7 Perawatan Kabin Wajib Setelah Bawa Hewan Peliharaan, agar Mobil Tak Bau dan Penuh Bulu
Ilustrasi kabin mobil bau. (Freepik)
11:48
2 Februari 2026

7 Perawatan Kabin Wajib Setelah Bawa Hewan Peliharaan, agar Mobil Tak Bau dan Penuh Bulu

- Membawa hewan peliharaan bepergian dengan mobil memang menyenangkan, tapi urusan kebersihan kabin sering jadi tantangan tersendiri.

Meski kamu sudah pakai alas khusus atau carrier, sisa bulu, kotoran, dan bau khas hewan tetap bisa tertinggal di berbagai sudut interior.

Kalau dibiarkan, kondisi ini bukan cuma bikin kabin terasa kurang nyaman, tapi juga berpotensi merusak material interior dalam jangka panjang.

Supaya mobil tetap bersih, segar, dan nyaman dipakai siapa pun, ada beberapa perawatan kabin yang sebaiknya rutin kamu lakukan setelah membawa hewan.

Berikut 7 perawatan kabin mobil yang wajib kamu perhatikan seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia.

1. Vakum Kabin Sampai ke Sudut Tersembunyi

Membersihkan interior mobil dengan vakum tidak cukup hanya di area yang terlihat. Bulu hewan sering terselip di sela jok, lipatan kursi, hingga karpet bagian bawah.

Vakum secara menyeluruh membantu mengangkat bulu halus yang sulit dilihat dan menjaga kualitas udara di dalam kabin tetap bersih.

2. Bersihkan Jok Sesuai Jenis Bahannya

Setiap material jok punya karakter berbeda. Jok berbahan kain mudah menyerap bau dan kotoran, sehingga perlu dibersihkan lebih rutin.

Sementara itu, jok kulit perlu dilap secara lembut dan diberi perawatan khusus agar tetap lentur, tidak kusam, dan terhindar dari retak akibat kotoran atau kelembapan.

3. Jangan Abaikan Karpet dan Alas Lantai

Karpet dan alas lantai jadi area paling rawan kotor saat membawa hewan. Jejak kaki, bulu, hingga sisa pasir bisa menumpuk tanpa disadari.

Membersihkan bagian ini secara rutin akan mencegah bau apek muncul dan membantu menjaga kondisi interior mobil tetap awet.

4. Lap Panel Pintu dan Area yang Jarang Terlihat

Bulu dan noda tidak hanya menempel di jok. Panel pintu, sandaran tangan, hingga celah-celah kecil di kabin sering jadi tempat kotoran mengendap.

Mengelap area-area ini secara berkala membuat kabin terasa lebih bersih secara menyeluruh, bukan hanya di permukaan.

5. Netralisir Bau yang Tertinggal

Aroma khas hewan kadang masih tersisa meski kabin terlihat bersih. Kamu bisa menggunakan penyerap bau atau cairan pembersih interior khusus untuk membantu menetralisir aroma yang menempel.

Langkah ini penting agar mobil tetap segar dan nyaman untuk digunakan sehari-hari dan tidak meninggalkan bekas.

6. Jaga Kualitas Sirkulasi Udara Kabin

Filter AC yang kotor bisa menjadi sumber bau dan membuat udara di dalam mobil terasa pengap.

Membersihkan atau mengganti filter AC secara berkala membantu menjaga sirkulasi udara tetap bersih, sekaligus mengurangi kemungkinan bau hewan menetap di kabin.

7. Rawat Aksesori Pendukung Hewan

Aksesori seperti cover jok, alas lantai tambahan, hingga carrier hewan juga perlu perhatian. Jika aksesori ini kotor, bau bisa kembali menyebar meskipun kabin sudah dibersihkan.

Pastikan kamu mencuci atau membersihkannya secara rutin agar kebersihan kabin benar-benar maksimal.

 

Editor: Bayu Putra

Tag:  #perawatan #kabin #wajib #setelah #bawa #hewan #peliharaan #agar #mobil #penuh #bulu

KOMENTAR