Realme Integrasi ke Oppo, Kembali Lagi Jadi Sub-brand
Realme C85 Pro dan Realme C85 resmi di Indonesia, Rabu (26/11/2025)(Kompas.com/Lely Maulida)
17:48
7 Januari 2026

Realme Integrasi ke Oppo, Kembali Lagi Jadi Sub-brand

Ringkasan berita:

  • Realme kembali ke Oppo: Realme resmi akan diintegrasikan ke Oppo dan kembali berstatus submerek, demi penggabungan sumber daya dan efisiensi biaya.
  • Setelah operasional digabung, jadwal rilis produk Realme disebut tetap berjalan, tetapi layanan purnajual akan sepenuhnya terintegrasi dengan sistem Oppo.
  • Integrasi ini memperkuat sinergi di bawah BBK Electronics, membuat Oppo kini menaungi dua submerek (Realme dan OnePlus), mirip strategi Xiaomi dengan Redmi dan Poco.

- Realme mengumumkan bahwa perusahaannya akan diintegrasikan dengan vendor smartphone Oppo. Pengumuman ini diungkapkan perusahaan asal China itu pada Rabu (7/1/2026).

Setelah integrasi rampung, Realme diposisikan lagi sebagai submerek dari Oppo. Realme sebelumnya memang lahir sebagai sub-brand Oppo, hingga akhirnya memisahkan diri sebagai merek independen.

Menurut pernyataan Realme, upaya itu ditempuh demi menggabungkan sumber daya kedua perusahaan. Selain itu, langkah ini juga diharapkan memangkas biaya operasional bagi kedua perusahaan.

Belum ada informasi lebih lanjut terkait integrasi antara Realme dengan Oppo. Begitu pula soal strategi lebih lanjut yang akan dijalankan maupun dampaknya bagi konsumen.

Namun, upaya ini tidak sepenuhnya mengejutkan mengingat kedua merek ini bernaung di bawah grup yang sama, yakni BBK Electronics bersama Vivo.

Menurut laporan eksklusif Leifeng.com yang mengutip sumber dalam, CEO Realme Sky Li akan kembali memimpin Realme setelah menjadi submerek Oppo.

Jadwal peluncuran produk Realme kabarnya juga akan tetap rilis sesuai rencana. Hanya saja, layanan purnajual Realme akan sepenuhnya terintegrasi dengan sistem Oppo.

Selain Realme, Oppo saat ini sudah menaungi OnePlus sebagai submerek. Dengan begitu, ke depannya Oppo akan memiliki dua submerek seperti Xiaomi yang menaungi merek Poco dan Redmi.

Dengan intergasi ketiga merek itu, peleburan sumber daya Oppo diharapkan menjadi lebih baik lagi hingga membentuk sinergi strategis yang lebih jelas antara merek utama dengan sub-nya.

Adapun menurut analis industri, integrasi ini akan membantu Oppo untuk lebih fokus pada sumber daya dan ekspansi global perusahaan.

Sekilas tentang profil Realme, awalnya merek ini memang merupakan submerek dari Oppo. Namun sejak Mei 2018, Realme debut sebagai merek independen lewat peluncuran Realme 1.

Sejak tahun tersebut, Realme berdiri sendiri memasarkan produknya di India, Asia Tenggara termasuk Indonesia, hingga Eropa.

Tag:  #realme #integrasi #oppo #kembali #lagi #jadi #brand

KOMENTAR