersamaan dengan hujan berdampak cukup luas di desa tersebut.

"Hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang disertai angin kencang mengakibatkan puluhan rumah dan fasilitas umum rusak di Desa Phosangit Leres, Kecamatan Sumberasih," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Probolinggo Oemar Sjarif di Probolinggo, seperti dikutip dari Antara, Minggu.

Berdasarkan pendataan sementara, kerusakan rumah warga tersebar di dua dusun dengan kategori ringan hingga berat. Petugas BPBD telah mencatat jumlah rumah terdampak sebagai dasar penanganan lanjutan.

"Di Dusun Bringin terdapat 12 rumah rusak dan 8 rumah rusak di Dusun Kukun, semuanya yang terdampak di Desa Phosangit Leres," katanya.

Selain rumah warga, angin kencang juga merusak sejumlah fasilitas umum. Bangunan musala Sirojulfalah serta gedung SPPG dilaporkan mengalami kerusakan ringan akibat terjangan angin.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Probolinggo langsung menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan asesmen dan memastikan kondisi warga terdampak. Fokus utama penanganan diarahkan pada pendataan kerusakan serta memastikan keselamatan masyarakat.

Oemar menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun demikian, pihaknya mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi.

"Kami terus memantau perkembangan situasi dan mengajak masyarakat untuk segera melaporkan ke aparat desa atau BPBD apabila terjadi kejadian serupa, guna mempercepat penanganan dan meminimalisir dampak bencana," ujarnya.

Editor: Bella

Tag:  #cuaca #ekstrem #rusak #puluhan #rumah #probolinggo #bpbd #pastikan #korban #jiwa

KOMENTAR