Mengenal ME/CFS, Penyakit Kronis yang Membuat Lelah Tak Kunjung Hilang meski Sudah Istirahat
Foto seorang wanita yang merasa pusing dan lelah di atas kasur (Dok. Freepik)
10:16
28 Februari 2026

Mengenal ME/CFS, Penyakit Kronis yang Membuat Lelah Tak Kunjung Hilang meski Sudah Istirahat

- Di dunia ini, ada banyak sekali orang-orang unik karena keadaan atau kondisi langka mereka. Beberapa di antaranya tidak kasat mata bagi orang awam, namun keberadaannya nyata dan dapat dibuktikan secara sains.

Bagi mereka yang hidup dengan penyakit kronis tak kasat mata, perjuangan terberat seringkali bukan hanya gejalanya, melainkan sulitnya mendapatkan diagnosis yang tepat.

Salah satunya adalah myalgic encephalomyelitis atau chronic fatigue syndrome (ME/CFS) ,yang lebih dikenal sebagai sindrom kelelahan kronis

 

ME/CFS 

Dilansir dari National Institute of Health, ME/CFS adalah penyakit kronis yang sangat serius dan kompleks. Ini dikarenakan berkaitan dengan kondisi neurologis, imunitas, otonomik, dan metabolisme penderitanya. 

Mereka yang mengalami ME/CFS dapat menunjukkan berbagai gejala yang mempengaruhi sistem fungsi mereka, malaise pasca-aktivitas, gangguan tidur, masalah kognitif, nyeri, bahkan gejala seperti flu, dan lain-lain. 

Post exertional malaise (PEM) atau malaise pasca-aktivitas adalah ciri khas kondisi ini, dimana aktivitas ringan sekalipun mengakibatkan memburuknya kondisi hingga berkepanjangan. 

Gejala

Dilansir dari NHS, ada empat gejala utama yang dapat ditemukan pada penderita ME/CFS:

  1. Merasa lelah berkepanjangan, sehingga aktivitas sehari-hari seperti mandi, pergi bekerja dan sekolah sulit bagi mereka. 
  2. Gangguan tidur, dari insomnia, tidur terlalu lama, hingga merasa bahwa kita tidak tidur dengan benar, merasa lelah atau kaku saat bangun. 
  3. Gangguan berpikir dan konsentrasi hingga mengingat. 
  4. Gejala-gejala yang ada dapat menjadi lebih buruk setelah aktivitas fisik atau mental, dan membutuhkan waktu lama untuk merasa lebih baik. 

Beberapa orang dengan ME/CFS juga mengalami nyeri pada berbagai area di tubuh. Beberapa juga menunjukkan gejala flu, seperti demam tinggi, pusing, nyeri pada sendi atau otot. 

Penyebab

Dilansir dari Mayo Clinic, rasa lelah dapat menjadi gejala dari berbagai macam penyakit. Sebaiknya segera menemui dokter apabila Anda terus-terusan merasa lelah. 

Penyebab kondisi ini masih belum dipastikan, namun ada beberapa hal yang dapat mempengaruhinya:

  1. Genetik, ditemukan kondisi ini dapat diturunkan secara genetik. Sehingga mereka yang terlahir dengan genetik tersebut, akan sangat mungkin mengalami hal yang sama. 
  2. Infeksi, ada beberapa kasus dimana penderita ME/CFS mengalami kondisi ini setelah sembuh dari infeksi virus atau bakteri. 
  3. Trauma, ada pula beberapa penderita yang mengalami ini akibat kecelakaan atau trauma emosional. 
  4. Konversi energi, ada pula kasus dimana pada penderitanya kesulitan untuk mengubah lemak dan gula menjadi energi bagi tubuh. 

Ada pula beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko kondisi ini terjadi pada beberapa orang. Seperti umur, biasanya terjadi saat masih muda hingga paruh baya; jenis kelamin, ditemukan perempuan lebih sering mengalaminya; dan kondisi medis lainnya, ditemukan pula orang-orang dengan sejarah kondisi medis yang kompleks. 

Diagnosa dan Pengobatan

Tidak ada tes yang dapat menyatakan bahwa seseorang menderita ME/CFS. Karena gejala-gejalanya sangat mirip dengan kondisi lainnya. 

Akademi Medis Nasional Amerika Serikat mengusulkan pedoman untuk mendefinisikan kelelahan yang berkaitan dengan ME/CFS dengan berikut: 

  1. Sangat parah sehingga penderita tidak dapat melakukan aktivitas yang sebelumnya mereka lakukan sebelum sakit. 
  2. Muncul baru-baru saja atau pasti. 
  3. Tidak banyak berkurang walaupun telah istirahat. 
  4. Memburuk akibat aktivitas fisik, mental atau emosional. 

Setelah proses diagnosa yang sulit ini telah memastikan bahwa penderita memang mengalami ME/CFS, dokter akan merekomendasikan berbagai cara untuk mengobatinya. Perlu diingat, ME/CFS belum ada obatnya. 

Karena itu, beberapa dokter akan memberikan obat untuk mengurangi rasa nyeri mereka. 

Ada pula dokter yang memberikan obat untuk mengatur tekanan darah atau irama jantung karena sering ditemukan penderita sering kehilangan kesadaran atau mual saat berdiri atau duduk tegak. 

Beberapa dokter juga akan merekomendasikan untuk mengatur kecepatan dalam aktivitas agar penderita bisa mengurangi kelelahan akibat aktivitas tersebut. 

Editor: Candra Mega Sari

Tag:  #mengenal #mecfs #penyakit #kronis #yang #membuat #lelah #kunjung #hilang #meski #sudah #istirahat

KOMENTAR