Man City Jumpa Real Madrid Lagi, Pep Guardiola Dorong UEFA Evaluasi Regulasi Babak 16 Besar
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, memberikan respons usai timnya kembali dipertemukan dengan Real Madrid dalam hasil undian babak 16 besar Liga Champions (UEFA Champions League) 2025-2026.
Pertemuan ini menandai rivalitas yang semakin intens di panggung tertinggi Eropa, mengingat Man City dan Real Madrid tercatat sudah berhadapan sebanyak 11 kali sejak awal tahun 2020.
Dalam keterangannya, Pep Guardiola mendorong pihak UEFA untuk segera melakukan evaluasi terhadap regulasi babak gugur.
Ia berharap ada perubahan aturan guna mencegah terulangnya pertandingan antara tim-tim yang sudah pernah bersua di fase awal kompetisi pada musim yang sama.
Hal ini ia sampaikan mengingat jadwal Liga Champions 2025-2026 kali ini kembali mempertemukan dua tim yang baru saja bertanding di fase liga Desember lalu.
Baca juga: Leeds United Vs Man City, Elland Road Jadi Tantangan Berat Guardiola
Pelatih asal Spanyol tersebut tidak menampik bahwa frekuensi pertemuan yang terlalu sering dengan lawan yang sama terasa tidak biasa.
Berdasarkan hasil undian hari Jumat, total pertemuan kedua tim akan segera mencapai angka 13 kali sejak masa kepemimpinan sang pelatih di Stadion Etihad dimulai.
“Ya, memang agak aneh menghadapi Real Madrid lagi,” kata Pep Guardiola dikutip dari SI.
Guardiola menyoroti bagaimana tim-tim seperti Liverpool atau Newcastle United juga mengalami pengulangan lawan dari fase sebelumnya.
Pelatih asal Spanyol itu menilai format saat ini memberikan nuansa yang berbeda dibandingkan musim-musim sebelumnya.
“Tidak sering terjadi bahwa pertandingan terakhir babak penyisihan grup—Real Madrid vs. Benfica—menjadi undian pertama."
"Kelihatannya berbeda. Orang mungkin setuju atau tidak setuju, tetapi memang berbeda,” lanjutnya.
Baca juga: Man City Vs Real Madrid di 16 Besar Liga Champions, Guardiola Sebut Citizens Beruntung
Tantangan Berat dan Persaingan Global
Pep Guardiola memberi instruksi dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Newcastle United vs Manchester City di St James' Park di Newcastle-upon-Tyne, timur laut Inggris pada 22 November 2025. (Foto oleh Oli SCARFF / AFP)
Langkah Manchester City menuju partai puncak diprediksi tidak akan mudah.
Selain harus melewati hadangan Los Blancos, bagan undian menunjukkan potensi pertemuan dengan tim-tim elite lainnya seperti Bayern Muenchen, Chelsea, hingga juara bertahan Paris Saint-Germain.
Meski demikian, Guardiola menolak anggapan bahwa tim lain seperti Arsenal memiliki jalur yang lebih ringan.
“Itu akan sangat tidak sopan terhadap, misalnya Newcastle, Barcelona, tim-tim papan atas, Atletico Madrid atau Spurs,” tegas Pep Guardiola.
“Jadi saya bukan penggemar pernyataan itu bahwa itu adalah bagian undian yang lebih mudah.”
Ia menambahkan bahwa di level tertinggi seperti ini, setiap tim memiliki ancaman yang tidak bisa diremehkan.
“Sekarang, bagi semua orang Bodø/Glimt adalah tim terbaik, kan? Bodø/Glimt sekarang adalah, 'Ya Tuhan, tim yang luar biasa!' Jadi, Liga Champions sangat sulit," tambah Guardiola.
Kesiapan Fisik dan Mental Pemain
Baca juga: Mbappe Diragukan Tampil Lawan Man City, Real Madrid Tunggu Kepastian
Menghadapi jadwal padat di pertengahan Maret mendatang, sang pelatih juga membagikan kabar terkini mengenai kondisi skuadnya.
Jeremy Doku dikabarkan sudah mulai kembali berlatih meskipun waktu merumputnya masih harus dikonsultasikan dengan tim medis.
Selain itu, ia memastikan timnya tetap mendukung para pemain yang menjalankan ibadah Ramadan melalui penyesuaian nutrisi yang tepat.
Bagi sang manajer, kunci utama untuk melangkah jauh dalam kompetisi ini adalah keberanian untuk mengalahkan tim-tim terbaik di dunia.
“Saya tidak mengatakan Madrid tidak sulit, semua orang tahu itu, tetapi tim-tim lain yang Anda hadapi, saya tidak tahu, Anda bisa menyebutkan tim mana pun, semuanya, mereka punya triknya," terang Pep Guardiola.
"Jika Anda ingin lolos di kompetisi ini sekarang, Anda harus menang melawan tim-tim terbaik, jika tidak, Anda tidak pantas mendapatkannya,” pungkasnya.
Tag: #city #jumpa #real #madrid #lagi #guardiola #dorong #uefa #evaluasi #regulasi #babak #besar