Manfaatkan Barang Usang, Produsen Sari Roti Masuk Industri Pakan Ternak
– Emiten produsen roti merek Sari Roti, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), berencana menambah kegiatan usaha baru.
Rencana tersebut disampaikan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Jumat (27/2/2026). Perseroan akan menambah kegiatan usaha dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia atau KBLI 10801, yakni industri ransum pakan hewan.
"Untuk produk tepung pakan ternak, perusahaan akan melakukan produksi sendiri dengan memanfaatkan investasi pabrik ransum pakan hewan serta didukung oleh tenaga kerja yang kompeten," tulis Manajemen ROTI dalam keterbukaan informasi, Jumat (27/2/2026).
Baca juga: Sari Roti Tebar Dividen Rp 350 Miliar, Ini Jadwal Pembayarannya
Manajemen menyebut perseroan telah memiliki tenaga kerja ahli untuk mendukung operasional tambahan kegiatan usaha tersebut.
Penambahan usaha industri ransum pakan hewan dinilai berpotensi memberi nilai tambah terhadap kegiatan usaha eksisting.
Perseroan menyebut peningkatan pendapatan maupun keuntungan dapat diperoleh melalui pemanfaatan barang usang lewat penambahan kegiatan usaha. Langkah tersebut dinilai memungkinkan peningkatan laba serta memberi nilai tambah bagi pemegang saham.
ROTI akan meminta persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 7 April 2026. Persetujuan tersebut dibutuhkan untuk merealisasikan penambahan kegiatan usaha baru.
Artikel ini sudah tayang di Kontan dengan judul Sari Roti (ROTI) Masuk Bisnis Pakan Ternak, Siap Dongkrak Sumber Cuan Baru
Tag: #manfaatkan #barang #usang #produsen #sari #roti #masuk #industri #pakan #ternak